TIMIKA, Koranpapua.id – Tiga selongsong amunisi kaliber 5,56 milimeter ditemukan polisi di lokasi penembakan konvoi PT Freeport Indonesia di Mile Point 60, Distrik Tembagapura, Kabupaten Mimika, Papua Tengah.
Selongsong itu ditemukan saat personel gabungan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) setelah tiga kendaraan dalam konvoi Freeport ditembak pada Rabu, 2 September 2026.
Selain selongsong, polisi mengamankan enam serpihan logam dan serpihan kaca kendaraan. Barang bukti tersebut kini diperiksa untuk membantu mengungkap penembakan.
Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz-2026, Kombes Pol Yusuf Sutejo, mengatakan tiga kendaraan terkena tembakan, yakni dua bus dan satu towing truck.
“Dari hasil pemeriksaan awal, terdapat tiga kendaraan yang terkena tembakan, yaitu dua unit bus dan satu unit towing truck. Meski demikian, tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut,” kata Yusuf, Kamis, 3 September 2026.
Bus 140591 mengalami lima bekas tembakan pada bagian depan dan sisi kiri. Bus 140575 memiliki satu lubang tembakan pada bagian atas kabin. Sedangkan Towing Truck 021074 mengalami tiga bekas tembakan pada pintu dan kaca spion.
Rombongan yang terdiri atas 15 kendaraan itu sedang bergerak dari Mile Point 68 menuju Timika ketika penembakan terjadi sekitar pukul 08.25 WIT.
Polisi belum menetapkan kelompok yang bertanggung jawab. Penyelidikan masih diarahkan pada pencocokan keterangan para pengemudi dan saksi dengan barang bukti yang ditemukan di TKP.
“Untuk pihak yang diduga sebagai pelaku, saat ini masih dalam proses penyelidikan,” ujar Yusuf. (*)
Penulis: Hayun Nuhuyanan
Editor: Marthen LL Moru








