ADVERTISEMENT
Sabtu, Mei 30, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Budaya

Dibalik Gencarnya Pemutaran Film Pesta Babi: Mama Yasinta Laporkan Direktur LBH Papua Merauke

Mama Yasinta tidak menanggapi ketika ditanya soal dugaan intimidasi tersebut. Ia menyatakan jika dia sudah mengambil keputusan bekerja di perusahaan untuk merenovasi rumahnya.

30 Mei 2026
0
Dibalik Gencarnya Pemutaran Film Pesta Babi: Mama Yasinta Laporkan Direktur LBH Papua Merauke

Mama Yasinta Moiwend, Salah satu figur dalam Film dokumenter Pesta Babi (foto ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

JAKARTA, Koranpapua.id– Film dokumenter Pesta Babi belakangan ini terus gencar diputar di sejumlah wilayah di Indonesia.

Film itu menyorori pahitnya perjuangan masyarakat adat Papua Selatan yang ruang hidupnya terancam oleh eksploitasi lahan skala besar atas nama Proyek Strategis Nasional (PNS).

ADVERTISEMENT

Film tersebut juga merekam pembukaan jutaan hektar hutan ulayat milik Suku Marid, Yei, Awyu dan Muyu untuk proyek perkebunan kepala sawit, tebu hingga bioethanol.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Sayang di balik gencarnya pemutaran film tersebut, kini salah satu figur yang juga tampil dalam film tersebut, berubah pikiran dan kembali mendukung pelaksanaan PSN.

Baca Juga

SMAMCO Manokwari Menjadi Sekolah Konservasi Pertama di Indonesia dari Tanah Papua

Satgas Yon Parako 466 Pasgat Bantu Distribusi Beras ke Pedalaman Papua Melalui Jalur Udara

Dia adalah Mama Yasinta Moiwend, yang akhirnya memutuskan untuk melaporkan Direktur Lembaga Bantuan Hukum Papua Merauke, Johnny Teddy Wakum ke Kepolisian Daerah Metropolitan Jakarta Raya.

Pelaporan dilakukan tokoh perempuan adat Suku Marind-Anim, Merauke, Papua Selatan itu sehubungan dengan penayangan film dokumenter Pesta Babi.

“Yang kami laporkan ini adalah perorangan. Ada Ketua LBH Merauke, inisialnya JTW,” kata kuasa hukum Yasinta, TS Hamonangan Daulay, kepada awak media di Gedung Direktorat Tindak Pidana Umum Polda Metro Jaya, Jakarta Pusat, Jumat malam, 29 Mei 2026.

Berdasarkan informasi, laporan Mama Yasinta terdaftar dengan nomor LP/B/3843/V/2026/SPKT/Polda Metro Jaya.

Dia menuturkan, JTW diduga melanggar Pasal 65 juncto Pasal 67 Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2022 tentang Pelindungan Data Pribadi.

Yasinta menuturkan, pada 8 April 2026 lalu, seseorang bernama Tigor mengajaknya pergi ke Rumah Retret Susteran Maranatha-Waena di Jayapura untuk menonton film Pesta Babi.

“Pada saat itu, saya tahunya mau potong babi betulan,” ucapnya kepada awak media ketika jeda di Polda Metro Jaya, Jumat, 29 Mei 2026. Ternyata, ia diajak ke sebuah aula untuk menonton film tersebut.

Film itu menampilkan Yasinta sebagai tokoh yang sedang mempertahankan tanah adatnya.

Perempuan paruh baya ini pernah mendapat penghargaan S.K. Trimurti Award 2025 dari Aliansi Jurnalis Independen karena memperjuangkan hak masyarakat adat dalam mempertahankan tanah ulayatnya dari proyek food estate.

Namun, Yasinta tiba-tiba membuat pengakuan jika ia tidak pernah memberikan izin aktivitasnya dijadikan materi film Pesta Babi.

Pengakuan Yasinta yang beredar lewat video di media sosial menjadi perbincangan di tengah derasnya represi pemutaran film Pesta Babi. Ada dugaan pengakuan itu dibuat ketika berada di bawah tekanan.

Mama Yasinta tidak menanggapi ketika ditanya soal dugaan intimidasi tersebut. Ia menyatakan jika dia sudah mengambil keputusan bekerja di perusahaan untuk merenovasi rumahnya.

Menurut dia, ia sudah tidak bergabung dengan lembaga bantuan hukum atau LBH Papua Pusaka yang kerap mengadvokasi perjuangan masyarakat adat. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

SMAMCO Manokwari Menjadi Sekolah Konservasi Pertama di Indonesia dari Tanah Papua

SMAMCO Manokwari Menjadi Sekolah Konservasi Pertama di Indonesia dari Tanah Papua

30 Mei 2026
Dibalik Gencarnya Pemutaran Film Pesta Babi: Mama Yasinta Laporkan Direktur LBH Papua Merauke

Dibalik Gencarnya Pemutaran Film Pesta Babi: Mama Yasinta Laporkan Direktur LBH Papua Merauke

30 Mei 2026
Satgas Yon Parako 466 Pasgat Bantu Distribusi Beras ke Pedalaman Papua Melalui Jalur Udara

Satgas Yon Parako 466 Pasgat Bantu Distribusi Beras ke Pedalaman Papua Melalui Jalur Udara

30 Mei 2026
Dana Otsus Rp12,69 Triliun Tidak Berarti Jika Tanpa Disertai Evaluasi Menyeluruh

Dana Otsus Rp12,69 Triliun Tidak Berarti Jika Tanpa Disertai Evaluasi Menyeluruh

30 Mei 2026
Kebakaran Gereja Katolik Poumako: Polisi Sebut Diduga Akibat Lilin yang Lupa Dipadamkan

Kebakaran Gereja Katolik Poumako: Polisi Sebut Diduga Akibat Lilin yang Lupa Dipadamkan

29 Mei 2026
Konflik Kapiraya Memanas, Kantor Distrik dan 18 Rumah Warga Terbakar

Hindari Bentrok Terulang: Pemprov Papua Tengah Didesak Segera Tuntaskan Persoalan Tapal Batas Kapiraya

29 Mei 2026

POPULER

  • Tahun 2026 ASN Pemprov Papua Tengah Diingatkan Disiplin Waktu dan Tinggalkan Pola Kerja Berbelit-belit

    Pelajar SMP Negeri dan Swasta di Papua Tengah Bebas Biaya Pendidikan, Berlaku Tahun Ini

    709 shares
    Bagikan 284 Tweet 177
  • Peringatan! Kawasan Wisata Kali Wania-Timika Rawan Pemerkosaan dan Perampokan

    563 shares
    Bagikan 225 Tweet 141
  • Dari Kampung ke Jawa, Tiga Taruna Papua Binaan YPMAK Kejar Mimpi di Bidang Kelautan

    554 shares
    Bagikan 222 Tweet 139
  • Pengerusakan Pagar Tanah Keuskupan Timika Diduga Dibeking Oknum Aparat Keamanan

    544 shares
    Bagikan 218 Tweet 136
  • 42 Kepala Daerah di Papua akan Hadiri Deklarasi Eliminasi Tuberkulosis di Kota Sorong

    527 shares
    Bagikan 211 Tweet 132
  • Eskalasi Konflik Terus Terjadi di Papua, DPD RI Sepakat Bentuk Pansus Penanganan Konflik dan Kemanusiaan

    525 shares
    Bagikan 210 Tweet 131
  • Dukung Talenta Anak Muda, Pemkab Nduga Diminta Bangun Fasilitas Olahraga

    523 shares
    Bagikan 209 Tweet 131
Next Post
SMAMCO Manokwari Menjadi Sekolah Konservasi Pertama di Indonesia dari Tanah Papua

SMAMCO Manokwari Menjadi Sekolah Konservasi Pertama di Indonesia dari Tanah Papua

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id