TIMIKA, Koranpapua.id- Prestasi membanggakan kembali ditorehkan dunia pendidikan di Kabupaten Mimika.
Marko, siswa kelas XII Jurusan Kuliner SMK Negeri 6 Mimika, dipercaya mewakili Kabupaten Mimika sekaligus Provinsi Papua Tengah pada ajang Lomba Kompetensi Siswa (LKS) Tingkat Nasional 2026 untuk bidang Cooking (Tata Boga).
Keikutsertaan Marko dalam perlombaan yang berlangsung di Jakarta pada 26 Juli hingga 1 Agustus 2026, menjadi kebanggaan tersendiri bagi almaternya.
Pasalnya, sekolah yang tergolong baru tersebut berhasil mengirimkan wakilnya ke tingkat nasional untuk bersaing dengan siswa-siswi terbaik dari seluruh Indonesia.
Saat diwawancarai Koranpapua.id, Sabtu 25 Juli 2026, Marko mengaku bangga sekaligus gugup menghadapi kompetisi bergengsi tersebut.
“Saya merasa sangat senang sekaligus sedikit gugup karena akan berhadapan dengan peserta dari berbagai daerah yang fasilitas praktiknya jauh lebih lengkap,” ujar Marko.
Menurutnya, beberapa sekolah di Indonesia telah dilengkapi dengan dapur praktik yang aktif digunakan setiap minggu. Sedangkan SMAN 6 masih memiliki keterbatasan.
“Meski begitu, saya tetap bersyukur dan bangga bisa dipercaya mewakili Kabupaten Mimika dan Provinsi Papua Tengah di tingkat nasional,” ujarnya.
Marko mengatakan dirinya merupakan bagian dari angkatan pertama Jurusan Kuliner SMKN 6 Mimika, sehingga kesempatan mengikuti LKS Nasional menjadi pengalaman yang sangat berharga sekaligus motivasi untuk memberikan yang terbaik bagi sekolah.
Ia berharap mampu tampil maksimal meski menyadari persaingan akan berlangsung ketat. “Harapan saya bisa tampil sebaik mungkin dan memberikan hasil terbaik untuk sekolah, Kabupaten Mimika, dan Papua Tengah,” katanya.
Berdasarkan jadwal, para peserta mulai berangkat pada 26 Juli 2026, dilanjutkan pembukaan pada 27 Juli dan mulai perlombaan tanggal 28-30 Juli.
Panitia akan mengumumkan hasil lomba pada 31 Juli 2026, dan seluruh peserta dijadwalkan kembali ke daerah masing-masing pada 1 Agustus 2026.
Kepala Sekolah Optimistis
Kepala SMKN 6 Mimika, Albertus Alto Mandare, mengatakan pihak sekolah memberikan dukungan penuh kepada Marko yang akan membawa nama baik sekolah ke level nasional.
“Harapan kami Marko bisa tampil maksimal dan memberikan hasil terbaik karena ia membawa nama sekolah dan Kabupaten Mimika,” ujar Albertus saat ditemui Koranpapua.id di ruang kerjanya, 18 Juli 2026.
Menurut Albertus, keberhasilan SMKN 6 Mimika mengirimkan peserta ke tingkat Nasional menjadi bukti bahwa sekolah yang masih tergolong baru mampu menghasilkan siswa yang kompetitif.
“SMKN 6 Mimika memang masih sangat baru. Namun berkat kekompakan, kolaborasi, dan kerja sama seluruh guru serta semangat belajar para siswa, kami mampu mengantarkan salah satu siswa mengikuti kompetisi tingkat nasional,” kata Albertus.
Selain menjadi kebanggaan, dengan diikutnya anak didiknya dalam ivent Nasional juga menjadi motivasi bagi seluruh keluarga besar sekolah untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan vokasi.
Keikutsertaan Marko di ajang LKS Nasional diharapkan tidak hanya menjadi kebanggaan bagi SMKN 6 Mimika, tetapi juga menjadi inspirasi bagi pelajar lainnya di Papua Tengah.
Keterbatasab fasilitas bukanlah menjadi penghalang bagi pelajar di Papua Tengah untuk mengembangkan kemampuan, berani bersaing dengan sekolah lain di Indonesia. (*)
Penulis: Ril Minggu
Editor: Marthen LL Moru









