BOVEN DIGOEL, Koranpapua.id – Keterbatasan akses terhadap fasilitas kesehatan tak menghalangi warga Kampung Kewam, Distrik Manggelum, Kabupaten Boven Digoel, Papua Selatan, mendapatkan layanan medis.
Satgas Pamtas RI–PNG 2026 Yon Parako 462 Pasgat Pos Manggelum turun langsung memberikan pemeriksaan dan pengobatan kepada masyarakat.
Pelayanan kesehatan tersebut dilakukan sebagai bagian dari kepedulian Satgas terhadap masyarakat di wilayah perbatasan.
Tim kesehatan Satgas memberikan pemeriksaan kesehatan, pengobatan umum, obat-obatan, sekaligus edukasi mengenai pentingnya menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan.
Antusiasme warga terlihat dari banyaknya masyarakat yang datang untuk memeriksakan kondisi kesehatan mereka. Anak-anak hingga orang dewasa memanfaatkan pelayanan tersebut untuk berkonsultasi dan mendapatkan pengobatan.
Kepala Distrik Manggelum Uria Balembesip menyampaikan apresiasi atas perhatian yang diberikan prajurit Satgas Pasgat kepada masyarakat.
“Kami sangat senang dengan kehadiran Bapak-bapak TNI dari Satgas Pasgat Yon Parako 462 di Manggelum. Selain menjaga keamanan, mereka juga membantu masyarakat dalam bidang kesehatan, kebersihan dan pendidikan. Kehadiran Satgas TNI membuat kami merasa aman dan terbantu,” ujarnya.
Komandan Pos Manggelum Letda Pas Pramudya Wira Ardana, S.Tr.Han, mengatakan pelayanan kesehatan merupakan bagian dari upaya TNI untuk terus hadir di tengah masyarakat sekaligus mempererat hubungan antara prajurit dan warga.
“Satgas Pamtas RI–PNG Yon Parako 462 Pasgat tidak hanya bertugas menjaga keamanan wilayah perbatasan, tetapi juga berkomitmen membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
“Melalui pelayanan kesehatan, mengaktifkan Bandara Manggelum yang sempat terhenti, kami berharap dapat memberikan manfaat nyata dan memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat,” sambung Letda Pas Pramudya Wira Ardana.
Selain pelayanan kesehatan, Satgas juga menjalankan berbagai kegiatan teritorial dan kemanusiaan di wilayah Manggelum. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya Satgas untuk membantu masyarakat sekaligus mendukung terciptanya stabilitas keamanan di wilayah perbatasan.
Kehadiran Satgas Pamtas RI–PNG 2026 Yon Parako 462 Pasgat diharapkan tidak hanya memberikan rasa aman bagi masyarakat pedalaman Papua Selatan, tetapi juga membantu warga memperoleh akses terhadap layanan dasar yang selama ini masih terbatas. (Redaksi)









