ADVERTISEMENT
Kamis, September 17, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Headline

Percepat Pembangunan Papua, Kementerian Transmigrasi Terjunkan 1.200 Patriot ke Kawasan Transmigrasi 

Pembangunan di Papua harus disesuaikan dengan karakteristik setiap wilayah. Kondisi lahan, cuaca, medan, komoditas unggulan, serta karakter sosial dan budaya masyarakat.  

13 Agustus 2026
0
Percepat Pembangunan Papua, Kementerian Transmigrasi Terjunkan 1.200 Patriot ke Kawasan Transmigrasi 

Menteri Transmigrasi M. Iftitah Sulaiman Suryanagara dalam konferensi pers di Auditorium Bakom RI, Kompleks Istana Negara, Jakarta, Rabu 12 Agustus 2026. (foto:ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

JAKARTA, Koranpapua.id– Pemerinyah pusat melalui Kementerian Transmigrasi terus berupoya mempercepat pembangunan di Tanah Papua. 

Salah satu gebrakan yang dilakukan saat ini yakni menerjunkan 1.200 peserta Tim Ekspedisi Patriot (TEP) 2026 di sejumlah kawasan transmigrasi yang ada di Papua.

ADVERTISEMENT

Menteri Transmigrasi M. Iftitah Sulaiman Suryanagara mengatakan, mereka yang diterjunkan ke Papua terdiri  atas akademikus, peneliti, dan tenaga ahli dari berbagai perguruan tinggi. 

Advertisement. Scroll to continue reading.

Selama berada di Papua, mereka tidak hanya ditugasi melakukan riset dan pemetaan, tapi juga membantu masyarakat meningkatkan produktivitas dan pendapatan, mengembangkan usaha lokal, membuka akses pasar dan investasi, serta menciptakan lapangan kerja.

Baca Juga

Ketua TP-PKK Mimika Titip Pesan Tegas: Pengurus Baru Harus Bekerja dengan Hati dan Layani Masyarakat

60.000 Batang Rokok Diduga Berpita Cukai Palsu Digagalkan di Bandara Sentani

“Yang paling penting adalah seberapa besar dampak yang dihasilkan. Ukurannya bukan berapa banyak peserta yang kami kirim, melainkan perubahan nyata yang kami tinggalkan bagi masyarakat,” ujar Iftitah kepada awak media di Auditorium Bakom RI, Kompleks Istana Negara, Jakarta, Rabu 12 Agustus 2026.

Dari total 1.476 peserta TEP 2026, sekitar 1.200 orang yang tergabung dalam lebih-kurang 200 tim ditempatkan di Papua. 

Menurut Iftitah, penempatan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah mempercepat pemerataan pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya di kawasan Indonesia timur.

Iftitah mengatakan keberadaan para Patriot harus memberikan manfaat yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. 

Karena itu, keberhasilan program tidak hanya diukur dari kegiatan riset, tetapi juga dari persoalan yang bisa diselesaikan. 

Termasuk teknologi yang dapat diterapkan, peningkatan produktivitas dan pendapatan, serta tumbuhnya usaha dan lapangan kerja.

Menurut Iftitah, pembangunan di Papua harus disesuaikan dengan karakteristik setiap wilayah. Kondisi lahan, cuaca, medan, komoditas unggulan, serta karakter sosial dan budaya masyarakat menjadi pertimbangan dalam menentukan program yang akan dijalankan. 

“Tidak ada pembangunan di tanah air ini yang one size fits all. Sistemnya harus tailor-made. Setiap wilayah memiliki potensi dan persoalan yang berbeda. Karena itu, pendekatannya tidak boleh dipukul rata,” ujarnya.

Pendekatan tersebut, diharapkan membuat pembangunan lebih tepat sasaran. Di wilayah dengan potensi pertanian, misalnya, para Patriot dapat membantu meningkatkan produksi, pengolahan pascapanen, hingga membuka akses pemasaran. 

Sementara itu, di kawasan dengan produk unggulan lokal, pendampingan diarahkan pada peningkatan kualitas, kemasan, kapasitas produksi, dan nilai jual.

Para Patriot ditempatkan di sejumlah kawasan transmigrasi di Papua, antara lain Lereh di Jayapura, Senggi di Keerom, Salor dan Muting di Merauke, Prafi di Manokwari, Momiwaren di Manokwari Selatan. 

Termasuk Werianggi-Werabur di Teluk Wondama, Bomberay-Tomage dan Weri-Saharey di Fakfak, serta Klamono-Segun di Sorong.

Penugasan tersebut melibatkan 10 perguruan tinggi mitra, yakni Institut Teknologi Bandung, Universitas Diponegoro, IPB University dan Universitas Gadjah Mada. 

Universitas Airlangga, Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Universitas Indonesia, Universitas Padjadjaran, Universitas Hasanuddin, dan Universitas Brawijaya. (Redaksi) 

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Ketua TP-PKK Mimika Titip Pesan Tegas: Pengurus Baru Harus Bekerja dengan Hati dan Layani Masyarakat

Ketua TP-PKK Mimika Titip Pesan Tegas: Pengurus Baru Harus Bekerja dengan Hati dan Layani Masyarakat

16 September 2026
60.000 Batang Rokok Diduga Berpita Cukai Palsu Digagalkan di Bandara Sentani

60.000 Batang Rokok Diduga Berpita Cukai Palsu Digagalkan di Bandara Sentani

16 September 2026
Di Tanah Kaya Emas, Kisah Benediktus, Pelajar di Mimika yang Mendulang demi Baju Sekolah

Di Tanah Kaya Emas, Kisah Benediktus, Pelajar di Mimika yang Mendulang demi Baju Sekolah

16 September 2026
Demerina Menangis Saat Hendak Bercerita, Trauma Usai 20 Hari Disandera KKB

Demerina Menangis Saat Hendak Bercerita, Trauma Usai 20 Hari Disandera KKB

16 September 2026
TP-PKK Kuala Kencana Periode 2026-2030 Resmi Dilantik, Ini Fokus Programnya

TP-PKK Kuala Kencana Periode 2026-2030 Resmi Dilantik, Ini Fokus Programnya

16 September 2026
Sopir Lajuran Dilaporkan Tewas di Jalur Wamena-Mbua, Mobil Dibakar

Sopir Lajuran Dilaporkan Tewas di Jalur Wamena-Mbua, Mobil Dibakar

16 September 2026

POPULER

  • Muhammad Ramadhani Meninggal,Keluarga Palang Jalan

    Muhammad Ramadhani Meninggal,Keluarga Palang Jalan

    621 shares
    Bagikan 248 Tweet 155
  • Penikaman di KM 10 Mimika Diduga Dipicu Rokok, Polisi Buru Pelaku

    557 shares
    Bagikan 223 Tweet 139
  • Kronologi Penikaman Ramadhani, Polisi Selidiki Motif

    539 shares
    Bagikan 216 Tweet 135
  • Pria Tewas Berlumuran Darah di SP2 Timika, Polisi Buru 4 Temannya

    528 shares
    Bagikan 211 Tweet 132
  • Polisi Identifikasi Dua DPO Kasus Penembakan Tiga ASN di Jayawijaya

    524 shares
    Bagikan 210 Tweet 131
  • Korban Penyanderaan di Jila Dievakuasi ke Timika, Kapolda: Trauma Masih Terlihat

    521 shares
    Bagikan 208 Tweet 130
  • 20 Hari Bertahan di Hutan, Korban Penyanderaan Jila Akhirnya Dievakuasi ke Timika

    520 shares
    Bagikan 208 Tweet 130
Next Post
Pastikan Prosedur Pemeriksaan Sesuai Standar, Puslabfor Polri Perkuat Akurasi Pembuktian Forensik di Papua

Pastikan Prosedur Pemeriksaan Sesuai Standar, Puslabfor Polri Perkuat Akurasi Pembuktian Forensik di Papua

Semester I Tahun 2026 Terjadi 1.755 Gangguan Kamtibmas di Papua Tengah, Mimika Tertinggi dengan 1.010 Kasus

Semester I Tahun 2026 Terjadi 1.755 Gangguan Kamtibmas di Papua Tengah, Mimika Tertinggi dengan 1.010 Kasus

Lurah Wanagon Apresiasi Kekompakan Warga Sambut HUT ke-81 RI, Kebersihan Jadi Tolok Ukur

Lurah Wanagon Apresiasi Kekompakan Warga Sambut HUT ke-81 RI, Kebersihan Jadi Tolok Ukur

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id