ADVERTISEMENT
Kamis, Oktober 22, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Kesehatan Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika

188 Ibu Hamil di Distrik Iwaka, Baru 35 Periksa Sesuai Standar

“Kalau tanda bahaya tidak dikenali sejak awal, keputusan untuk mencari pertolongan juga bisa terlambat,” ujarnya.

3 September 2026
0
188 Ibu Hamil di Distrik Iwaka, Baru 35 Periksa Sesuai Standar

Kepala Seksi Kesehatan Keluarga Dinkes Mimika, Nelly Pangaribuan. (foto: Ril/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id – Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika menyoroti rendahnya pemeriksaan kehamilan di Distrik Iwaka. Dari 188 ibu hamil yang tercatat, baru 85 orang yang telah memeriksakan kesehatan dan hanya 35 orang menjalani pemeriksaan sesuai standar.

Hal itu disampaikan Kepala Seksi Kesehatan Keluarga Dinkes Mimika, Nelly Pangaribuan, dalam Seminar Kesehatan Reproduksi di Distrik Iwaka, Kamis 3 September 2026.

Nelly mengatakan rendahnya pemeriksaan dapat membuat tanda bahaya kehamilan maupun penyakit penyerta terlambat diketahui. Kondisi seperti hipertensi, diabetes, TBC, dan penyakit infeksi lainnya dapat meningkatkan risiko bagi ibu dan bayi.

“Kalau tanda bahaya tidak dikenali sejak awal, keputusan untuk mencari pertolongan juga bisa terlambat,” ujarnya.

Baca Juga

Sambut HUT ke-79 Korpasgat, Satgas Pasgat Manggellum Berbagi Makanan dan Layani Kesehatan Warga

Seribu Pelajar Mimika Bakal Belajar Tanggap Darurat Lewat IFRC 2026

Karena itu, Nelly meminta kehamilan direncanakan dan pemeriksaan dilakukan secara rutin sejak awal.

“Jangan sampai sudah hamil baru diketahui memiliki hipertensi atau penyakit lainnya. Kehamilan harus direncanakan,” tegasnya.

Sementara itu, dr. Leonard Pardede menekankan pencegahan kematian ibu dan bayi harus dimulai sebelum persalinan. Keluarga, terutama suami, perlu terlibat dalam memastikan ibu mendapatkan pemeriksaan dan kebutuhan selama kehamilan.

Keluarga juga diminta menyiapkan rencana persalinan melalui Program Perencanaan Persalinan dan Pencegahan Komplikasi (P4K), termasuk tempat persalinan, tenaga penolong, transportasi, biaya, dan calon pendonor darah.

“Kita tidak bisa mencegah semua risiko, tetapi kita bisa mencegah keterlambatan,” kata Leonard.

Seminar yang mengangkat tema “Peran Masyarakat dalam Mengenali Risiko Kehamilan dan Mencegah Kematian Ibu dan Anak” tersebut diikuti masyarakat, kader, serta tokoh masyarakat dan tokoh adat.

Dinkes Mimika berharap keterlibatan masyarakat dapat memperkuat deteksi dini sehingga ibu hamil berisiko bisa segera mendapatkan penanganan medis. (*)

Penulis: Ril Minggu
Editor: Marthen LL Moru

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Seribu Pelajar Mimika Bakal Belajar Tanggap Darurat Lewat IFRC 2026

Seribu Pelajar Mimika Bakal Belajar Tanggap Darurat Lewat IFRC 2026

21 Oktober 2026
Freeport Gelar IFRC 2026 di Mimika, 17 Tim Adu Kemampuan

Freeport Gelar IFRC 2026 di Mimika, 17 Tim Adu Kemampuan

21 Oktober 2026
Sambut HUT ke-79 Korpasgat, Satgas Pasgat Manggellum Berbagi Makanan dan Layani Kesehatan Warga

Sambut HUT ke-79 Korpasgat, Satgas Pasgat Manggellum Berbagi Makanan dan Layani Kesehatan Warga

21 Oktober 2026
APELPA Desak Pemkab dan DPRK Mimika Audit Pelatihan Kerja Dana Otsus Rp12 Miliar

APELPA Desak Pemkab dan DPRK Mimika Audit Pelatihan Kerja Dana Otsus Rp12 Miliar

21 Oktober 2026
Donor Darah HUT ke-75 Humas Polri, Polda Papua Kumpulkan 84 Kantong

Donor Darah HUT ke-75 Humas Polri, Polda Papua Kumpulkan 84 Kantong

21 Oktober 2026
Kesbangpol Mimika Bekali 200 ASN untuk Perkuat Kesadaran Bela Negara

Kesbangpol Mimika Bekali 200 ASN untuk Perkuat Kesadaran Bela Negara

21 Oktober 2026

POPULER

  • Pastor Ditemukan Tak Sadarkan Diri di Dasar Kolam Renang Kuala Kencana, Nyawanya Tak Tertolong

    Pastor Ditemukan Tak Sadarkan Diri di Dasar Kolam Renang Kuala Kencana, Nyawanya Tak Tertolong

    648 shares
    Bagikan 259 Tweet 162
  • Gaji ASN Lewat Kopdes, BPKAD Mimika Tunggu Aturan Resmi

    623 shares
    Bagikan 249 Tweet 156
  • DPMK Mimika Dorong 133 Kampung Susun Program Prioritas 2027

    527 shares
    Bagikan 211 Tweet 132
  • Waspada Kabut Asap Karhutla dan El Niño

    525 shares
    Bagikan 210 Tweet 131
  • Kepala Puskesmas Atuka Apresiasi Monev Dinkes Mimika, Dorong Perbaikan Layanan

    518 shares
    Bagikan 207 Tweet 130
  • Baru Satu Sekolah Ajukan PJJ, Disdik Mimika Pantau Kondisi Siswa

    515 shares
    Bagikan 206 Tweet 129
  • Waspada Influenza! Kenali 8 Gejala dan Cara Mencegahnya

    514 shares
    Bagikan 206 Tweet 129
Next Post
Razia di Kwamki Narama, Polisi Amankan 9 Orang Bawa Busur dan Parang

Razia di Kwamki Narama, Polisi Amankan 9 Orang Bawa Busur dan Parang

Olah TKP Penembakan Konvoi Freeport, Polisi Temukan Tiga Selongsong 5,56 Milimeter

Olah TKP Penembakan Konvoi Freeport, Polisi Temukan Tiga Selongsong 5,56 Milimeter

Tekan Gangguan Kamtibmas, Polsek Miru Tingkatkan Patroli Dialogis

Tekan Gangguan Kamtibmas, Polsek Miru Tingkatkan Patroli Dialogis

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id