ADVERTISEMENT
Selasa, Juli 28, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Keamanan

Tanggapi Situasi Papua Terkini, TPNPB Layangkan Sembilan Tuntutan ke Prabowo dan DPR RI

16 Oktober 2025
0

Sebby Sambom, Juru Bicara TPNPB-OPM.(foto:ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

Presiden Prabowo diminta menghentikan serangan udara menggunakan drone, pesawat tempur Super Tucano asal Brasil dan pesawat Cassa asal Spanyol.

TIMIKA, Koranpapua.id– Pemerintah Indonesia melalui TNI-Polri terus melakukan berbagai cara dan upaya untuk membatasi ruang gerak kelompok Organisasi Papua Merdeka (OPM) yang belakangan terus melakukan aksi teror.

Menghadapi gempuran yang terus dilakukan aparat TNI-Polri, mendorong manajemen Markas Pusat Komando Nasional (Komnas) Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) untuk menyampaikan sembilan tuntutan.

ADVERTISEMENT

Dalam tuntutan yang ditujukan kepada Presiden Prabowo Subianto dan Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) itu, kelompok seperatis meminta untuk mengambil langkah tegas soal status Papua dan penghentian kekerasan di wilayah konflik.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Mayor Jenderal Teryanus Sato, Kepala Staf Umum TPNPB dalam keterangannya, Rabu 15 Oktober 2025 mengatakan, sembilan tuntutan itu merupakan pernyataan sikap TPNPB dalam menanggapi situasi dan kondisi di Papua saat ini.

Baca Juga

Persiapkan LKPJ Bersama DPRK: Wakil Bupati Mimika Tegaskan Kepala OPD Dilarang ke Luar Daerah

Operasi Pencarian Berakhir Duka, Presenter TVRI Papua Barat Yanto Idorway Ditemukan Tidak Bernyawa

“Menyikapi semua yang terjadi dari tanah Papua, kami akan menyatakan sikap,” kata dia.

Sebby Sambom, Juru bicara TPNPB meneruskan sembilan poin tuntutan yang mereka keluarkan secara resmi, salah satunya yakni terkait dengan status Papua sebagai Daerah Operasi Militer (DOM).

“Presiden dan DPR segera umumkan status Papua, apakah masuk dalam wilayah DOM atau tidak,” ujar Sebby.

Berikut sembilan poin tuntutan TPNPB yang ditujukan ke Presiden Prabowo Subianto dan DPR RI:

  1. Status Papua

Pemerintah diminta segera mengumumkan status Papua, apakah termasuk dalam wilayah Daerah Operasi Militer (DOM) atau tidak.

  1. Penghentian Serangan Udara

Presiden Prabowo diminta menghentikan serangan udara menggunakan drone, pesawat tempur Super Tucano asal Brasil dan pesawat Cassa asal Spanyol.

Termasuk bom buatan Serbia dan Amerika yang digunakan untuk membombardir permukiman warga dan wilayah pengungsian.

  1. Kepatuhan terhadap Hukum Humaniter Internasional

TPNPB mendesak Prabowo mematuhi hukum perang dalam operasi darat dan udara. Mereka menuding tindakan brutal militer telah menimbulkan banyak korban sipil Papua.

  1. Akses dan Bantuan Kemanusiaan

Lembaga kemanusiaan lokal, nasional, dan internasional diminta turun langsung meninjau kondisi lebih dari 100 ribu pengungsi akibat konflik bersenjata antara TPNPB dan militer Indonesia, serta segera memberikan bantuan kemanusiaan.

  1. Pengembalian Fasilitas Sipil

Militer Indonesia diminta mengembalikan gedung gereja, sekolah, dan rumah warga yang saat ini dijadikan pos militer di berbagai wilayah Papua.

  1. Akses Jurnalis Internasional

TPNPB mendesak pemerintah membuka akses bagi jurnalis internasional agar dapat melaporkan langsung situasi konflik.

“Kami juga mendesak kepada Presiden Prabowo Subianto agar membuka akses masuk bagi jurnalis internasional untuk melaporkan langsung situasi perang di Papua,” ujar Sebby.

  1. Penggunaan Pesawat Sipil

Mereka meminta militer menghentikan penggunaan pesawat sipil untuk pengiriman pasukan maupun logistik perang di wilayah konflik.

  1. Penyelesaian Konflik Bersenjata

TPNPB menuntut pemerintah menyelesaikan konflik bersenjata yang telah berlangsung lebih dari 63 tahun sebelum berbicara mengenai konflik internasional seperti Palestina–Israel atau Ukraina–Rusia.

  1. Penghentian Pelibatan Sipil

Panglima TNI Agus Subiyanto diminta menghentikan pelibatan bantuan Polisi (Banpol) dan Komponen Cadangan (Komcad) dalam misi intelijen di wilayah konflik bersenjata Papua.

“Demikian pernyataan ini secara resmi kami umumkan ke publik untuk dapat menjadi perhatian dan dapat dilaksanakannya. Tuhan Leluhur bangsa Papua memberkati kita semua,” kata Sebby. (*)

Penulis: Jessica Putri

Editor: Marthen LL Moru

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Perjalanan Dinas ASN Mimika Dinilai Berlebihan, Wabup Emanuel: Pelayanan Publik Terabaikan

Persiapkan LKPJ Bersama DPRK: Wakil Bupati Mimika Tegaskan Kepala OPD Dilarang ke Luar Daerah

27 Juli 2026
Operasi Pencarian Berakhir Duka, Presenter TVRI Papua Barat Yanto Idorway Ditemukan Tidak Bernyawa

Operasi Pencarian Berakhir Duka, Presenter TVRI Papua Barat Yanto Idorway Ditemukan Tidak Bernyawa

27 Juli 2026
Perangi Malaria di Kampung Mware, Puskesmas Mapurujaya Lakukan Pemeriksaan Massal dan Pembagian Kelambu

Setelah Empat Tahun Menanti, Warga Limau Asri Timur Segera Menikmati Air Bersih

27 Juli 2026
Jalan Anggrek Kembali Dibangun Tahun Ini: Alokasikan Rp2,8 Miliar, Pemkab Mimika Masih Tunggu Pembebasan Lahan

Jalan Anggrek Kembali Dibangun Tahun Ini: Alokasikan Rp2,8 Miliar, Pemkab Mimika Masih Tunggu Pembebasan Lahan

27 Juli 2026
Satgas Pamtas Pos Nabire Dorong Pendidikan Anak Papua Lewat Program Generasi Papua Cerdas

Satgas Pamtas Pos Nabire Dorong Pendidikan Anak Papua Lewat Program Generasi Papua Cerdas

27 Juli 2026
Pemancing Hilang Kontak di Perairan Tanjung Bicari, Tim SAR Gabungan Sisir Laut Kaimana

Pemancing Hilang Kontak di Perairan Tanjung Bicari, Tim SAR Gabungan Sisir Laut Kaimana

27 Juli 2026

POPULER

  • Diwarnai Kontak Tembak, TNI Berhasil Evakuasi Jenazah Tiga Korban Penembakan di Yahukimo

    Diwarnai Kontak Tembak, TNI Berhasil Evakuasi Jenazah Tiga Korban Penembakan di Yahukimo

    707 shares
    Bagikan 283 Tweet 177
  • TPNPB-OPM Tetapkan Sejumlah Pejabat Papua dan Warga Sipil sebagai Target

    659 shares
    Bagikan 264 Tweet 165
  • Pengemudi Ojek di Timika Tewas dengan Sejumlah Luka Tusukan, Polisi Selidiki Motif Pembunuhan

    547 shares
    Bagikan 219 Tweet 137
  • Proyek IPA Rp3,87 Miliar di SP5 Mimika Empat Tahun Mangkrak, Warga Belum Nikmati Air Bersih

    546 shares
    Bagikan 218 Tweet 137
  • Misteri Pria Tewas dengan Empat Anak Panah di Mimika Terungkap, Korban Diketahui Tukang Ojek yang Hilang Tiga Hari

    536 shares
    Bagikan 214 Tweet 134
  • Kunker ke Timika: Komisi III DPR RI Soroti Pertambangan Ilegal, Dugaan Korupsi hingga Dana Otsus di Papua Tengah

    532 shares
    Bagikan 213 Tweet 133
  • Gelombang Laut di Perairan Kokonau-Mimika Capai 2,5 Meter, Nelayan Diminta Tunda Melaut Jika Cuaca Memburuk

    526 shares
    Bagikan 210 Tweet 132
Next Post
Dua Mobil Polisi Rusak, Satu Mobil PDAM Dibakar, Tiga Warga Terkena Lemparan Batu

Dua Mobil Polisi Rusak, Satu Mobil PDAM Dibakar, Tiga Warga Terkena Lemparan Batu

Pasca Aksi Saling Serang di Kwamki Narama, Sembilan Warga Dilaporkan Terluka

Pasca Aksi Saling Serang di Kwamki Narama, Sembilan Warga Dilaporkan Terluka

Wakil Gubernur Papua Selatan Terpilih Sebagai Ketua Umum Flobamora Pertama di Tanah Animha

Wakil Gubernur Papua Selatan Terpilih Sebagai Ketua Umum Flobamora Pertama di Tanah Animha

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id