TIMIKA, Koranpapua.id– SMP Negeri 8 Mimika menegaskan komitmennya mencegah anemia pada remaja melalui program Aksi Bergizi yang digelar Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika bersama Puskesmas Wania, Jumat 4 September 2026.
Kegiatan bertema “Remaja Sehat, Bebas Anemia” itu diikuti sekitar 350 siswa, terdiri dari 100 siswi dan 250 siswa laki-laki. Selain edukasi kesehatan, kegiatan juga diisi pemberian Tablet Tambah Darah (TTD) bagi remaja putri.
Kepala SMP Negeri 8 Mimika Tania Sihombing mengatakan Aksi Bergizi diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi menjadi bagian dari pembinaan kesehatan siswa secara berkelanjutan.
“Kami SMP Negeri 8 Mimika siap berkomitmen untuk menjalankan Aksi Bergizi secara berkelanjutan,” kata Tanis.
Menurut dia, edukasi kesehatan penting diberikan sejak remaja agar siswa memahami bahwa kondisi kesehatan turut memengaruhi proses belajar dan aktivitas sehari-hari.
Tania juga berharap kerja sama dengan Dinas Kesehatan dan Puskesmas Wania dapat terus berlanjut, termasuk melalui pemeriksaan kesehatan dan pemberian TTD secara berkala.

“Ke depan kami berharap ada kerja sama berkelanjutan dengan Dinas Kesehatan dan Puskesmas karena jumlah siswa kami cukup banyak dan membutuhkan pelayanan kesehatan secara rutin,” ujarnya.
Pencegahan anemia menjadi salah satu fokus utama dalam kegiatan tersebut, terutama bagi remaja putri yang mengalami menstruasi sehingga membutuhkan asupan zat besi yang cukup.
Tanis mengatakan pemahaman mengenai manfaat TTD perlu terus diperkuat agar siswi tidak menganggapnya sekadar obat, tetapi sebagai bagian dari upaya menjaga kesehatan tubuh.
“Anak-anak perempuan membutuhkan perhatian khusus karena mengalami siklus menstruasi. Karena itu, pemberian tablet tambah darah menjadi bagian penting untuk menjaga kesehatan mereka,” katanya.
Selama kegiatan, para siswa juga mendapat edukasi langsung dari tenaga kesehatan mengenai pola hidup sehat dan pentingnya menjaga kesehatan sejak usia remaja.
Melalui program tersebut, SMP Negeri 8 Mimika berharap kebiasaan menjaga kesehatan dapat terbentuk di kalangan siswa dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. (*)
Penulis: Ril Minggu
Editor: Marthen LL Moru







