TIMIKA, Koranpapua.id– Para pejabat di Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mimika yang dilantik, Rabu 11 Maret 2026 lalu, kini siap melaksanakan tugas.
Ini setelah Pemkab Mimika menggelar Serah Terima Jabatan (Sertijab) Pimpinan Tinggi Pratama dan Pejabat Administrator, Selasa 17 Maret 2026.
Sertijab yang berlangsung di Kantor BPKAD Mimika, dipimpin oleh Emanuel Kemong, Wakil Bupati Mimika yang didampingi Abraham Kateyau, Pj Sekda Mimika.
Wakil Bupati Emanuel Kemong dalam arahannya menegaskan bahwa rotasi jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi pemerintahan.
Adapun tujuan dari rotasi jabatan untuk meningkatkan kinerja dan kualitas pelayanan aparatur pemerintah untuk masyarakat.
“Ini bukan sekadar pergantian jabatan, tetapi bagian dari upaya penyegaran organisasi,” ujarnya.

Emanuel menjelaskan, seluruh jabatan yang diemban oleh Aparatur Sipil Negara (ASN) merupakan amanah.
Karena itu harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab, integritas, dan dedikasi tinggi kepada masyarakat Mimika.
Kepada para pejabat yang baru dilantik, Emanuel berharap agar kepercayaan yang diberikan dapat dijawab dengan kinerja nyata.
“Saya berharap saudara dapat bekerja secara cepat, tepat, dan berorientasi pada hasil, serta mampu meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” katanya.
Ia juga menekankan pentingnya adaptasi di lingkungan kerja baru, pemahaman terhadap tugas dan fungsi, serta membangun komunikasi yang baik dengan seluruh jajaran.
Selain itu, pejabat baru didorong untuk menghadirkan inovasi dalam meningkatkan pelayanan publik di setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Pada kesempatan itu, secara khusus Emanuel juga menyoroti peran ASN Orang Asli Papua (OAP) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Mimika agar terus diberi ruang untuk berkembang dan berinovasi.
“Kita sebagai pimpinan harus hadir sebagai orang tua, merangkul, membimbing, dan memberikan ruang bagi mereka untuk tumbuh dan berkembang,” tegasnya.
Kepada pejabat lama, Emanuel meminta agar tetap menjaga komunikasi yang baik dengan pemerintah daerah, serta memberikan masukan konstruktif guna mendukung kinerja pejabat yang baru.
Menanggapi adanya dinamika dan ketidakpuasan pasca pelantikan, termasuk aksi protes yang sempat terjadi, Emanuel menilai hal tersebut sebagai bagian dari proses organisasi yang wajar.
“Setiap perubahan pasti ada yang puas dan tidak puas. Itu hal biasa. Yang penting kita semua harus berlapang dada dan tetap menjaga kebersamaan,” pesannya.
Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah akan terus membuka ruang dialog dan merangkul seluruh pihak demi menjaga stabilitas serta meningkatkan kinerja pemerintahan.
“Kami hadir sebagai orang tua bagi semua ASN, untuk merangkul dan memastikan semua bisa berjalan bersama membangun daerah,” tutupnya.
Adapun sejumlah pejabat yang mengikuti sertijab, antara lain:
*Kepala Bappeda: dari Yohanna Paliling kepada Septinus Timang.
*Kepala Kesbangpol dari Alfasia kepada Rony Marjen
*Kepala Dinas Pendidikan: dari Jenni O. Usmani kepada Anton Welerubun.
*Kepala Dinas Ketahanan Pangan dari Yulius Koga kepada Gat Tebay.
*Kepala Dinas Kesehatan dari Reynold Ubra kepada Golfrid Maturbongs (Plt).
*Kepala Dinas Perhubungan: dari Jania Basir kepada Alfasia (Plt).
*Kepala Dinas Perikanan: dari Antonius Welerubun kepada Kelemen Ohoilulin (Plt).
*Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan dari Sabelina Fitriani kepada Ema Kornolia Korwa (Plt).
*Sekretaris DPRK Mimika, dari Gat Tebay kepada Sriyanti Ramping (Plt)
*Direktur RSUD Mimika, dari dr. Antonius Pasulu kepada dr. Faustina Elena Burba.
*Kepala Bagian Tata Pemerintahan dari Dedi Dahmukdi Paokuma kepada Evert Lukas Hindom. (*)
Penulis: Hayun Nuhuyanan
Editor: Marthen LL Moru










