ADVERTISEMENT
Senin, Juni 8, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Budaya

Polisi Ungkap Pemicu Konflik di Kwamki Narama, Berawal dari Kasus Perselingkuhan di Puncak

5 November 2025
0
Polisi Ungkap Pemicu Konflik di Kwamki Narama, Berawal dari Kasus Perselingkuhan di Puncak

Aparat kepolisian melakukan pengamanan di Distrik Kwamki Narama, Kabupaten Mimika. (foto:ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

Pihak kepolisian bersama pemerintah daerah kini berupaya melanjutkan mediasi dengan melibatkan tokoh agama, tokoh pemuda untuk mencari solusi damai yang dapat diterima semua pihak.

TIMIKA, Koranpapua.id– Kepolisian mengungkap penyebab utama pecahnya konflik antardua kelompok warga di Distrik Kwamki Narama, Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah.

Untuk diketahui konflik tersebut sudah berlangsung sejak 2 November 2025 dan telah menelan korban jiwa seorang pendeta.

ADVERTISEMENT

Ipda Yusak Sawaki, Kapolsek Kwamki Narama, menjelaskan bahwa konflik berdarah ini dipicu oleh kasus perselingkuhan yang terjadi di Kabupaten Puncak.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Kasus ini kemudian merembet hingga ke wilayah Distrik Kwamki Narama, Kabupaten Mimika.

Baca Juga

Aliansi Mahasiswa Papua-Jember Rilis Pernyataan Pers: Tolak PSN dan Kriminalisasi Rezim Militer

Freeport Kelola Tailing Bernilai Guna, Anggaran Tembus Rp200–300 Juta Dolar per Tahun

“Kasus perselingkuhan ini berawal di Puncak, tapi kemudian dibawa ke Timika di Kwamki,” jelas Ipda Yusak, Rabu 5 November 2025.

Konflik Melibatkan Warga dari Luar Mimika

Konflik ini tidak hanya melibatkan warga asli Kwamki Narama. Menurut Kapolsek, sejumlah orang yang ikut terlibat berasal dari Puncak dan Beoga.

Ada juga warga yang turun dari Tembagapura, hingga beberapa warga dari wilayah Satuan Pemukiman (SP) di Mimika. Titik bentrok utama terjadi di Jalan Mambruk, Kwamki Narama.

Korban Jiwa Seorang Pendeta

Bentrok ini telah memakan korban jiwa seorang pendeta yang tewas terkena anak panah pada Senin pagi, 3 November 2025.

Warga lainnya yang mengalami luka terkena panah sudah dilarikan ke rumah sakit.

Perdamaian Sebelumnya Gagal

Sebelumnya, Polres Mimika sudah berupaya memediasi kedua kelompok melalui pertemuan perdamaian pada tanggal 14 dan 21 Oktober 2025.

Namun, kesepakatan itu tidak berlangsung lama, karena ada kelompok yang tidak merasa puas.

“Mungkin mereka tunggu terlalu lama dari pihak pemerintah makanya mereka buat kasi lagi pada hari minggu kemarin,” ujarnya.

Ketegangan pun kembali meningkat hingga akhirnya pecah menjadi konflik dengan menggunakan panah pada awal November.

Situasi Terkini dan Langkah Mediasi

Hingga Rabu siang 5 November 2025 situasi di Kwamki Narama masih dalam pengawasan ketat aparat keamanan.

Anggota Polres Mimika terus melakukan patroli rutin untuk mencegah bentrokan susulan.

Pihak kepolisian bersama pemerintah daerah kini berupaya melanjutkan mediasi dengan melibatkan tokoh agama, tokoh pemuda untuk mencari solusi damai yang dapat diterima semua pihak.

Selain itu, koordinasi juga dilakukan dengan Pemerintah Kabupaten Puncak, DPRD Puncak, dan Polres Puncak agar penyelesaian masalah bisa dilakukan secara menyeluruh.

Dorongan untuk Kesepakatan Damai Tertulis

Langkah yang sedang diupayakan adalah membuat kesepakatan damai tertulis yang akan ditandatangani oleh semua tokoh yang terlibat.

Upaya ini diharapkan mendapat dukungan penuh dari DPRD Mimika dan Pemerintah Kabupaten Mimika, agar konflik tidak kembali terulang. (*)

Penulis: Hayun Nuhuyanan

Editor: Marthen LL Moru

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Aliansi Mahasiswa Papua-Jember Rilis Pernyataan Pers: Tolak PSN dan Kriminalisasi Rezim Militer

Aliansi Mahasiswa Papua-Jember Rilis Pernyataan Pers: Tolak PSN dan Kriminalisasi Rezim Militer

6 Juni 2026
Freeport Kelola Tailing Bernilai Guna, Anggaran Tembus Rp200–300 Juta Dolar per Tahun

Freeport Kelola Tailing Bernilai Guna, Anggaran Tembus Rp200–300 Juta Dolar per Tahun

6 Juni 2026
Sampah yang Dibuang ke TPA Iwaka Berkurang Dua Ton Setiap Hari Berkat Bank Sampah

Sampah yang Dibuang ke TPA Iwaka Berkurang Dua Ton Setiap Hari Berkat Bank Sampah

6 Juni 2026
Speedboat Bermuatan Apel Terombang-ambing Empat Hari di Perairan Asmat

Speedboat Bermuatan Apel Terombang-ambing Empat Hari di Perairan Asmat

6 Juni 2026
Peringati Hari Lingkungan Hidup 2026, PTFI Dorong Aksi Zero Waste di Mimika

Peringati Hari Lingkungan Hidup 2026, PTFI Dorong Aksi Zero Waste di Mimika

5 Juni 2026
Benda Diduga Bom di Gereja Kingmi Intan Jaya Ternyata Biji Besi Lonceng

Benda Diduga Bom di Gereja Kingmi Intan Jaya Ternyata Biji Besi Lonceng

5 Juni 2026

POPULER

  • Atasi Ketimpangan Tenaga Pengajar, Disdik Mimika Atur Penempatan Guru Demi Pemerataan

    PPDB 2026 Wajib Melalui Empat Jalur, Kadisdik Mimika Ingatkan Tidak Boleh Terima Titipan Pejabat

    592 shares
    Bagikan 237 Tweet 148
  • Prihatin! Satu Siswa SMP di Kota Timika Positif Narkotika

    571 shares
    Bagikan 228 Tweet 143
  • Bersembunyi di Timika, Pelaku Pencabulan Anak di Sikka Berhasil Ditangkap

    616 shares
    Bagikan 246 Tweet 154
  • SD Inpres Timika II Gelar Education Expo 2026, Tampilkan Inovasi Berbasis Kearifan Lokal Papua

    526 shares
    Bagikan 210 Tweet 132
  • Freeport Kelola Tailing Bernilai Guna, Anggaran Tembus Rp200–300 Juta Dolar per Tahun

    521 shares
    Bagikan 208 Tweet 130
  • Pelajar SMP Negeri dan Swasta di Papua Tengah Bebas Biaya Pendidikan, Berlaku Tahun Ini

    847 shares
    Bagikan 339 Tweet 212
  • Kadis Koperasi dan UMKM Samuel Yogi Apresiasi Education Expo 2026 SDI Inpres Timika II

    518 shares
    Bagikan 207 Tweet 130
Next Post
Pemkab Mimika Siap Unjuk Capaian Otsus di Pameran Nabire

Pemkab Mimika Siap Unjuk Capaian Otsus di Pameran Nabire

Edarkan Ratusan Butir Obat Keras, Pria 37 Tahun Ditangkap Sat Resnarkoba Mimika

Edarkan Ratusan Butir Obat Keras, Pria 37 Tahun Ditangkap Sat Resnarkoba Mimika

Datang dengan Seragam Lengkap, Berbaris Rapi, Pengukuhan 133 Kepala Kampung Mimika Malah Ditunda

Datang dengan Seragam Lengkap, Berbaris Rapi, Pengukuhan 133 Kepala Kampung Mimika Malah Ditunda

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id