NABIRE, Koranpapua.id- Para pelajar SMA/SMK diharapkan menggunakan gadget dan internet untuk hal-hal positif.
Fasilitas teknologi itu juga dapat dimanfaatkan untuk memperkenalkan kebudayaan Papua Tengah ke tingkat nasional bahkan dunia
Pesan ini disampaikan Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, saat membuka Festival Cahaya Kreasi Budaya Pelajar SMA/SMK Provinsi Papua Tengah Tahun 2026.
Pada kegiatan yang dipusatkan di halaman Kantor Gubernur Papua Tengah, Gubernur menyampaikan bahwa kekayaaan emas yang terkandung di dalam bumi, tidak dapat menandingi warisan budaya yang luhur, unik, dan tidak ternilai harganya.
“Kebudayaan ini adalah identitas kita, jati diri dan fondasi karakter kita sebagai masyarakat adat yang bermartabat,” ujarnya.
Di era modernisasi ini tantangan terbesar generasi muda adalah menjaga agar budaya ini tidak padam.
Karena itu, festival ini bukan sekadar ajang perlombaan atau tontonan semata, tetapi investasi masa depan.
“Ini adalah panggung bagi anak-anakku pelajar SMA dan SMK menyalakan cahaya kreatifitas, menampilkan bakat terbaik sekaligus mempererat rasa persaudaraan sebagai satu keluarga besar Papua Tengah,” ucap Gubernur Meki.
Ada dua pesan khusus yang ia sampaikan. Pertama, mengenai digitalisasi dan bijak bermedia sosial.
“Kita berada di era digital. Dokumentasikan tarian, musik dan kerajinan kalian hari ini, lalu sebarkan melalui media sosial agar dunia tahu betapa indahnya budaya kita,” saran Gubernur.
“Jangan jadikan teknologi untuk menyebar hal negatif tetapi jadilah agen literasi digital yang cerdas,” harapnya.
Kedua, mengenai masa depan dan karakter diri. “Kalian adalah motor penggerak pembangunan di provinsi baru ini. Pembangunan tidak akan berjalan jika generasinya rusak,” lanjutnya mengingatkan.
Pada kesempatan itu, Gubernur juga menegaskan kepada para pelajar untuk berani katakan tidak pada Narkoba, minuman keras, dan kenakalan remaja.
“Jaga diri kalian, jaga kesehatan kalian, dan fokuslah pada prestasi. Masa depan Papua Tengah ada di pundak kalian,” tegasnya.
Terkait dengan kompetisi ini, Gubernur mengingatkan untuk menunjukan kemampuan terbaik dengan penuh percaya diri, serta jaga sportifitas dan saling menghormati antarsesama peserta. (Redaksi)










