ADVERTISEMENT
Kamis, April 30, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Hukrim Info Terkini

Satgas ODC-2026 Bongkar Jaringan Pasokan Senjata untuk KKB, Lima Orang Jadi Tersangka

Saat ini Satgas ODC masih melakukan pengembangan untuk mengungkap jaringan yang lebih luas, termasuk memburu pihak yang diduga sebagai pemasok senjata dalam jaringan tersebut.

14 Maret 2026
0
Satgas ODC-2026 Bongkar Jaringan Pasokan Senjata untuk KKB, Lima Orang Jadi Tersangka

Ratusan butir amunisi berbagai kaliber, dan magazen senjata yang diamankan polisi. (foto:ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

JAYAPURA, Koranpapua.id– Satgas Operasi Damai Cartenz (ODC)- 2026 bersama Polda Papua mengungkap jaringan transaksi senjata api dan amunisi yang diduga akan dipasok kepada Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di wilayah Yalimo dan Yahukimo.

Dalam operasi yang dilakukan pada Kamis 12 Maret 2026 di Kota Jayapura dan Kabupaten Jayapura, aparat mengamankan delapan orang beserta sejumlah barang bukti.

ADVERTISEMENT

Adapun barang bukti yang diamankan yakni, satu pucuk senjata api rakitan laras panjang, 298 butir amunisi berbagai kaliber, lima magazen senjata, beberapa telepon genggam, serta tas dan dokumen identitas.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Dari delapan orang yang diamankan, lima orang telah ditetapkan sebagai tersangka setelah gelar perkara pada 13 Maret 2026.

Baca Juga

Ketua MRP PPT Serukan Hentikan Perang Adat di Mimika, Sudah Korbankan 16 Nyawa

TNI Tembak Mati Jeki Murib, Komandan OPM Otak Pembunuhan Karyawan Freeport Simson Mulia

Mereka adalah SP (38) yang berperan sebagai pencari sekaligus pembeli senjata api rakitan dan amunisi serta OB (22) alias Bakuru sebagai penyumbang dana sekitar Rp122 juta.

Tersangka lainnya, YP (35) yang menyumbang dana Rp13 juta untuk pembelian amunisi, M-K-M (39) yang bertugas membantu mempertemukan pembeli dan penjual, serta DK (35) sebagai perantara transaksi.

Sementara tiga orang lainnya masih berstatus saksi karena perannya masih didalami penyidik.

Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, senjata api dan amunisi tersebut diduga akan disalurkan kepada KKB di wilayah Yalimo dan Yahukimo.

Para pelaku menggunakan modus mengutus beberapa orang dari wilayah pegunungan ke Jayapura untuk mencari penjual senjata, kemudian mengumpulkan dana secara bersama-sama untuk membeli persenjataan.

Kasatgas Humas ODC-2026, Kombes Pol. Yusuf Sutejo, menegaskan pihaknya masih terus mengembangkan kasus tersebut.

“Satgas ODC akan terus melakukan pengembangan kasus ini untuk mengungkap jaringan yang lebih luas, termasuk menelusuri sumber senjata dan amunisi ilegal yang masuk ke wilayah Papua,” ujar Yusuf dalam keterangannya, Sabtu 14 Maret 2026.

Menurutnya, langkah ini dilakukan sebagai upaya untuk memutus rantai suplai senjata kepada kelompok kriminal bersenjata.

Sementara itu, Kepala ODC-2026, Brigjen Pol. Faizal Ramadhani, mengimbau masyarakat tidak terlibat dalam aktivitas ilegal.

“Kami mengimbau kepada masyarakat untuk tidak terlibat dalam aktivitas ilegal seperti perdagangan senjata api dan amunisi karena hal tersebut dapat berdampak serius terhadap keamanan dan ketertiban masyarakat,” kata Faizal.

Wakaops Damai Cartenz 2026, Kombes Pol. Adarma Sinaga, juga mengajak masyarakat membantu aparat keamanan.

Saat ini Satgas ODC masih melakukan pengembangan untuk mengungkap jaringan yang lebih luas, termasuk memburu pihak yang diduga sebagai pemasok senjata dalam jaringan tersebut. (*)

Penulis: Hayun Nuhuyanan

Editor: Marthen LL Moru

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Ketua MRP PPT Serukan Hentikan Perang Adat di Mimika, Sudah Korbankan 16 Nyawa

Ketua MRP PPT Serukan Hentikan Perang Adat di Mimika, Sudah Korbankan 16 Nyawa

29 April 2026
Insiden Tewasnya 15 Warga Sipil di Puncak Perlu Investigasi Independen

Insiden Tewasnya 15 Warga Sipil di Puncak Perlu Investigasi Independen

29 April 2026
Pempus Perkuat Intervensi Kesehatan, 12% ODHA di Indonesia Berada di Tanah Papua

Pempus Perkuat Intervensi Kesehatan, 12% ODHA di Indonesia Berada di Tanah Papua

29 April 2026
Pagelaran Seni Budaya Papua Resmi Dibuka, Dimeriahkan 10 Grup Yospan dan Dance Modern

Pagelaran Seni Budaya Papua Resmi Dibuka, Dimeriahkan 10 Grup Yospan dan Dance Modern

29 April 2026
TNI Tembak Mati Jeki Murib, Komandan OPM Otak Pembunuhan Karyawan Freeport Simson Mulia

TNI Tembak Mati Jeki Murib, Komandan OPM Otak Pembunuhan Karyawan Freeport Simson Mulia

29 April 2026
Tiga Hari Kedepan Masih Berpotensi Hujan, Distrik Tembagapura Rawan Longsor

Tiga Hari Kedepan Masih Berpotensi Hujan, Distrik Tembagapura Rawan Longsor

29 April 2026

POPULER

  • Akses Masuk ke Halaman Gereja Katedral Timika Diperketat, Ini Alasannya

    Akses Masuk ke Halaman Gereja Katedral Timika Diperketat, Ini Alasannya

    554 shares
    Bagikan 222 Tweet 139
  • Sekuriti Hotel Rylich Panorama Tewas Ditikam OTK

    546 shares
    Bagikan 218 Tweet 137
  • 30 Personel Brimob Dikerahkan Kejar Buronan Kasus Pembunuhan Dua Marinir

    538 shares
    Bagikan 215 Tweet 135
  • MRP-PPT Bukan Bawahan Gubernur, Agustinus: Perlu Perhatikan Etika dan Jangan Saling Menjatuhkan

    537 shares
    Bagikan 215 Tweet 134
  • YLBH Papua Tengah Kecam Oknum TNI Masuk Ruang Privat Pastor Paroki Katedral Timika

    528 shares
    Bagikan 211 Tweet 132
  • TNI Tembak Mati Jeki Murib, Komandan OPM Otak Pembunuhan Karyawan Freeport Simson Mulia

    520 shares
    Bagikan 208 Tweet 130
  • Sempat Melawan, DPO KKB Penembak Warga Sipil Diringkus di Timika

    520 shares
    Bagikan 208 Tweet 130
Next Post
Dinas Ketahanan Pangan Mimika Gelar Gerakan Pangan Murah, Distributor Tidak Boleh Naikkan Harga Melebihi HET

Dinas Ketahanan Pangan Mimika Gelar Gerakan Pangan Murah, Distributor Tidak Boleh Naikkan Harga Melebihi HET

Yulia Amisim Lantang Bersuara, Desak Bupati Mimika Segera Tunjuk Sekwan Definitif

Yulia Amisim Lantang Bersuara, Desak Bupati Mimika Segera Tunjuk Sekwan Definitif

Masyarakat Tidak Perlu Kuatir Kekosongan Minyak Tanah, Pertamina Ekstra Dropping 1,3 Juta Liter, Termasuk Mimika

Masyarakat Tidak Perlu Kuatir Kekosongan Minyak Tanah, Pertamina Ekstra Dropping 1,3 Juta Liter, Termasuk Mimika

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id