BOVEN DIGOEL, Koranpapua.id- Kehadiran Satgas Pamtas RI‑PNG-2026 kembali membuktikan bahwa tugas menjaga kedaulatan wilayah tidak terpisahkan dari tanggung jawab merawat kehidupan masyarakat.
Seperti yang dilakukan para prajurit Batalyon Parako 462 Pasgat di Distrik Bomakia, Kabupaten Boven Digoel, Papua Selatan.
Atas instruksi Komandan Pos Bomakia, Letda Pas Arya Bima Ramadhan, para prajurit Pasgat melakukan kegiatan edukasi seputar hidup bersih dan sehat bagi anak‑anak yang bermukim di wilayah itu.
Kegiatan yang dipimpin oleh Serda Haryono didampingi sejumlah prajurit, berubah menjadi momen indah yang mempererat persaudaraan antara prajurit dan rakyat di garis batas negara.
Di halaman dan teras pos yang beralih fungsi menjadi ruang belajar yang nyaman, para prajurit tidak berdiri sebagai penjaga yang jauh, namun turun duduk setingkat dengan anak‑anak untuk berbagi pengetahuan yang sangat berharga.
Dengan bahasa yang sederhana, lembut, dan mudah dimengerti, Serda Haryono dan rekan‑rekannya menjelaskan langkah‑demi‑langkah cara mencuci tangan yang benar dan bersih.
Para prajurit juga mengajarkan cara merawat kebersihan kuku, mulai dari cara menggunting yang aman hingga pentingnya rutin melakukannya agar tidak menjadi tempat berkembang biaknya bakteri.
Penjelasan yang disertai contoh langsung membuat anak‑anak antusias mengikuti gerakan dan bertanya dengan bebas, menciptakan suasana yang hidup dan penuh semangat.
Sebagai bentuk perhatian lebih demi mendukung pertumbuhan yang kuat, tim juga membagikan suplemen vitamin secara langsung kepada setiap anak yang hadir.
Pemberian dilakukan dengan tulus dan lembut, disertai sapaan akrab dan pesan agar mereka rajin makan makanan bergizi serta beristirahat dengan cukup.
Di sela‑sela kegiatan, terlihat jelas bagaimana perhatian sederhana ini disambut dengan senyum lebar dan pancaran rasa syukur dari anak-anak maupun orang tua yang menyaksikan dari dekat.
Warga setempat menyampaikan ucapan terima kasih yang tulus, dan menyatakan bahwa kehadiran prajurit yang peduli sangat berarti di daerah yang fasilitasnya masih terbatas.
Bagi warga, Satgas bukan sekadar pasukan pengamanan, melainkan keluarga yang selalu siap hadir membawa manfaat nyata.
Anak‑anak pun terlihat gembira, dengan antusiasme berjanji akan terus mempraktikkan apa yang baru saja mereka pelajari dari para “guru seragam” itu.
Serda Haryono menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata dari arahan pimpinan pos agar kehadiran Satgas selalu membawa dampak positif yang menyeluruh.
“Sesuai perintah Danpos, kami ingin menjangkau setiap lapisan masyarakat, terutama generasi muda yang merupakan masa depan daerah ini,” tegas Haryono dalam keterangannya, Kamis 25 Juni 2026.
Menurutnya, menjaga keamanan harus berjalan beriringan dengan menjaga kesehatan dan pengetahuan masyarakat. “Kami senang bisa menjadi bagian dari pertumbuhan mereka,” ucap Haryono tulus.
Langkah kecil namun berkelanjutan ini semakin mengukuhkan ikatan kemanunggalan TNI dengan rakyat di wilayah perbatasan.
Di bawah langit Bomakia, terbukti bahwa di mana pun bendera Merah Putih berkibar, di sanalah kebaikan, pendidikan, dan perlindungan senantiasa hadir untuk menopang kehidupan yang lebih sehat, aman, dan sejahtera bagi seluruh masyarakat. (Redaksi)








