JAYAPURA, Koranpapua.id– Pilot PT Associated Mission Aviation (AMA), Captain Nicholas F. Goselin (29), warga negara Amerika Serikat, dinyatakan tewas akibat luka tembak di bagian kepala.
Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) telah menyatakan bertanggungjawab atas kasus penembakan dan pembakaran pesawat di Bandara Balinggama, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, Kamis 2 Juni 2026.
Karumkit RS Bhayangkara Polda Papua Kombes Pol. dr. Rommy Sebastian menyampaikan hasil visum menunjukkan luka fatal akibat tembakan di kepala yang menembus bagian wajah hingga dasar tengkorak.
“Ditemukan luka terbuka pada pipi kiri yang sesuai dengan karakteristik luka tembak masuk tempel (contact gunshot wound),” ujarnya dalam keterang pers, Sabtu 4 Juli 2026.
Ia menjelaskan, peluru masuk melalui pipi kiri dan keluar di sekitar telinga kanan, menyebabkan kerusakan berat pada tulang tengkorak.
“Cedera inilah yang menyebabkan korban meninggal dunia dengan sangat cepat (sudden death),” kata Rommy.
Sementara itu, Kasatgas Gakkum Operasi Damai Cartenz-2026 Kombes Pol. I. G. G. Era Adinata mengatakan, hasil penyelidikan awal mengarah pada Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Bakusip yang dipimpin M. Mbalingga.
“Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, kami menyimpulkan bahwa aksi tersebut dilakukan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata Bakusip,” ujarnya.
Namun, polisi masih mendalami keterkaitan kelompok tersebut dengan jaringan lain serta motif pasti penyerangan.
Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz-2026 Kombes Pol. Yusuf Sutejo menegaskan PT AMA selama ini menjalankan misi kemanusiaan di Papua.
“PT AMA telah melayani penerbangan misi kemanusiaan dan pelayanan keagamaan di Papua selama 67 tahun,” ujarnya.
Satgas Damai Cartenz memastikan penyidikan terus berlanjut untuk mengungkap pelaku dan motif penyerangan tersebut. (*)
Penulis: Hayun Nuhuyanan
Editor: Marthen LL Moru










