OKSIBIL, Koranpapua.id- Di tengah hamparan wilayah pegunungan yang menjadi garis batas negara, kehadiran prajurit tidak hanya membawa rasa aman.
Para prajurit TNI juga terus berupaya memberikan rasa damai dan kehangatan sehingga masysrakat merasa nyaman di tempat di mana mereka tinggal.
Pada Selasa 23 Juni 2026, Satgas Pasgat Pamtas RI–PNG 2026 Pos Oksibil dipimpin oleh Komandan Pos, Letda Pas Devis Ritonga, melaksanakan kegiatan bakti sosial.
Bersama sepuluh personel yang bertugas, mereka menyalurkan Bansos (bantuan sosial) kepada keluarga‑keluarga yang membutuhkan di lingkungan sekitar pos pengamanan.
Langkah sederhana ini terasa sangat berarti dan menjadi bukti nyata bahwa di perbatasan, TNI senantiasa hadir sebagai saudara yang peduli dan dekat dengan rakyat.
Persiapan dilakukan dengan penuh ketelitian dan keikhlasan. Berbagai kebutuhan pokok untuk menopang kehidupan masyarakat sehari‑hari dibagikan.
Seperti beras, mi instan, telur, minyak goreng, gula, teh, kopi, garam, serta makanan ringan.

Bahan makanan yang disalurkan bukan sekadar daftar kebutuhan, melainkan wujud perhatian nyata.
Dengan satu harapan dapat meringankan beban masyarakat dan membawa senyum di tengah keterbatasan yang dihadapi warga wilayah terpencil.
Kehadiran barisan prajurit yang berjalan tertib namun santun disambut hangat warga. Sesampainya di lokasi kegiatan, suasana terasa penuh kekeluargaan.
Penyerahan dilakukan secara langsung dengan penuh keramahan. Di sela‑sela penyerahan paket bantuan, terjalin percakapan sederhana, di mana para prajurit turut mendengarkan harapan dan cerita warga.
Bagi para penerima, bantuan yang diberikan mungkin tidak seberapa besar nilainya, namun makna di balik itu terasa sangat dalam- sebuah jaminan bahwa mereka tidak sendirian di tanah perbatasan ini.
Letda Pas Devis Ritonga menyampaikan bahwa tugas menjaga kedaulatan wilayah tidak terpisahkan dari tanggung jawab merawat kesejahteraan penduduk yang tinggal di dalamnya.
“Yang kami ingin kehadiran kami terasa menyejukkan. Di sini, kami bukan sekadar penjaga batas, melainkan bagian dari masyarakat,” ungkapnya di hadapan warga.
Menurutnya, setiap bantuan yang diberikan adalah ungkapan rasa terima kasih dan kepedulian, sekaligus penguat ikatan persaudaraan yang tak terputus antara TNI dan masyarakat.
Di tempat yang sulit dijangkau ini, setiap perhatian yang datang membawa harapan baru dan ketenangan batin.
Kegiatan ini menutup hari dengan kesan yang mendalam: bahwa di mana pun Bendera Merah Putih berkibar, di sanalah kebaikan dan perlindungan senantiasa hadir, menyejukkan hati dan menyatukan langkah rakyat bersama prajurit demi keutuhan serta kemajuan tanah air tercinta. (Redaksi)









