ADVERTISEMENT
Senin, Februari 9, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Headline

Harga Komoditas di Pasar Sentral Timika Menurun, Pedagang Keluhkan Sepi Pembeli

“Pembeli sangat sepi, mungkin karena anak-anak baru sudah mau liburan, dan lebaran sudah lewat. Padahal biasanya menjelang Lebaran seperti Idul Adha ini itu ramai sekali”.

7 Juni 2025
0

Ibu Eca, salah seorang pedagang di Pasar Sentral Timika menata jualanya. (foto:redaksi/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id– Harga sejumlah komoditas yang dijual pedagang di Pasar Sentral Timika, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, menunjukkan tren penurunan dalam satu pekan terakhir.

Kondisi ini disebabkan oleh melimpahnya pasokan barang yang tidak diimbangi dengan daya beli masyarakat yang sedang lesu.

ADVERTISEMENT

Ibu Eca, salah seorang pedagang di pasar terbesar di Timika itu, mengungkapkan bahwa harga sayuran seperti bayam, sawi, dan kangkung kini lebih terjangkau.

Advertisement. Scroll to continue reading.

“Biasanya satu ikat besar sayur dihargai Rp18.000, tapi sekarang pembeli bisa mendapatkan dengan harga Rp5.000 hingga Rp10.000,” tuturnya saat ditemui di lapak jualannya, Sabtu 7 Juni 2025.

Baca Juga

Resmikan Lapangan Tembak, Kapolres Mimika: Dapat Dimanfaatkan Masyarakat Umum

Bandara Mozes Kilangin Timika Berlakukan Prosedur Digital Pengurusan Pas Bandara

Pantauan koranpapua.id, penurunan harga juga terjadi pada komoditas lain seperti cabai yang kini dijual seharga Rp80.000 per kilogram, turun dari harga sebelumnya Rp90.000–Rp100.000.

Demikian pula dengan tomat yang turun menjadi Rp30.000 per kilogram dari harga normal Rp40.000. Sementara itu, harga bawang merah dan bawang putih terpantau stabil di angka Rp60.000 per kilogram.

Menurut ibu Eca, sepinya pembeli kemungkinan besar disebabkan oleh periode pasca Lebaran dan dimulainya kembali tahun ajaran baru sekolah. Kondisi ini berimbas signifikan pada pendapatan pedagang.

“Pembeli sangat sepi, mungkin karena anak-anak baru sudah mau liburan, dan lebaran sudah lewat. Padahal biasanya menjelang Lebaran seperti Idul Adha ini itu ramai sekali,” tuturnya.

Ia menambahkan bahwa pendapatan hariannya selama periode lebaran tahun ini hanya berkisar Rp5 juta, jauh menurun dibandingkan tahun-tahun sebelumnya yang bisa mencapai Rp18 juta hingga Rp20 juta per hari.

“Kalau Lebaran tahun lalu pendapatan satu hari itu bisa Rp18 juta sampai Rp20 juta, tapi kemarin itu kita dapat Rp5 jutaan, karena memang pembeli lagi sepi,” keluhnya. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Resmikan Lapangan Tembak, Kapolres Mimika: Dapat Dimanfaatkan Masyarakat Umum

Resmikan Lapangan Tembak, Kapolres Mimika: Dapat Dimanfaatkan Masyarakat Umum

8 Februari 2026
Pisah Sambut Kapolda Papua Barat, Gubernur Dominggus Apresiasi Prestasi Dua Putra Papua

Pisah Sambut Kapolda Papua Barat, Gubernur Dominggus Apresiasi Prestasi Dua Putra Papua

8 Februari 2026
Terancam Denda 60 Miliar, Empat Tersangka Kasus Penyalahgunaan BBM Subsidi Diserahkan ke Kejaksaan

Terancam Denda 60 Miliar, Empat Tersangka Kasus Penyalahgunaan BBM Subsidi Diserahkan ke Kejaksaan

8 Februari 2026
Bandara Mozes Kilangin Timika Berlakukan Prosedur Digital Pengurusan Pas Bandara

Bandara Mozes Kilangin Timika Berlakukan Prosedur Digital Pengurusan Pas Bandara

8 Februari 2026
Kongres Biasa PSSI Papua 2026 Hasilkan Sejumlah Perubahan Nomenklatur Baru

Kongres Biasa PSSI Papua 2026 Hasilkan Sejumlah Perubahan Nomenklatur Baru

8 Februari 2026
Dukung Program Presiden Prabowo, Polda Papua Tengah Bangun SPPG di Mimika

Dukung Program Presiden Prabowo, Polda Papua Tengah Bangun SPPG di Mimika

7 Februari 2026

POPULER

  • Proviciat Merlins R Waromi! Wanita Asal Papua Lulus Dokter Spesialis Tercepat di UGM

    Proviciat Merlins R Waromi! Wanita Asal Papua Lulus Dokter Spesialis Tercepat di UGM

    670 shares
    Bagikan 268 Tweet 168
  • Ngaku Istri Pejabat Papua Tengah, Wanita Ini Labrak Oknum ASN Berpakaian Dinas

    596 shares
    Bagikan 238 Tweet 149
  • Hidup Semakin Susah, Pengungsi Konflik Tapal Batas di Mimika Barat Tengah Keluhkan Minimnya Perhatian Pemerintah

    564 shares
    Bagikan 226 Tweet 141
  • Sejumlah Perwira Polres Mimika Bergeser Jabatan, Ini Pesan Kapolres

    560 shares
    Bagikan 224 Tweet 140
  • Seorang Pria Ditemukan Tewas Gantung Diri di Jalan Pattimura Ujung Timika

    552 shares
    Bagikan 221 Tweet 138
  • Kombes Pol. Andreas Tampubolon: Baik Buruk Citra Polisi Sangat Ditentukan Pelayanan di Tingkat Polsek

    546 shares
    Bagikan 218 Tweet 137
  • Hanya Tunjukan Kartu Keluarga, OAP di Papua Tengah Dapatkan Pelayanan Kesehatan Gratis

    538 shares
    Bagikan 215 Tweet 135
Next Post
Freeport dan YPMAK Serahkan Bantuan Bahan Makanan untuk Warga Tsinga yang Terdampak Longsor

Freeport dan YPMAK Serahkan Bantuan Bahan Makanan untuk Warga Tsinga yang Terdampak Longsor

Sri Mulyani, Menteri Keuangan yang Pertama Berkunjung ke Nduga, Pesawat Sempat Jadi Target TPNPB-OPM

60 Ribu Warga Mengungsi, Dua Distrik di Puncak dan Intan Jaya Kini Tidak Berpenghuni

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id