DEIYAI, Koranpapua.id- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah terus berupaya melakukan peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) Tenaga Kesehatan (Nakes) yang bertugas di wilayah itu.
Salah satu upaya yang dilakukan yakni menggelar On the Job Training (OJT) Program AIDS, Tuberkulosis, dan Malaria (ATM) di Kabupaten Deiyai pada Rabu 8 Agustus 2026.
Melalui kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kompetensi tenaga kesehatan dalam penemuan kasus, tata laksana pasien, surveilans, pencatatan dan pelaporan, serta pendampingan program di fasilitas pelayanan kesehatan.
Kepala Seksi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular (P2PM), Isak Waine, S.KM., M.Kes. dalam kesempatan itu, menyampaikan, kegiatan OJT merupakan bagian dari pembinaan teknis berkelanjutan memperkuat kualitas pelayanan program penyakit menular di Papua Tengah.
Menurut Isak, pengendalian HIV, Tuberkulosis, dan Malaria memerlukan kerja sama yang kuat dari seluruh tenaga kesehatan.
Karenanya, pelayanan yang berkualitas harus diawali dengan penemuan kasus secara aktif, pengobatan sesuai standar.
Termasuk perlu dilakukan pendampingan pasien hingga tuntas, serta pencatatan dan pelaporan yang akurat sebagai dasar pengambilan keputusan program.
Isak juga mengatakan, Deyai juga menjadi salah satu kabupaten di Papua Tengah yang saat ini menjadi prioritas untuk didorong menuju eleminasi malaria.
Untuk mencapai target tersebut, kata Izak diperlukan penguatan surveilans, pemeriksaan laboratorium yang berkualitas dan investigasi kasus.
Termasuk dilakukan pengobatan yang tepat sesuai pedoman nasional, pengendalian vektor, serta keterlibatan aktif masyarakat dalam upaya pencegahan dan pengendalian malaria.
Izak berharap melalui kegiatan OJT itu, para Nakes dapat didorong untuk memperkuat layanan HIV melalui peningkatan cakupan skrining.
Dan juga melakukan perluasan akses tes HIV, peningkatan kepatuhan terapi ARV, serta pengurangan stigma dan diskriminasi terhadap Orang dengan HIV.
Sementara itu untuk program Tuberkulosis, Nakes diharapkan meningkatkan penemuan kasus, investigasi kontak, keberhasilan pengobatan, serta memperkuat kolaborasi pelayanan TB-HIV.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Deiyai Fransina Rumbiak, S.KM., M.KM menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Dinkes Papua Tengah atas pelaksanaan kegiatan OJT tersebut.
Menurutnya, pembinaan teknis secara langsung di daerah merupakan langkah strategis dalam meningkatkan kapasitas tenaga kesehatan di Puskesmas sehingga mampu memberikan pelayanan. yang lebih berkualitas kepada masyarakat.
Seperti diketahui, kegiatan yang diselenggarakan oleh Seksi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular (P2PM) ini diikuti oleh pengelola program AIDS, Tuberkulosis, dan Malaria dari Dinas Kesehatan Kabupaten Deiyai bersama seluruh Puskesmas di wilayah tersebut. (Redaksi)








