ADVERTISEMENT
Kamis, Juli 23, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Budaya

PGI dan YCWS Tandatangani MoU, Bangun Sinergitas untuk Papua

Humanitarian Outreach to Need Assistance Initiative (HONAI), yaitu suatu inisiatif bantuan kemanusiaan bagi para pengungsi internal yang sedang membutuhkan bantuan.

4 Maret 2026
0
PGI dan YCWS Tandatangani MoU, Bangun Sinergitas untuk Papua

Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia (PGI) bersama Yayasan Cita Wadah Swadaya (YCWS) melakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dalam rangka sinergitas membangun Papua (foto:ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

JAKARTA, Koranpapua.id- Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia (PGI) bersama Yayasan Cita Wadah Swadaya (YCWS) melakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dalam rangka sinergitas membangun Papua.

Penadantanganan dilakukan oleh Sekretaris Umum PGI, Pdt. Darwin Darmawan dan Direktur Eksekutif YCWS, Dino Satria di Ruang Rapat Lantai 2 Graha Oikoumene, Jakarta Selasa 3 Maret 2026.

ADVERTISEMENT

Untuk diketahui, YCWS adalah sebuah NGO yang berdiri pada Agustus 2024. YCWS dibangun di atas warisan yang kaya dan pengalaman puluhan tahun dari Church World Service (CWS) dan telah hadir di Indonesia sejak 1960-an.

Advertisement. Scroll to continue reading.

YCWS merupakan badan hukum baru yang terdaftar secara lokal yang melanjutkan warisan ini, didukung oleh tim yang berpengalaman dan kemitraan yang kuat di seluruh negeri.

Baca Juga

Festival Budaya Nasional di Lombok: Pemkab Gelontorkan Rp2,5 Miliar Dukung Persiapan Sanggar Seni di Mimika

Ironis! Depan Kantor BPKAD Mimika Disulap Jadi Tempat Pembuangan Sampah Liar

Kepala Biro Papua PGI, Pdt. Ronald R. Tapilatu mengatakan,  penandatanganani ini khusus mendukung program-program Biro Papua PGI, terkait pelatihan dukungan psikososial bagi pengerja-pengerja gereja yang melayani di daerah konflik.

“Kegiatan ini akan dilaksanakan di Papua pada bulan April nanti, dan saat ini kita sedang mempersiapkan modulnya,” ujarnya seperti dikutip media ini, Rabu 4 Maret 2026.

Program ini, lanjut Pdt. Ronald Tapilatu, merupakan kegiatan tahap pertama dari tiga kegiatan yang akan dilaksanakan Biro Papua PGI.

“Tahap pertama di Timika. Tapi sebenarnya ada tiga titik yaitu Timika, Wamena dan Sorong. Sorong mewakili Papua Barat Daya, Timiki mewakili Papua Tengah, dan Wamena mewakili Papua Pegunungan,” jelasnya.

Setelah dievaluasi program pertama dinyatakan sukses maka akan lanjut ke wilayah Sorong dan Wamena. “Jadi ditentukan sukses tidaknya program pertama ini,” tandasnya.

Pada kesempatan itu, Ketua Umum PGI, Pdt. Jakclevyn Fritz Manuputty menegaskan bahwa PGI memiliki perhatian yang dalam terhadap persoalan di Papua.

Menurutnya, persoalan Papua memang membutuhkan upaya lebih terhadap meningkatnya eskalasi krisis kemanusiaan maupun lingkungan di daerah tersebut.

“Sebab itu banyak simpul yang harus (coba) didorong untuk bergerak simultan dan menggaungkan masalah Papua. Sebab itu kami berterimakasih untuk kerjasama ini,” ungkap Pdt. Jacky Manuputty.

Disampaikan pula, PGI telah membidani berdirinya HONAI (Humanitarian Outreach to Need Assistance Initiative), yaitu suatu inisiatif bantuan kemanusiaan bagi para pengungsi internal yang sedang membutuhkan bantuan.

Hal ini merupakan upaya yang dilakukan oleh para pimpinan gereja di Papua untuk mengatasi krisis kemanusiaan yang sedang terjadi di wilayah konflik Papua.

“HONAI ini merupakan sekretariat bersama bagi gereja-gereja di Papua yang melayani di wilayah konflik,”, tandasnya.

Pdt. Darwin Darmawan juga berkesempatan menyampaikan rasa syukur dan mengapresiasi terlaksananya penandatanganan MoU ini.

“Kami menyampaikan terimakasih karena YCWS mau berjalan bersama PGI dalam merespon sebagian kecil dari persoalan yang ada di Papua. Karena ini program pertama maka perlu dikawal, diperhatian dan dievaluasi dengan baik,” ujarnya. (Redaksi)

 

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

KPU Mimika Perkuat Validasi Data Pemilih di TPS Khusus Freeport, Mobilitas Ribuan Karyawan Jadi Tantangan Utama

Festival Budaya Nasional di Lombok: Pemkab Gelontorkan Rp2,5 Miliar Dukung Persiapan Sanggar Seni di Mimika

22 Juli 2026
KPU Mimika Perkuat Validasi Data Pemilih di TPS Khusus Freeport, Mobilitas Ribuan Karyawan Jadi Tantangan Utama

Harga Bahan Bangunan di Timika Melonjak, Pemilik Toko Mengeluh Omzet Turun Drastis

22 Juli 2026
KPU Mimika Perkuat Validasi Data Pemilih di TPS Khusus Freeport, Mobilitas Ribuan Karyawan Jadi Tantangan Utama

KPU Mimika Perkuat Validasi Data Pemilih di TPS Khusus Freeport, Mobilitas Ribuan Karyawan Jadi Tantangan Utama

22 Juli 2026
Ratusan Buruh Sawit di Iwaka-Mimika Mengadu Tiga Bulan Hidup Tanpa Listrik, Upah Rp100 Ribu Sehari

Lemasa Ingatkan PT KBV Perhatihan Keluhan Ratusan Karyawan, Siap Demo Susulan dengan Jumlah Besar

22 Juli 2026
Menjaga Negeri, Mencerdaskan Generasi: Satgas Pasgat Hadir Membawa Harapan di Perbatasan Bomakia

Menjaga Negeri, Mencerdaskan Generasi: Satgas Pasgat Hadir Membawa Harapan di Perbatasan Bomakia

22 Juli 2026
Ironis! Depan Kantor BPKAD Mimika Disulap Jadi Tempat Pembuangan Sampah Liar

Ironis! Depan Kantor BPKAD Mimika Disulap Jadi Tempat Pembuangan Sampah Liar

22 Juli 2026

POPULER

  • Kemenkeu Soroti Penggunaan Dana Transfer di Mimika, Laporan akan Dicocokkan dengan Fakta Lapangan

    Kemenkeu Soroti Penggunaan Dana Transfer di Mimika, Laporan akan Dicocokkan dengan Fakta Lapangan

    902 shares
    Bagikan 361 Tweet 226
  • Terekam CCTV! Aksi Begal di SP2 Timika, IRT Terjatuh hingga Kepalanya Membentur Aspal

    633 shares
    Bagikan 253 Tweet 158
  • Pabrik Daur Ulang Sampah DLH Mimika: Dua Tahun Beroperasi, Produksi Belum Dijual, Satu Mesin Menganggur

    564 shares
    Bagikan 226 Tweet 141
  • 33 Siswa SMKN 6 Mimika PKL di Delapan Industri, Albertus Alto: Ini Langkah Awal Cetak Tenaga Kerja Profesional

    555 shares
    Bagikan 222 Tweet 139
  • Konflik Bersenjata Papua: Gereja-gereja Kompak Bersuara, Desak Pemerintah Buka Jalur Dialog, bukan Militerisasi

    553 shares
    Bagikan 221 Tweet 138
  • Kemenkeu Evaluasi Penggunaan Dana Ratusan Miliar di Mimika, Fokus pada Layanan Kesehatan dan Infrastruktur

    576 shares
    Bagikan 230 Tweet 144
  • Panitia MPLS Resmi Serahkan 67 Siswa Baru ke SMKN 6 Mimika

    540 shares
    Bagikan 216 Tweet 135
Next Post
Sempat Diamankan karena Diduga Kelompok Bersenjata, Enam Warga Sipil Dibebaskan

Sempat Diamankan karena Diduga Kelompok Bersenjata, Enam Warga Sipil Dibebaskan

YPMAK Serahkan Empat Kunci Kios Kelontong, Dorong Peningkatan Ekonomi Amungme dan Kamoro

YPMAK Serahkan Empat Kunci Kios Kelontong, Dorong Peningkatan Ekonomi Amungme dan Kamoro

Yorrys Raweyai Kunjungi Polda Papua Tengah, Wakapolda Sampaikan Minim Infrastruktur Kepolisian

Yorrys Raweyai Kunjungi Polda Papua Tengah, Wakapolda Sampaikan Minim Infrastruktur Kepolisian

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id