ADVERTISEMENT
Sabtu, Mei 16, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Papua Tengah Mimika

Kantor Pemerintahan Sepi di Hari Pertama WFH, Pelayanan Publik Mimika Tetap Berjalan

“Kami di Dinas Kesehatan sudah mulai menjalankan kebijakan yang disampaikan oleh Bapak Bupati. Tujuannya pemberlakuan WFH agar pelayanan pemerintahan tetap berjalan dengan baik”.

10 April 2026
0
Kantor Pemerintahan Sepi di Hari Pertama WFH, Pelayanan Publik Mimika Tetap Berjalan

Kantor Pusat Pemerintahan Kabupaten Mimika. (foto: Hayun Nuhuyanan /koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id– Suasana Kantor Pusat Pemerintahan Kabupaten Mimika terpantau sepi pada hari pertama penerapan kebijakan Work From Home (WFH), Jumat 10 April 2026.

Kondisi ini berbeda dibandingkan hari kerja biasanya yang cenderung ramai.

ADVERTISEMENT

Berdasarkan pantauan di lapangan, area parkir kendaraan masih kosong.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Aktivitas di sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di kawasan SP3 juga terlihat lengang, dengan hanya beberapa pegawai yang masuk kantor.

Baca Juga

Bentrok Antarsuku di Wamena: Dua Tewas Belasan Terluka, Tiga SSK Brimob Diterjunkan Antisipasi Bentrok Susulan

Pangkogabwilhan III: Dua Ribu Tanaman Ganja Ditemukan, OPM Paksa Warga Budidaya di Pekarangan Rumah

Meski demikian, pelayanan publik di sejumlah instansi tetap berjalan normal, salah satunya di Dinas Kesehatan.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika, Godfried Maturbongs, mengatakan bahwa pihaknya mulai menerapkan kebijakan WFH sesuai arahan Bupati Mimika.

Plt, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika, Godfried Maturbongs. (foto: Hayun Nuhuyanan/koranpapua.id)

“Kami di Dinas Kesehatan sudah mulai menjalankan kebijakan yang disampaikan oleh Bapak Bupati. Tujuannya pemberlakuan WFH agar pelayanan pemerintahan tetap berjalan dengan baik, khususnya bagi pejabat eselon II dan III,” ujarnya kepada koranpapua.id, Jumat 10 April 2026.

Menurutnya, tujuannya pemberlakuan WFH agar pelayanan pemerintahan tetap berjalan dengan baik, khususnya bagi pejabat eselon II dan III.

Ia menjelaskan, meskipun sebagian pegawai, termasuk pejabat eselon IV dan staf pelaksana bekerja dari rumah, koordinasi tetap berjalan efektif melalui komunikasi jarak jauh.

“Ketika kami membutuhkan data atau dokumen, kami bisa langsung berkomunikasi melalui telepon. Respons dari teman-teman yang bekerja dari rumah juga sangat baik, sehingga pelayanan tetap berjalan lancar,” katanya.

Menurutnya, pada hari pertama pelaksanaan WFH belum ditemukan kendala berarti.

Jika pun ada hambatan, masih dapat diatasi dengan baik karena para pegawai dinilai sudah siap menjalankan sistem kerja baru tersebut.

“Ini memang hari pertama, jadi masih tahap penyesuaian. Namun sejauh ini tidak terlalu terasa kendalanya karena komunikasi tetap terjaga. Bahkan, ada pegawai yang datang langsung ke kantor jika diperlukan,” tambahnya.

Untuk memastikan efektivitas kerja dari rumah, pihaknya tengah menyiapkan sejumlah strategi.

Di antaranya pemanfaatan teknologi komunikasi berupa video call, zoom meeting, serta penggunaan google gorm untuk mengatur jadwal konsultasi antara pegawai dan pimpinan.

Selain itu, sistem absensi juga mulai diarahkan ke metode daring, meskipun masih dalam tahap uji coba.

Jam kerja bagi pegawai yang tetap masuk kantor diberlakukan normal, yakni pukul 08.00 hingga 15.00 WIT.

“Ke depan, kami akan terus menyempurnakan sistem ini agar pegawai yang bekerja dari rumah tetap disiplin dan produktif sesuai regulasi yang berlaku,” tutupnya.

Sementara itu, OPD yang berkaitan langsung dengan pelayanan publik tetap diwajibkan beroperasi dari kantor.

Suasana pelayanan di Kantor Bapenda Mimika. (foto: Hayun Nuhuyanan/koranpapua.id)

Sejumlah sektor penting seperti Kesehatan administrasi kependudukan tetap menjadi prioritas.

Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) yang berada di Mal Pelayanan Publik (MPP), serta Badan Pendapatan Daerah (Bappenda), terpantau tetap memberikan pelayanan seperti biasa kepada masyarakat. (*)

Penulis: Hayun Nuhuyanan

Editor: Marthen LL Moru

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Fakfak Berbenah Sambut Perayaan 132 Tahun Misi Katolik di Tanah Papua

Fakfak Berbenah Sambut Perayaan 132 Tahun Misi Katolik di Tanah Papua

16 Mei 2026
Bentrok Antarsuku di Wamena: Dua Tewas Belasan Terluka, Tiga SSK Brimob Diterjunkan Antisipasi Bentrok Susulan

Bentrok Antarsuku di Wamena: Dua Tewas Belasan Terluka, Tiga SSK Brimob Diterjunkan Antisipasi Bentrok Susulan

16 Mei 2026
Pangkogabwilhan III: Dua Ribu Tanaman Ganja Ditemukan, OPM Paksa Warga Budidaya di Pekarangan Rumah

Pangkogabwilhan III: Dua Ribu Tanaman Ganja Ditemukan, OPM Paksa Warga Budidaya di Pekarangan Rumah

16 Mei 2026
Larangan Pemutaran Film Pesta Babi, Ini Pernyataan Kapendam XVII/Cenderawasih

Larangan Pemutaran Film Pesta Babi, Ini Pernyataan Kapendam XVII/Cenderawasih

16 Mei 2026
Pemda se-Tanah Papua Diinstruksikan Segera Rampungkan APBD dan RAP Otsus 2026

Tanggapi Pernyataan Kepala Daerah di Papua, Wamendagri: Tidak Ada Pemotongan Dana Otsus

16 Mei 2026
Bus Terbalik Masuk Parit, Sopir Dilarikan ke RSUD Mimika

Bus Terbalik Masuk Parit, Sopir Dilarikan ke RSUD Mimika

16 Mei 2026

POPULER

  • Bupati Johannes Rettob Teken SK Perpanjangan Jabatan 133 Kepala Kampung di Mimika

    Bupati Johannes Rettob Teken SK Perpanjangan Jabatan 133 Kepala Kampung di Mimika

    964 shares
    Bagikan 386 Tweet 241
  • Enam Gubernur dan 42 Bupati se-Papua Raya Kumpul di Timika, Ini yang Dibahas

    578 shares
    Bagikan 231 Tweet 145
  • Dana Desa 133 Kampung di Mimika Belum Cair, Bakri Athoriq: Tunggu Pengukuhan Kepala Kampung

    558 shares
    Bagikan 223 Tweet 140
  • Anggota KKB Nopison Ditembak Mati, Ini Perjelasan Kapolda Papua Tengah Brigjen Jermias Rontini

    554 shares
    Bagikan 222 Tweet 139
  • Panik Saat Belok, Pikap Angkut Puluhan Galon Terjun ke Parit di Timika

    684 shares
    Bagikan 274 Tweet 171
  • Polisi di Timika Lakukan Penyelidikan Misteri Kematian Pria di Bawah Truk

    526 shares
    Bagikan 210 Tweet 132
  • Kasus Dugaan Korupsi Rp28 Miliar di KPU Mimika, Polisi Kumpulkan Data Tambahan

    522 shares
    Bagikan 209 Tweet 131
Next Post
Pemkab Mimika dan DPRK Sepakati Pembangunan Gedung C2 RSUD Senilai Rp242 Miliar

Pemkab Mimika dan DPRK Sepakati Pembangunan Gedung C2 RSUD Senilai Rp242 Miliar

Papua Bukan Tanah Kosong: Kami Merasa Seperti Anak Domba Kehilangan Induk di Negeri Sendiri

Papua Bukan Tanah Kosong: Kami Merasa Seperti Anak Domba Kehilangan Induk di Negeri Sendiri

Jaga Keamanan Obvitnas, Korpasgat Supadio Lakukan Pemeriksaan Ketat di Bandara Nabire

Jaga Keamanan Obvitnas, Korpasgat Supadio Lakukan Pemeriksaan Ketat di Bandara Nabire

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id