TIMIKA, Koranpapua.id – Persiapan perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Distrik Jita, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, telah mencapai sekitar 90 persen.
Kepala Distrik Jita, Yunus Edoway mengatakan berbagai rangkaian perlombaan telah mulai dilaksanakan untuk menyambut momentum kemerdekaan yang akan dipusatkan pada 17–18 Agustus 2026.
Hal tersebut disampaikan Yunus saat konferensi pers di salah satu hotel di Timika, Selasa 11 Agustus 2026.
Menurutnya, berbagai perlombaan saat ini sudah berjalan, di antaranya bola voli putra dan putri serta lomba makan kerupuk.
Sementara pada puncak perayaan, masyarakat akan mengikuti berbagai perlombaan seperti tarik tambang, panjat pinang, hingga karaoke.
“Persiapan sudah sekitar 90 persen. Tinggal pelaksanaan. Beberapa mata lomba juga sudah berjalan, seperti bola voli putra dan putri serta lomba makan kerupuk,” ujar Yunus.
Menariknya, perayaan HUT RI tahun ini dikemas berbeda. Pemerintah Distrik Jita tidak hanya menggelar perlombaan, tetapi juga menghadirkan pesta rakyat dan pentas seni yang melibatkan masyarakat dari sejumlah kampung.
Yunus menyebut kegiatan tersebut menjadi momentum untuk menghidupkan kembali semangat perayaan 17 Agustus yang melibatkan seluruh lapisan masyarakat.
“Bagi saya tidak ada alasan. Saya coba mengembalikan suasana 17 Agustus seperti ketika saya masih sekolah dulu, di mana seluruh lapisan masyarakat ikut terlibat,” katanya.
Black Brothers Hadir di Jita
Yang paling mencuri perhatian, Pemerintah Distrik Jita menghadirkan Black Brothers, grup musik legendaris asal Papua, untuk menghibur masyarakat.
Selain Black Brothers, pesta rakyat Jita juga akan dimeriahkan Otomona Band dan Airu Black Band.
Kehadiran musisi tersebut menjadi salah satu gebrakan baru dalam perayaan HUT RI di Distrik Jita.
Yunus mengatakan, kegiatan dengan konsep pesta rakyat dan mendatangkan musisi seperti ini merupakan pengalaman pertama yang digelar di distrik tersebut.
“Kami juga akan menghadirkan artis dan dua band lokal. Ini baru pertama kali kami lakukan di Distrik Jita. Kami ingin masyarakat benar-benar merasakan suasana pesta rakyat dalam perayaan 17 Agustus,” ungkapnya.
Selain hiburan, kegiatan juga dirancang melibatkan masyarakat dari 10 kampung di wilayah Distrik Jita melalui berbagai perlombaan dan kegiatan seni.
Yunus berharap perayaan HUT RI ke-81 tidak hanya menjadi seremoni, tetapi menjadi ruang kebersamaan bagi masyarakat Jita.
Dari sisi keamanan, ia memastikan koordinasi telah dilakukan dengan pihak terkait. Sejumlah personel satuan tugas juga disiapkan untuk mendukung pengamanan selama rangkaian kegiatan berlangsung.
“Kami sudah berkoordinasi untuk masalah keamanan. Ada dukungan dari satuan tugas, termasuk untuk pengamanan tamu undangan dari kabupaten maupun provinsi,” jelasnya.
Dengan persiapan yang disebut telah mencapai 90 persen, Distrik Jita kini tinggal menunggu puncak perayaan.
Tanggal 17–18 Agustus 2026, Jita bukan hanya merayakan kemerdekaan, tetapi juga menggelar pesta rakyat yang diharapkan menjadi momentum kebersamaan seluruh masyarakat. (*)
Penulis: Ril Minggu
Editor: Marthen LL Moru








