ADVERTISEMENT
Selasa, Oktober 13, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Headline

Aksi Kamisan Jember ke-50 Serukan Penyelesaian Pelanggaran HAM Hingga Keadilan Agraria

"Kalau misalnya tidak baik-baik saja, maka perlu dilakukan perlawanan. Dan misalkan baik-baik saja yang dilakukan, maka proses pengawasanlah yang harus menjadi hal utama yang perlu dilakukan," tegas Hasyisy.

25 September 2026
0

Aksi Kamisan Jember didepan Bundaran DPRD Jember (Foto:Greg Djoudi Moru/Koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

JEMBER, Koranpapua.id – Aksi Kamisan Jember bersama organisasi kolektif lainnya kembali menggelar Aksi Kamisan ke-50 pada Kamis, 24 September 2026. Aksi yang berlangsung di depan Bundaran DPRD Jember tersebut diikuti oleh peserta yang mengenakan pakaian serba hitam.

Aksi Kamisan kali ini diwarnai dengan pembentangan poster dan penyampaian orasi spontan oleh para peserta. Mereka menyuarakan tuntutan terkait tanggung jawab pemerintah dalam menyelesaikan berbagai persoalan pelanggaran hak asasi manusia (HAM) yang hingga kini belum memperoleh penyelesaian yang jelas.

Sejumlah persoalan yang disoroti antara lain pembunuhan massal pasca-G30S, Tragedi Trisakti, berbagai pelanggaran HAM hingga masa kini, serta dugaan keracunan dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan juga Hak Buruh

Selain itu, peserta aksi juga menyoroti persoalan relasi antara TNI dan masyarakat sipil, termasuk operasi militer dan dugaan pelanggaran HAM di Tanah Papua yang dinilai telah menyebabkan masyarakat mengungsi serta Keadilan Gender dalam segala ruang lingkup masyarakat.

Baca Juga

Kabut Asap Mimika, PAUD–SD dan SLB Belajar dari Rumah

Dari Lala Pokaka hingga Layanan Kesehatan Gratis, Mimika Perkuat Pelayanan untuk Warga

Koordinator Aksi Kamisan Jember, Hasyisy Ahmad, saat diwawancarai Koranpapua.id, menjelaskan bahwa Aksi Kamisan merupakan wadah solidaritas untuk membangun kekuatan rakyat sekaligus menyuarakan berbagai kebutuhan dan persoalan yang dihadapi masyarakat.

Menurutnya, Aksi Kamisan tidak boleh dipandang sekadar sebagai kegiatan seremonial yang dilaksanakan setiap hari Kamis. Lebih dari itu, aksi tersebut merupakan bagian dari perjuangan dan upaya menyuarakan persoalan-persoalan sosial yang terjadi di tengah masyarakat.

“Jikalau kita hanya melihat Aksi Kamisan sebagai aksi seremonial, menurut saya tidak patut dan bukan esensi dari Aksi Kamisan,” ujar Hasyisy.

Para Aktivis Aksi Kamisan membentangkan banner dan poster (Foto: Greg Djoudi Moru/ Koranpapua.id)

Reforma Agraria Harus Berpihak pada Kebutuhan Rakyat

Berkenaan dengan momentum Hari Tani Nasional 2026, Hasyisy turut menyoroti persoalan reforma agraria. Ia menekankan pentingnya memastikan bahwa kebijakan agraria benar-benar memberikan pemenuhan hak bagi kaum tani.

Hasyisy juga menyinggung pengesahan Undang-Undang Reforma Agraria pada Selasa, 22 September 2026. Menurutnya, substansi regulasi tersebut perlu dikaji secara lebih mendalam, khususnya untuk melihat kesesuaiannya dengan amanat Undang-Undang Pokok Agraria (UUPA) Tahun 1960.

“Perlu pengkajian yang lebih mendalam. Bahkan, koalisi masyarakat sipil justru lebih intens untuk mengkaji apakah UU Reforma Agraria yang saat ini disahkan bisa memperjuangkan apa yang sudah diperjuangkan dalam UUPA 1960,” katanya.

Hasyisy Ahmad (Foto:Greg Djoudi Moru/Koranpapua.id)

Ia menilai bahwa masyarakat perlu membangun solidaritas untuk mengkaji, mengkritisi, dan menjalankan fungsi pengawasan secara independen terhadap berbagai kebijakan serta kondisi negara.

“Kalau misalnya tidak baik-baik saja, maka perlu dilakukan perlawanan. Dan misalkan baik-baik saja yang dilakukan, maka proses pengawasanlah yang harus menjadi hal utama yang perlu dilakukan,” tegas Hasyisy.

Menurutnya, pengawasan dan pengkajian terhadap reforma agraria perlu dilakukan secara berkelanjutan karena persoalan agraria bersifat sistemik dan holistik. Oleh karena itu, negara dituntut untuk bertindak secara jeli, adil, dan berpihak pada pemenuhan hak masyarakat dalam mewujudkan keadilan agraria yang paripurna.

Salah satu Aktivis, Ramdhani Ardhiyanto melakukan Orasi (Foto:Greg Djoudi Moru/ Koranpapua.id)

 

Aksi Simbolik Penaburan Bunga oleh Aksi Kamisan sebelum menutup kegiatan (Foto: Greg Djoudi Moru/Koranpapua.id)

 

Penulis: Gregorio C.P. Djoudi Moru

Editor: Gregorio C.P Djoudi Moru

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Kabut Asap Mimika, PAUD–SD dan SLB Belajar dari Rumah

Kabut Asap Mimika, PAUD–SD dan SLB Belajar dari Rumah

12 Oktober 2026
Sem Bukaleng Apresiasi Perhatian Pemkab Mimika pada Adat Amungme

Sem Bukaleng Apresiasi Perhatian Pemkab Mimika pada Adat Amungme

12 Oktober 2026
HUT ke-30 Mimika, Deinas Geley Ajak Warga Bangun dengan Hati

HUT ke-30 Mimika, Deinas Geley Ajak Warga Bangun dengan Hati

12 Oktober 2026
Tiga Dekade Mimika, Bupati Ajak Semua Pihak Bangun Ekonomi

Tiga Dekade Mimika, Bupati Ajak Semua Pihak Bangun Ekonomi

12 Oktober 2026
HUT ke-30 Mimika, Rettob-Kemong Paparkan Capaian dan Tantangan

HUT ke-30 Mimika, Rettob-Kemong Paparkan Capaian dan Tantangan

12 Oktober 2026
Dari Lala Pokaka hingga Layanan Kesehatan Gratis, Mimika Perkuat Pelayanan untuk Warga

Mimika Targetkan 10 Kampung Dapat Akses Listrik

12 Oktober 2026

POPULER

  • Anggota Satgas TNI Ditemukan Tewas di Kuala Kencana, Ada Luka Tembak di Dada

    Anggota Satgas TNI Ditemukan Tewas di Kuala Kencana, Ada Luka Tembak di Dada

    790 shares
    Bagikan 316 Tweet 198
  • Kabut Asap Mimika Memburuk, Sekolah dari Rumah Mulai 12 Oktober

    561 shares
    Bagikan 224 Tweet 140
  • Kasus Investasi Rp1,7 Miliar di Timika, Kuasa Hukum Desak Penyidik Segera Periksa Korban

    601 shares
    Bagikan 240 Tweet 150
  • Warga Kamoro Tidur di Emperan Toko, Kadis Pariwisata: Mereka Datang Tanpa Undangan

    533 shares
    Bagikan 213 Tweet 133
  • Pria Ditemukan Bersimbah Luka di Pasar Lama Timika, Kondisi Mulai Membaik

    531 shares
    Bagikan 212 Tweet 133
  • Israel Kurnia Burdam Kritis Usai Diduga Dianiaya Berulang di Timika, Keluarga Desak Polisi Bertindak

    528 shares
    Bagikan 211 Tweet 132
  • Dua OTK Bacok ASN Pemkab Yahukimo di Dekai, Korban Luka di Tangan dan Punggung

    515 shares
    Bagikan 206 Tweet 129
Next Post
Kontak Senjata di Intan Jaya, Koops TNI Habema Laporkan Empat Anggota OPM Tewas

Kontak Senjata di Intan Jaya, Koops TNI Habema Laporkan Empat Anggota OPM Tewas

Dinkes Mimika Ajak Siswa SMPN 6 Timika Biasakan Hidup Bersih dan Sehat

Dinkes Mimika Ajak Siswa SMPN 6 Timika Biasakan Hidup Bersih dan Sehat

Kepala SMPN 6 Timika Minta Siswa Biasakan Hidup Sehat, Dimulai dari Diri Sendiri

Kepala SMPN 6 Timika Minta Siswa Biasakan Hidup Sehat, Dimulai dari Diri Sendiri

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id