ADVERTISEMENT
Kamis, September 17, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Kesehatan Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika

188 Ibu Hamil di Distrik Iwaka, Baru 35 Periksa Sesuai Standar

“Kalau tanda bahaya tidak dikenali sejak awal, keputusan untuk mencari pertolongan juga bisa terlambat,” ujarnya.

3 September 2026
0
188 Ibu Hamil di Distrik Iwaka, Baru 35 Periksa Sesuai Standar

Kepala Seksi Kesehatan Keluarga Dinkes Mimika, Nelly Pangaribuan. (foto: Ril/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id – Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika menyoroti rendahnya pemeriksaan kehamilan di Distrik Iwaka. Dari 188 ibu hamil yang tercatat, baru 85 orang yang telah memeriksakan kesehatan dan hanya 35 orang menjalani pemeriksaan sesuai standar.

Hal itu disampaikan Kepala Seksi Kesehatan Keluarga Dinkes Mimika, Nelly Pangaribuan, dalam Seminar Kesehatan Reproduksi di Distrik Iwaka, Kamis 3 September 2026.

ADVERTISEMENT

Nelly mengatakan rendahnya pemeriksaan dapat membuat tanda bahaya kehamilan maupun penyakit penyerta terlambat diketahui. Kondisi seperti hipertensi, diabetes, TBC, dan penyakit infeksi lainnya dapat meningkatkan risiko bagi ibu dan bayi.

Advertisement. Scroll to continue reading.

“Kalau tanda bahaya tidak dikenali sejak awal, keputusan untuk mencari pertolongan juga bisa terlambat,” ujarnya.

Baca Juga

Ketua TP-PKK Mimika Titip Pesan Tegas: Pengurus Baru Harus Bekerja dengan Hati dan Layani Masyarakat

Di Tanah Kaya Emas, Kisah Benediktus, Pelajar di Mimika yang Mendulang demi Baju Sekolah

Karena itu, Nelly meminta kehamilan direncanakan dan pemeriksaan dilakukan secara rutin sejak awal.

“Jangan sampai sudah hamil baru diketahui memiliki hipertensi atau penyakit lainnya. Kehamilan harus direncanakan,” tegasnya.

Sementara itu, dr. Leonard Pardede menekankan pencegahan kematian ibu dan bayi harus dimulai sebelum persalinan. Keluarga, terutama suami, perlu terlibat dalam memastikan ibu mendapatkan pemeriksaan dan kebutuhan selama kehamilan.

Keluarga juga diminta menyiapkan rencana persalinan melalui Program Perencanaan Persalinan dan Pencegahan Komplikasi (P4K), termasuk tempat persalinan, tenaga penolong, transportasi, biaya, dan calon pendonor darah.

“Kita tidak bisa mencegah semua risiko, tetapi kita bisa mencegah keterlambatan,” kata Leonard.

Seminar yang mengangkat tema “Peran Masyarakat dalam Mengenali Risiko Kehamilan dan Mencegah Kematian Ibu dan Anak” tersebut diikuti masyarakat, kader, serta tokoh masyarakat dan tokoh adat.

Dinkes Mimika berharap keterlibatan masyarakat dapat memperkuat deteksi dini sehingga ibu hamil berisiko bisa segera mendapatkan penanganan medis. (*)

Penulis: Ril Minggu
Editor: Marthen LL Moru

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Ketua TP-PKK Mimika Titip Pesan Tegas: Pengurus Baru Harus Bekerja dengan Hati dan Layani Masyarakat

Ketua TP-PKK Mimika Titip Pesan Tegas: Pengurus Baru Harus Bekerja dengan Hati dan Layani Masyarakat

16 September 2026
60.000 Batang Rokok Diduga Berpita Cukai Palsu Digagalkan di Bandara Sentani

60.000 Batang Rokok Diduga Berpita Cukai Palsu Digagalkan di Bandara Sentani

16 September 2026
Di Tanah Kaya Emas, Kisah Benediktus, Pelajar di Mimika yang Mendulang demi Baju Sekolah

Di Tanah Kaya Emas, Kisah Benediktus, Pelajar di Mimika yang Mendulang demi Baju Sekolah

16 September 2026
Demerina Menangis Saat Hendak Bercerita, Trauma Usai 20 Hari Disandera KKB

Demerina Menangis Saat Hendak Bercerita, Trauma Usai 20 Hari Disandera KKB

16 September 2026
TP-PKK Kuala Kencana Periode 2026-2030 Resmi Dilantik, Ini Fokus Programnya

TP-PKK Kuala Kencana Periode 2026-2030 Resmi Dilantik, Ini Fokus Programnya

16 September 2026
Sopir Lajuran Dilaporkan Tewas di Jalur Wamena-Mbua, Mobil Dibakar

Sopir Lajuran Dilaporkan Tewas di Jalur Wamena-Mbua, Mobil Dibakar

16 September 2026

POPULER

  • Muhammad Ramadhani Meninggal,Keluarga Palang Jalan

    Muhammad Ramadhani Meninggal,Keluarga Palang Jalan

    621 shares
    Bagikan 248 Tweet 155
  • Penikaman di KM 10 Mimika Diduga Dipicu Rokok, Polisi Buru Pelaku

    557 shares
    Bagikan 223 Tweet 139
  • Kronologi Penikaman Ramadhani, Polisi Selidiki Motif

    539 shares
    Bagikan 216 Tweet 135
  • Pria Tewas Berlumuran Darah di SP2 Timika, Polisi Buru 4 Temannya

    528 shares
    Bagikan 211 Tweet 132
  • Polisi Identifikasi Dua DPO Kasus Penembakan Tiga ASN di Jayawijaya

    524 shares
    Bagikan 210 Tweet 131
  • Korban Penyanderaan di Jila Dievakuasi ke Timika, Kapolda: Trauma Masih Terlihat

    521 shares
    Bagikan 208 Tweet 130
  • 20 Hari Bertahan di Hutan, Korban Penyanderaan Jila Akhirnya Dievakuasi ke Timika

    520 shares
    Bagikan 208 Tweet 130
Next Post
Razia di Kwamki Narama, Polisi Amankan 9 Orang Bawa Busur dan Parang

Razia di Kwamki Narama, Polisi Amankan 9 Orang Bawa Busur dan Parang

Olah TKP Penembakan Konvoi Freeport, Polisi Temukan Tiga Selongsong 5,56 Milimeter

Olah TKP Penembakan Konvoi Freeport, Polisi Temukan Tiga Selongsong 5,56 Milimeter

Tekan Gangguan Kamtibmas, Polsek Miru Tingkatkan Patroli Dialogis

Tekan Gangguan Kamtibmas, Polsek Miru Tingkatkan Patroli Dialogis

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id