ADVERTISEMENT
Selasa, Oktober 6, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Headline

John NR Gobai Dorong Kampung Nelayan di Mimika, Minta Tidak Dipolitisasi

Dari sisi regulasi, DPR PPT sudah menetapkan Perda tentang Pemberdayaan Nelayan Orang Asli Papua dan akan mendorong fasilitasi ke kementerian terkait.

5 Mei 2026
0
John NR Gobai Dorong Kampung Nelayan di Mimika, Minta Tidak Dipolitisasi

Wakil Ketua IV DPR Papua Tengah, John NR Gobai. (foto: Hayun Nuhuyanan/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id- Wakil Ketua IV DPR Provinsi Papua Tengah (DPR PPT), John NR Gobai, mendorong percepatan pembangunan Kampung Nelayan Terpadu (KNT) di wilayah pesisir Kabupaten Mimika.

KNT nantinya akan dibangun lengkap dengan fasilitas pendukung, termasuk Stasiun Pengisian Bahan Bakar SPBN).

Hal itu sampaikan John Gobai saat hearing bersama Bupati Mimika Johannes Rettob dan Wakil Bupati Mimika Emanuel Kemong.

Hearing yang berlangsung di salah satu hotel di Timika, Selasa 5 Mei 2026, juga dihadiri pimpinan DPR PPT.

Baca Juga

Kasus Investasi Rp1,7 Miliar di Timika, Kuasa Hukum Desak Penyidik Segera Periksa Korban

Pemkab Mimika Siapkan Pemuda Jadi Pemimpin, Tak Boleh Hanya Jadi Penonton Pembangunan

Dalam pertemuan itu, John Gobai menilai kawasan pesisir seperti Pomako memiliki potensi besar di sektor perikanan, namun hingga kini belum didukung infrastruktur yang memadai.

“Kampung nelayan ini program lama. Saya waktu masih di Jayapura (DPR Papua-Red) sudah kita dorong agar di Pomako dan Nabire harus ada kampung nelayan. Saya terinspirasi dengan Muara Angke, bagus sekali,” katanya.

Ia menjelaskan, program ini sebenarnya sudah dirintis sebelum adanya Daerah Otonomi Baru (DOB), tapi tidak berlanjut setelah pemekaran wilayah.

Karena itu, program ini perlu dihidupkan kembali sebab sejalan dengan program nasional Kampung Nelayan Merah Putih yang dicetuskan Presiden Prabowo Subianto.

Meski demikian, John Gobai pada kesempatan itu secara terbuka mengingatkan agar pelaksanaan program ini tidak dipolitisasi.

“Kampung nelayan itu penting. Kita bersyukur karena program Presiden hari ini harus membangun Kampung Nelayan Merah Putih. Jangan dipertentangkan dan dipolitisir karena tidak akan pernah selesai,” ujarnya.

Selain itu, ia juga menyoroti kebutuhan mendesak SPBN di wilayah pesisir. Menurutnya, nelayan di Pomako masih kesulitan mendapatkan BBM.

“Saya suka sekali main ke Pomako. Jadi yang saya ketahui mereka punya persoalan terkait dengan BBM yang sangat terbatas karena memang tidak ada SPBN di sana,” katanya.

John Gobai menegaskan, kampung nelayan yang dimaksud bukan sekadar permukiman, tapi harus jadi pusat ekonomi terpadu.

Adapun fasilitas yang perlu dilengkapi berupa SPBN, pabrik es, dan sistem distribusi hasil tangkap yang lebih rapi.

John Gobai juga mendorong pengelolaan berbasis koperasi dengan melibatkan dinas terkait.

Di sisi lain, John Gobai menyinggung praktik distribusi hasil perikanan yang belum sepenuhnya menguntungkan daerah, termasuk aktivitas transshipment di laut.

Ia berharap ada kebijakan agar sebagian hasil tangkap bisa didaratkan di PPI Pomako. “Emas biru (laut) ini harus bermanfaat bagi orang Mimika. Mereka harus sejahtera karena emas birunya,” pungkasnya.

John Gobai juga mengaitkan program ini dengan filosofi hidup masyarakat pesisir Mimika, yaitu 3S (Sagu, Sampan, Sungai), yang menunjukkan kedekatan masyarakat dengan alam.

Lebih lanjut dikatakan, pembangunan program ini membutuhkan dukungan semua pihak, mulai dari pemerintah daerah, provinsi, hingga masyarakat adat, terutama soal penyediaan lahan.

Dari sisi regulasi, DPR Papua Tengah kata dia juga sudah menetapkan Perda tentang Pemberdayaan Nelayan Orang Asli Papua dan akan mendorong fasilitasi ke kementerian terkait.

“Sekarang kita butuh dukungan dari masyarakat pesisir di Mimika agar emas birunya itu menyejahterakan nelayan,” pungkasnya. (*)

Penulis: Hayun Nuhuyanan

Editor: Marthen LL Moru

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Gereja Santo Fransiskus Asisi SP2 Tomage Diberkati, Umat Fakfak Diminta Rawat Satu Tungku Tiga Batu

Gereja Santo Fransiskus Asisi SP2 Tomage Diberkati, Umat Fakfak Diminta Rawat Satu Tungku Tiga Batu

5 Oktober 2026
Kasus Investasi Rp1,7 Miliar di Timika, Kuasa Hukum Desak Penyidik Segera Periksa Korban

Kasus Investasi Rp1,7 Miliar di Timika, Kuasa Hukum Desak Penyidik Segera Periksa Korban

5 Oktober 2026
Pemkab Mimika Siapkan Pemuda Jadi Pemimpin, Tak Boleh Hanya Jadi Penonton Pembangunan

Pemkab Mimika Siapkan Pemuda Jadi Pemimpin, Tak Boleh Hanya Jadi Penonton Pembangunan

5 Oktober 2026
Cerita, Tarian hingga Kuliner Amungme-Kamoro Ramaikan Festival Budaya Mimika

Cerita, Tarian hingga Kuliner Amungme-Kamoro Ramaikan Festival Budaya Mimika

5 Oktober 2026
29 Sekolah Dilibatkan, Mimika Siapkan Generasi Muda Jadi Penjaga Budaya Amungme-Kamoro

29 Sekolah Dilibatkan, Mimika Siapkan Generasi Muda Jadi Penjaga Budaya Amungme-Kamoro

5 Oktober 2026
Keributan Pelajar Berujung Bentrokan Warga Dua Kampung di Mimika Timur Jauh

Keributan Pelajar Berujung Bentrokan Warga Dua Kampung di Mimika Timur Jauh

5 Oktober 2026

POPULER

  • Anggota Satgas TNI Ditemukan Tewas di Kuala Kencana, Ada Luka Tembak di Dada

    Anggota Satgas TNI Ditemukan Tewas di Kuala Kencana, Ada Luka Tembak di Dada

    597 shares
    Bagikan 239 Tweet 149
  • Massa KNPB Geruduk DPRK Mimika, Bawa Sejumlah Tuntutan

    582 shares
    Bagikan 233 Tweet 146
  • Maikel Edwar Tewas, Irvan Patah Tangan dalam Kecelakaan di Jalan Budi Utomo Ujung Timika

    562 shares
    Bagikan 225 Tweet 141
  • Dinkes Mimika Terbitkan Edaran Kabut Asap, Perkuat Kewaspadaan ISPA

    558 shares
    Bagikan 223 Tweet 140
  • Jasad Pria Tanpa Identitas Ditemukan di Dalam Honda Brio di Kuala Kencana

    555 shares
    Bagikan 222 Tweet 139
  • Bantah Disebut Hoaks, Kepala BPBD Mimika Ungkap Fakta Air Hujan Berwarna Hitam

    548 shares
    Bagikan 219 Tweet 137
  • KNPB Bawa Tuntutan Konflik Papua hingga Referendum ke DPRK Mimika, Begini Respons DPRK

    537 shares
    Bagikan 215 Tweet 134
Next Post
Jalan Poros Timika-Mapurujaya Kembali Memakan Korban, Seorang Wiraswasta Tewas di TKP

Jalan Poros Timika-Mapurujaya Kembali Memakan Korban, Seorang Wiraswasta Tewas di TKP

Belum Ada Hasil Evaluasi, 133 Kepala Kampung di Mimika Diminta Tetap Aktif Bekerja

Belum Ada Hasil Evaluasi, 133 Kepala Kampung di Mimika Diminta Tetap Aktif Bekerja

Pemkab Mimika Prioritaskan Konektivitas Wilayah: Hubungkan Pusat Pertumbuhan, Soroti  Limbah Tailing 200.000 Ton Per Hari

Pemkab Mimika Prioritaskan Konektivitas Wilayah: Hubungkan Pusat Pertumbuhan, Soroti  Limbah Tailing 200.000 Ton Per Hari

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id