JAYAPURA, Koranpapua.id– Sebanyak 95 gram ganja kering berhasil digagalkan pengirimannya ke Kabupaten Mimika melalui Bandara Sentani Jayapura, Minggu 2 Agustus 2026.
Narkotika tersebut ditemukan saat pemeriksaan barang di area kargo oleh personel Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pasgat Pamtas) RI–PNG bersama petugas keamanan bandara.
Ganja tersebut ditemukan saat proses pemeriksaan barang menggunakan mesin X-Ray di Pajajaran Cargo sekitar pukul 07.46 WIT. Operator X-Ray mendeteksi sebuah paket mencurigakan, kemudian melaporkannya kepada petugas keamanan bandara untuk dilakukan pemeriksaan bersama.
Pemeriksaan manual yang dilakukan personel Satgas Pasgat Pos Jayapura bersama unsur Pom AU, Intelijen Lanud, dan Polsek Bandara Sentani menemukan sembilan bungkus plastik berisi ganja kering dengan berat total sekitar 95 gram.
Barang haram itu disembunyikan secara berlapis di dalam paket menggunakan karung, plastik hitam, kardus, hingga kertas kado yang dilakban rapat.
Berdasarkan dokumen pengiriman, paket tersebut dikirim dari Abepura, Kota Jayapura, melalui jasa pengiriman JNT Sentani dan diteruskan oleh PT Lionel Jaya Logistik.
Paket rencananya diberangkatkan menuju Timika menggunakan pesawat Lion Air penerbangan JT0985.
Identitas pengirim hanya tercantum dengan inisial “P” tanpa nomor telepon. Sementara penerima tercatat berinisial LB yang beralamat di Jalan Kartini Ujung, Kelurahan Otomona, Distrik Mimika Baru, Kabupaten Mimika.
Komandan Pos Jayapura Satgas Pasgat Pamtas RI–PNG 2026, Letda Pas Galih Apriyanto, mengatakan barang bukti beserta dokumen pendukung telah diserahkan kepada Polsek Bandara Sentani untuk penyelidikan dan proses hukum lebih lanjut.
“Keberhasilan ini menjadi bukti ketelitian dan kewaspadaan yang harus terus dijaga,” ujar Galih Senin 3 Agustus 2026.
Ia menegaskan Satgas Pasgat Pos Jayapura akan terus memperketat pengawasan di setiap titik pemeriksaan di Bandara Sentani.
“Dengan seluruh unsur aparat keamanan dan intelijen guna memutus jalur peredaran narkotika di wilayah Bandara Sentani maupun rute penerbangan selanjutnya,” pungkasnya. (Redaksi)







