ADVERTISEMENT
Senin, September 21, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Headline

Protes Sengketa Lahan: Warga Palang Jalan Depan Perumahan Pemda SP 2 Timika, Tuntut Pemerintah Turun Tangan  

Warga menolak apabila persoalan tanah diselesaikan hanya dengan tindakan pembongkaran tanpa adanya dialog bersama pihak yang mengaku sebagai pemilik hak adat.

6 Agustus 2026
0
Protes Sengketa Lahan: Warga Palang Jalan Depan Perumahan Pemda SP 2 Timika, Tuntut Pemerintah Turun Tangan  

Warga melakukan pemalangan jalan di depan Perumahan Pemda SP 2, Distrik Mimika Baru, Kabupaten Mimika sebagai bentuk protes atas dugaan sengketa tanah, Kamis 6 Agustus 2026. (foto: Hayun Nuhuyanan/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id– Akses Jalan Cenderawasih tepatnya di depan Perumahan Pemda SP 2, Distrik Mimika Baru, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, sempat lumpuh total. 

Kondisi itu terjadi setelah sekelompok warga melakukan pemalangan sebagai bentuk protes terhadap dugaan sengketa tanah, Kamis 6 Agustus 2026 siang.

ADVERTISEMENT

Warga memblokade jalan dengan membakar ban bekas dan potongan kayu di tiga titik yang mengakibatkan kepulan asap terlihat membumbung ke udara. 

Advertisement. Scroll to continue reading.

Sementara kendaraan yang hendak melintas dari arah SP 2 menuju Kota Timika maupun sebaliknya terpaksa mencari jalur alternatif.

Baca Juga

213 Liter Sopi Ditemukan dari Barang Bawaan Penumpang KM Leuser, Pemiliknya Misterius

APBD-P Mimika 2026 Dipangkas, DPRK Fokuskan Anggaran pada Program Prioritas

Aksi tersebut dilakukan warga yang mengaku sebagai pemilik hak ulayat atas sebidang tanah di Lorong Selebes, tepatnya di depan Perumahan Pemda SP 2, dengan ukuran sekitar 100 x 50 meter.

Dalam tuntutannya, warga meminta Bupati Mimika, Lembaga Musyawarah Adat Suku Kamoro (Lemasko), Lembaga Musyawarah Adat Suku Amungme (Lemasa), untuk segera membahas persoalan tersebut secara terbuka. 

Desakan yang sama juga disampaikan kepada DPRK Mimika, Pengadilan Negeri Mimika, serta Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Mimika. 

Warga menolak apabila persoalan tanah diselesaikan hanya dengan tindakan pembongkaran tanpa adanya dialog bersama pihak yang mengaku sebagai pemilik hak adat.

Salah satu keluarga pemilik tanah adat, Silvester Magai, mengatakan tanah yang menjadi objek persoalan tersebut merupakan milik Anton Wondegau, namun saat ini diklaim oleh Pemerintah Kabupaten Mimika.

“Selama ini tidak ada penjelasan dari Pemda Mimika maupun Pengadilan terkait tanah ini. Kami sudah cek ke BPN, ternyata tanah ini sudah memiliki sertifikat dan pemiliknya” ujarnya

“Yang membuat kami bingung, kenapa tidak ada pemberitahuan kepada kami sebagai pemilik tanah adat,” tambah Silvester Magai.

Menurut Silvester, pihak keluarga telah berulang kali meminta kejelasan terkait persoalan tersebut. Namun, hingga kini belum ada penyelesaian yang diterima pihaknya.

(foto: Hayun Nuhuyanan/koranpapua.id)

“Kami mau persoalan ini dibicarakan baik-baik. Jangan sampai tanah ini dijadikan kepentingan bisnis,” katanya.

Sementara itu, Ketua Lemasa Kabupaten Mimika, Sem Bukaleng, meminta seluruh pihak terkait hadir untuk memberikan penjelasan dan mencari solusi atas sengketa tersebut.

Menurutnya, penyelesaian masalah tanah memiliki mekanisme yang harus dilalui, mulai dari mediasi adat, kepolisian hingga proses hukum di pengadilan.

“Masalah tanah tidak bisa diselesaikan langsung. Ada aturan dan mekanismenya. Mediasi adat harus dilakukan, kemudian jika tidak ada titik temu bisa dilanjutkan melalui kepolisian maupun pengadilan,” jelasnya.

Ia menegaskan pemerintah daerah, BPN, dan pihak pengadilan perlu hadir karena persoalan tanah tidak hanya menyangkut satu kelompok masyarakat, tetapi menyangkut kepastian hukum bagi seluruh warga di Kabupaten Mimika.

“Ini bukan hanya masalah Papua atau non-Papua, tetapi persoalan kepastian hukum bagi masyarakat di Mimika. Pemerintah harus hadir supaya masyarakat merasa aman,” ujarnya.

Sampai pukul 14.05 siang warga masih melakukan pemalangan dengan pengamanan aparat kepolisian. Arus lalu lintas di sekitar Jalan Cenderawasih depan Perumahan Pemda SP 2 masih terganggu.

Hingga berita ini naik tayang, Koranpapua.id masih berupaya mendapatkan konfirmasi dari Pemerintah Kabupaten Mimika dan pihak terkait lainnya mengenai persoalan tersebut. (*)

Penulis: Hayun Nuhuyanan

Editor: Marthen LL Moru

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

213 Liter Sopi Ditemukan dari Barang Bawaan Penumpang KM Leuser, Pemiliknya Misterius

213 Liter Sopi Ditemukan dari Barang Bawaan Penumpang KM Leuser, Pemiliknya Misterius

20 September 2026
APBD-P Mimika 2026 Dipangkas, DPRK Fokuskan Anggaran pada Program Prioritas

APBD-P Mimika 2026 Dipangkas, DPRK Fokuskan Anggaran pada Program Prioritas

20 September 2026
Trifena Tinal Terpilih Pimpin Golkar Mimika, Targetkan 9 Kursi Legislatif

Trifena Tinal Terpilih Pimpin Golkar Mimika, Targetkan 9 Kursi Legislatif

20 September 2026
TP-PKK Mimika Peringati Maulid Nabi, Suzy Rettob Ajak Kader Teladani Akhlak Rasulullah

TP-PKK Mimika Peringati Maulid Nabi, Suzy Rettob Ajak Kader Teladani Akhlak Rasulullah

19 September 2026
Dewan Pers: Wartawan Intimidatif dan Minta Uang Bisa Dipidana

Dewan Pers: Wartawan Intimidatif dan Minta Uang Bisa Dipidana

19 September 2026
Website Pemkab Mimika Dikembangkan Terintegrasi dengan Seluruh OPD

Website Pemkab Mimika Dikembangkan Terintegrasi dengan Seluruh OPD

19 September 2026

POPULER

  • Kecelakaan Tunggal di Depan Katedral Tiga Raja Timika, Pengendara Motor Tewas

    Kecelakaan Tunggal di Depan Katedral Tiga Raja Timika, Pengendara Motor Tewas

    539 shares
    Bagikan 216 Tweet 135
  • Ketua Lemasa Sem Bukaleng Soroti Eksekusi Tanah SP 2, Minta Mediasi Dibuka Kembali

    529 shares
    Bagikan 212 Tweet 132
  • Di Tanah Kaya Emas, Kisah Benediktus, Pelajar di Mimika yang Mendulang demi Baju Sekolah

    527 shares
    Bagikan 211 Tweet 132
  • Demerina Menangis Saat Hendak Bercerita, Trauma Usai 20 Hari Disandera KKB

    525 shares
    Bagikan 210 Tweet 131
  • Diburu Berbulan-bulan, TN Terduga Pelaku Kekerasan Seksual di Kali Wania Ditangkap Polisi

    524 shares
    Bagikan 210 Tweet 131
  • PN Timika Eksekusi Lahan Sengketa di SP 2, Bangunan di Atas Tanah Dibongkar

    520 shares
    Bagikan 208 Tweet 130
  • Pengemudi Lajuran Aris Sanda Tewas, Ditemukan dalam Mobil yang Terbakar

    520 shares
    Bagikan 208 Tweet 130
Next Post
YPMAK Perpanjang Kemitraan dengan RS Soeharso, Pastikan Pasien Papua Tetap Terlayani

YPMAK Perpanjang Kemitraan dengan RS Soeharso, Pastikan Pasien Papua Tetap Terlayani

Bawa 940 Gram Ganja, Penumpang Asal Wamena Diamankan di Bandara Sentani

Bawa 940 Gram Ganja, Penumpang Asal Wamena Diamankan di Bandara Sentani

Sambut HUT RI di Mimika: 38 Regu Putri Meriahkan Gerak Jalan Kreasi, Wabup Emanuel: Isi Kemerdekaan dengan Karya Nyata

Sambut HUT RI di Mimika: 38 Regu Putri Meriahkan Gerak Jalan Kreasi, Wabup Emanuel: Isi Kemerdekaan dengan Karya Nyata

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id