ADVERTISEMENT
Sabtu, Januari 17, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Headline

Harga Komoditas di Pasar Sentral Timika Menurun, Pedagang Keluhkan Sepi Pembeli

“Pembeli sangat sepi, mungkin karena anak-anak baru sudah mau liburan, dan lebaran sudah lewat. Padahal biasanya menjelang Lebaran seperti Idul Adha ini itu ramai sekali”.

7 Juni 2025
0

Ibu Eca, salah seorang pedagang di Pasar Sentral Timika menata jualanya. (foto:redaksi/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id– Harga sejumlah komoditas yang dijual pedagang di Pasar Sentral Timika, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, menunjukkan tren penurunan dalam satu pekan terakhir.

Kondisi ini disebabkan oleh melimpahnya pasokan barang yang tidak diimbangi dengan daya beli masyarakat yang sedang lesu.

ADVERTISEMENT

Ibu Eca, salah seorang pedagang di pasar terbesar di Timika itu, mengungkapkan bahwa harga sayuran seperti bayam, sawi, dan kangkung kini lebih terjangkau.

Advertisement. Scroll to continue reading.

“Biasanya satu ikat besar sayur dihargai Rp18.000, tapi sekarang pembeli bisa mendapatkan dengan harga Rp5.000 hingga Rp10.000,” tuturnya saat ditemui di lapak jualannya, Sabtu 7 Juni 2025.

Baca Juga

Setelah Bertahun-Tahun Akhirnya Kerinduan Warga Mioko Terjawab, Terima Kasih Pemkab Mimika

Dorong Pembentukan Peradilan Adat, PP Nomor 55 Tahun 2025 Jembatani Hukum Nasional dengan Hukum Adat

Pantauan koranpapua.id, penurunan harga juga terjadi pada komoditas lain seperti cabai yang kini dijual seharga Rp80.000 per kilogram, turun dari harga sebelumnya Rp90.000–Rp100.000.

Demikian pula dengan tomat yang turun menjadi Rp30.000 per kilogram dari harga normal Rp40.000. Sementara itu, harga bawang merah dan bawang putih terpantau stabil di angka Rp60.000 per kilogram.

Menurut ibu Eca, sepinya pembeli kemungkinan besar disebabkan oleh periode pasca Lebaran dan dimulainya kembali tahun ajaran baru sekolah. Kondisi ini berimbas signifikan pada pendapatan pedagang.

“Pembeli sangat sepi, mungkin karena anak-anak baru sudah mau liburan, dan lebaran sudah lewat. Padahal biasanya menjelang Lebaran seperti Idul Adha ini itu ramai sekali,” tuturnya.

Ia menambahkan bahwa pendapatan hariannya selama periode lebaran tahun ini hanya berkisar Rp5 juta, jauh menurun dibandingkan tahun-tahun sebelumnya yang bisa mencapai Rp18 juta hingga Rp20 juta per hari.

“Kalau Lebaran tahun lalu pendapatan satu hari itu bisa Rp18 juta sampai Rp20 juta, tapi kemarin itu kita dapat Rp5 jutaan, karena memang pembeli lagi sepi,” keluhnya. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

TPNPB-OPM Kodap IV Sorong Raya Berduka, Mayor Yohanes Mate Meninggal Dunia

TPNPB-OPM Kodap IV Sorong Raya Berduka, Mayor Yohanes Mate Meninggal Dunia

16 Januari 2026
Setelah Bertahun-Tahun Akhirnya Kerinduan Warga Mioko Terjawab, Terima Kasih Pemkab Mimika

Setelah Bertahun-Tahun Akhirnya Kerinduan Warga Mioko Terjawab, Terima Kasih Pemkab Mimika

16 Januari 2026
Natal Keluarga Besar Polda Papua Tengah, Brigjen Alfred: Jadikan Kasih Kristus sebagai Teladan dalam Kehidupan

Natal Keluarga Besar Polda Papua Tengah, Brigjen Alfred: Jadikan Kasih Kristus sebagai Teladan dalam Kehidupan

16 Januari 2026
Speedboat Terbalik di Sungai Mamberamo, Dua Penumpang Meninggal Satu Masih Hilang

Speedboat Terbalik di Sungai Mamberamo, Dua Penumpang Meninggal Satu Masih Hilang

16 Januari 2026
Gadis 15 Tahun Asal Manado ‘Dijual’ ke Papua Pegunungan, Diduga Oknum Pejabat Terlibat

Gadis 15 Tahun Asal Manado ‘Dijual’ ke Papua Pegunungan, Diduga Oknum Pejabat Terlibat

16 Januari 2026
Dorong Pembentukan Peradilan Adat, PP Nomor 55 Tahun 2025 Jembatani Hukum Nasional dengan Hukum Adat

Dorong Pembentukan Peradilan Adat, PP Nomor 55 Tahun 2025 Jembatani Hukum Nasional dengan Hukum Adat

16 Januari 2026

POPULER

  • Bupati Mimika Johannes Rettob Lantik 14 Pejabat Definitif dan Pelaksana Tugas, Ini Daftarnya

    Bupati Mimika Johannes Rettob Lantik 14 Pejabat Definitif dan Pelaksana Tugas, Ini Daftarnya

    847 shares
    Bagikan 339 Tweet 212
  • Kericuhan Kembali Pecah Usai Prosesi Damai Konflik Kwamki Narama di Timika

    650 shares
    Bagikan 260 Tweet 163
  • Tiga Hari ‘Dikepung’ OPM, 18 Pekerja Freeport Berhasil Diselamatkan Satgas Habema

    640 shares
    Bagikan 256 Tweet 160
  • Pelaku Pembacokan di Jalan Serui Mekar Timika Menyerahkan Diri ke Polisi

    624 shares
    Bagikan 250 Tweet 156
  • Konflik Berdarah di Kwamki Narama Timika Resmi Berakhir, Kubu Dang & Newegalen Jalani Prosesi Patah Panah

    613 shares
    Bagikan 245 Tweet 153
  • Sejumlah Pejabat Utama Polda Papua Tengah Dirotasi, Perwira Wanita Pertama Jabat Kabid Propam

    2460 shares
    Bagikan 984 Tweet 615
  • Pelantikan Bertahap, Bupati JR Pastikan Semua Pejabat Lewati Seleksi Terbuka

    552 shares
    Bagikan 221 Tweet 138
Next Post
Freeport dan YPMAK Serahkan Bantuan Bahan Makanan untuk Warga Tsinga yang Terdampak Longsor

Freeport dan YPMAK Serahkan Bantuan Bahan Makanan untuk Warga Tsinga yang Terdampak Longsor

Sri Mulyani, Menteri Keuangan yang Pertama Berkunjung ke Nduga, Pesawat Sempat Jadi Target TPNPB-OPM

60 Ribu Warga Mengungsi, Dua Distrik di Puncak dan Intan Jaya Kini Tidak Berpenghuni

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id