ADVERTISEMENT
Jumat, Agustus 14, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Headline

128 Rumah Warga Mimika Baru Dibedah, 400 Unit Diusulkan untuk Tahap Berikutnya

“Kondisinya ada warga yang datang dan tinggal bersama keluarga, sehingga kadang satu rumah terdiri dari beberapa keluarga. Jadi kalau ada yang sudah pindah, pasti kami bantu”.

14 Agustus 2026
0
Dari TPS Liar Jadi Taman Bunga, Kepala Distrik Mimika Baru Apresiasi Gerakan Warga Wanagon

Kepala Distrik Mimika Baru, Merlyn Temorubun. (foto: ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id – Sebanyak 128 unit Rumah Tidak Layak Huni (RLTH) milik masyarakat berpenghasilan rendah di Distrik Mimika Baru, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, mendapat bantuan perbaikan. 

Program bedah rumah tersebut didanai melalui Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) tahun 2026. Hal itu disampaikan Merlyn Temorubun, Kepala Distrik Mimika Baru, Kamis 13 Agustus 2026. 

ADVERTISEMENT

Merlin menjelaskan, program tersebut merupakan bantuan dari Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman yang menyasar warga yang membutuhkan perbaikan tempat tinggal.

Advertisement. Scroll to continue reading.

“Dari tim kementerian juga sudah datang dan bersama-sama dengan kami turun ke lapangan untuk melakukan verifikasi data penerima. Setelah diverifikasi, rumah-rumah tersebut disetujui untuk dilakukan perbaikan,” ujarnya.

Baca Juga

Puskesmas Limau Asri Hadirkan “Lansia Bahagia” untuk Warga Iwaka

Kepiting Bakau Dongkrak Nilai Ekspor Papua Tengah, Naik 41,67 Persen

Menurutnya, 128 rumah tersebut tersebar di empat kelurahan, yakni Kelurahan Koperapoka, Pasar Sentral, Kwamki Baru, dan Sempan.

Jumlah penerima terbanyak berada di Koperapoka dan Pasar Sentral. Menurut Merlin, hal itu karena kedua kelurahan tersebut memiliki data penerima yang relatif lengkap saat dilakukan verifikasi lapangan.

Program BSPS ini, lanjutnya, ditujukan bagi masyarakat kurang mampu, termasuk warga yang masuk dalam desil satu hingga desil lima.

Perbaikan rumah mencakup kondisi rumah yang mengalami kerusakan dan tidak lagi layak dihuni, seperti atap bocor maupun bagian rumah lainnya yang membutuhkan perbaikan.

“Program ini diperuntukkan bagi masyarakat yang tidak mampu. Misalnya rumah warga mengalami kerusakan seperti atap bocor dan lainnya, maka melalui program ini rumah tersebut diperbaiki,” jelasnya.

400 Rumah Kembali Diusulkan

Tidak berhenti pada 128 unit, Pemerintah Distrik Mimika Baru juga telah mengusulkan sekitar 400 unit rumah kepada Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan Kabupaten Mimika untuk mendapatkan bantuan pada tahap berikutnya melalui Program BSPS.

Merlin menegaskan, pihak distrik akan terus mendukung program pemerintah pusat maupun pemerintah daerah yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

“Kami di distrik pada prinsipnya mengoordinasikan program-program ini, baik dari kementerian maupun Pemda melalui OPD teknis yang dilaksanakan di distrik kami. Kami selalu menyiapkan data yang dibutuhkan,” katanya.

Ia menilai, ketersediaan data yang akurat menjadi sangat penting karena program bantuan dari pemerintah membutuhkan proses verifikasi yang cepat di lapangan.

Satu Rumah Dihuni Banyak Keluarga

Merlin juga menyoroti persoalan kepadatan hunian di Mimika Baru. Tingginya arus warga asli Papua yang datang dari wilayah pesisir, pegunungan maupun kabupaten lain di Papua. 

Mereka kemudian berdomisili di Mimika Baru dan tinggal bersama keluarga di Timika, sehingga sejumlah rumah dihuni oleh beberapa keluarga sekaligus.

“Kondisinya ada warga yang datang dan tinggal bersama keluarga, sehingga kadang satu rumah terdiri dari beberapa keluarga. Jadi kalau ada yang sudah pindah, pasti kami bantu,” ujarnya.

Pemerintah Distrik Mimika Baru berharap usulan tambahan 400 unit rumah tersebut dapat direalisasikan sehingga semakin banyak masyarakat berpenghasilan rendah memperoleh tempat tinggal yang lebih layak, aman dan sehat.

Program ini sekaligus menjadi salah satu upaya pemerintah dalam mengurangi jumlah rumah tidak layak huni di kawasan perkotaan Timika. (*) 

Penulis: Ril Minggu

Editor: Marthen LL Moru

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Kepiting Bakau Dongkrak Nilai Ekspor Papua Tengah, Naik 41,67 Persen

Puskesmas Limau Asri Hadirkan “Lansia Bahagia” untuk Warga Iwaka

14 Agustus 2026
Kepiting Bakau Dongkrak Nilai Ekspor Papua Tengah, Naik 41,67 Persen

Kepiting Bakau Dongkrak Nilai Ekspor Papua Tengah, Naik 41,67 Persen

14 Agustus 2026
Ringankan Beban Warga, Distrik Iwaka Renovasi 42 Rumah Tidak Layak Huni

Ringankan Beban Warga, Distrik Iwaka Renovasi 42 Rumah Tidak Layak Huni

14 Agustus 2026
Dari Sosialisasi PHBS di Posyandu Matahari, Lurah Pasar Sentral: Hidup Sehat Dimulai dari Rumah, Warga Diajak Jaga Kesehatan Keluarga

Dari Sosialisasi PHBS di Posyandu Matahari, Lurah Pasar Sentral: Hidup Sehat Dimulai dari Rumah, Warga Diajak Jaga Kesehatan Keluarga

14 Agustus 2026
YPMAK Dorong Pokja Tinggalkan Program Padat Karya, Fokus ke Usaha Produktif dan Berkelanjutan

YPMAK Dorong Pokja Tinggalkan Program Padat Karya, Fokus ke Usaha Produktif dan Berkelanjutan

14 Agustus 2026
Dari TPS Liar Jadi Taman Bunga, Kepala Distrik Mimika Baru Apresiasi Gerakan Warga Wanagon

128 Rumah Warga Mimika Baru Dibedah, 400 Unit Diusulkan untuk Tahap Berikutnya

14 Agustus 2026

POPULER

  • Percepat Pembangunan Kantor Pusat Pemerintahan Provinsi Papua Tengah, Pempus Gelontorkan Rp 355,36 Miliar 

    Percepat Pembangunan Kantor Pusat Pemerintahan Provinsi Papua Tengah, Pempus Gelontorkan Rp 355,36 Miliar 

    875 shares
    Bagikan 350 Tweet 219
  • “Kami Siap Perang” KKB Ingatkan Tidak Boleh Gelar Perayaan HUT RI ke-81 di Kota Wamena

    666 shares
    Bagikan 266 Tweet 167
  • Aksi Gerakan Seribu Rupiah: Dinsos Mimika Minta Rekomendasi, APELCAMI Pertanyakan Dasar Hukumnya 

    589 shares
    Bagikan 236 Tweet 147
  • TPS Liar Dirubah Menjadi Jadi Taman Bunga, RT 04 Wanagon Sulap Titik Kumuh Jadi Ruang Cantik 

    548 shares
    Bagikan 219 Tweet 137
  • Aktivis HAM Tantang Kapolres Mimika: Berani Tegas di Kwamki Narama dan Tuntaskan Kasus Pembunuhan oleh Oknum Polisi 

    543 shares
    Bagikan 217 Tweet 136
  • Sekda Mimika Ingatkan Kepala Kampung: Dana Desa Bukan untuk Kepentingan Pribadi

    541 shares
    Bagikan 216 Tweet 135
  • Awalnya Sempat Pesimis: Gladys Manuella Aibekob, Wakili Papua Tengah Kibarkan Merah Putih di Istana Negara 

    539 shares
    Bagikan 216 Tweet 135
Next Post
YPMAK Dorong Pokja Tinggalkan Program Padat Karya, Fokus ke Usaha Produktif dan Berkelanjutan

YPMAK Dorong Pokja Tinggalkan Program Padat Karya, Fokus ke Usaha Produktif dan Berkelanjutan

Dari Sosialisasi PHBS di Posyandu Matahari, Lurah Pasar Sentral: Hidup Sehat Dimulai dari Rumah, Warga Diajak Jaga Kesehatan Keluarga

Dari Sosialisasi PHBS di Posyandu Matahari, Lurah Pasar Sentral: Hidup Sehat Dimulai dari Rumah, Warga Diajak Jaga Kesehatan Keluarga

Ringankan Beban Warga, Distrik Iwaka Renovasi 42 Rumah Tidak Layak Huni

Ringankan Beban Warga, Distrik Iwaka Renovasi 42 Rumah Tidak Layak Huni

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id