ADVERTISEMENT
Selasa, April 21, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Budaya

YPMAK Serahkan Empat Kunci Kios Kelontong, Dorong Peningkatan Ekonomi Amungme dan Kamoro

“Terima kasih kepada Direktur YPMAK dan seluruh jajaran. Semoga melalui bantuan kios ini kami bisa meningkatkan ekonomi keluarga”.

5 Maret 2026
0
YPMAK Serahkan Empat Kunci Kios Kelontong, Dorong Peningkatan Ekonomi Amungme dan Kamoro

Perwakilan YPMAK, BTN KCPTimika, Pendamping STIE Jambatan Bulan serta Pemilik Kios Yusinta Wiyawiyuta, foto bersama usai penyerahan kunci kios (foto Hayun Nuhuyanan/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id- Yayasan Pemberdayaan Masyarakat Amungme dan Kamoro (YPMAK) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendorong kemandirian ekonomi masyarakat lokal, Kamis 5 Maret 2026.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui penyerahan kunci kios kelontong kepada empat penerima manfaat yang merupakan Orang Asli Papua (OAP) dari Suku Amungme dan Kamoro.

ADVERTISEMENT

Mereka adalah Agus Jenampa di wilayah SP 12, Lewi Onawame di SP 5, serta Yuliana Sawakurpi danYusinta Wayawiyuta yang berlokasi di Kelurahan Koperapoka dan Sempan.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Penyerahan kunci ini merupakan kelanjutan dari Financial Literacy Program (FLP) yang diinisiasi YPMAK sebagai lembaga pengelola dana kemitraan PT Freeport Indonesia (PTFI), yang bekerja sama dengan Bank Tabungan Negara (BTN), Institut Jambatan Bulan (IJB), dan CV Amungsa Gemilang.

Baca Juga

Perkuat Misi YPPK, Uskup Timika: Ide Sudah Didiskusikan, Saatnya Bersinergi Nyata

Pemprov Rilis Jumlah Penduduk Papua Tengah 1,38 Juta Jiwa, Kabupaten Mimika Terbanyak

Kepala Divisi Perencanaan Program Ekonomi YPMAK, Octovian Jangkup, mengatakan program tersebut dirancang untuk memberikan kesempatan yang merata bagi masyarakat Amungme dan Kamoro.

“Pada gelombang pertama, 10 kios binaan telah berhasil dibangun dan beroperasi. Untuk gelombang kedua ini, kita mulai dengan empat kios melalui penyerahan kunci hari ini,” ujarnya.

Menurut Octovian, program ini tidak hanya memberikan fasilitas usaha, tetapi juga membekali para penerima dengan pengetahuan dasar dalam mengelola usaha.

Hingga saat ini, total 14 kios binaan YPMAK telah aktif melayani masyarakat. Sementara enam kios lainnya masih dalam proses penyelesaian dan akan segera diserahkan kuncinya dalam waktu dekat.

Octovian menegaskan bahwa program ini merupakan bagian dari upaya mendorong masyarakat Amungme dan Kamoro agar mampu menjadi pelaku ekonomi di tanah mereka sendiri.

“Sebagai anak-anak Amungme dan Kamoro, kita harus bisa menjadi tuan di atas negeri kita sendiri,” katanya.

Ia juga mengingatkan para pemilik kios untuk menjaga kepercayaan yang telah diberikan dengan mengelola usaha secara serius.

“Kami berharap pemilik kios benar-benar memanfaatkan kesempatan ini, memiliki rasa memiliki terhadap kios tersebut, serta menjual barang-barang kebutuhan masyarakat dengan baik,” ujarnya.

Selain meningkatkan ekonomi pemilik kios, keberadaan kios kelontong ini diharapkan dapat memudahkan masyarakat sekitar memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang terjangkau.

Octovian juga menekankan pentingnya disiplin dalam sistem penjualan agar usaha dapat berjalan dengan sehat.

Ia mengingatkan agar para pemilik kios menghindari praktik penjualan dengan sistem utang.

“Tidak ada istilah hari ini ambil, besok baru bayar. Ada uang ada barang. Kalau banyak bon, kios bisa mati,” tegasnya.

Ucap Syukur dan Sampaikan Terima Kasih

Kepala Divisi Perencanaan Program Ekonomi YPMAK, Octovian Jangkup serahkan kunci kios kelontong kepada ibu Yusinta Wayawiyuta. (foto: Hayun Nuhuyanan/koranpapua.id)

Bantuan dan pengetahuan untuk memulai usaha kios yang diberikan YPMAK, akan berdampak terhadap peningkatan ekonomi keluarga.

Jika selama ini, usaha kios hanya bisa dijalani oleh mereka dari luar Papua, kini usaha tersebut bisa dilakoni langsung oleh masyarakat pribumi, Amungme dan Kamoro.

Terkait dengan program ini, Yuliana Sawakurpi, salah satu penerima kios, mengucapkan syukur atas bantuan yang diberikan.

Yuliana berharap kios yang diterimanya dapat membantu meningkatkan pendapatan keluarga.

“Dengan bantuan ini semoga bisa meningkatkan ekonomi keluarga kami. Pelatihan yang diberikan juga menambah wawasan kami tentang cara mengelola usaha,” ujarnya.

Yuliana juga meminta YPMAK untuk terus memberikan pelatihan lanjutan, khususnya terkait pengelolaan keuangan dan strategi berbisnis.

Dengan pelatihan yang berkelanjutan, menurut Yuliana dapat menambah pengetahuan para pelaku usaha lokal, sehingga mampu bersaing dengan pelaku usaha lainnya.

“Terima kasih kepada Direktur YPMAK dan seluruh jajaran. Semoga melalui bantuan kios ini kami bisa meningkatkan ekonomi keluarga,” ucapnya. (*)

Penulis: Hayun Nuhuyanan

Editor: Marthen LL Moru

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Uskup Timika Mgr. Bernardus Bofitwos Tegas Menolak Perluasan Perkebunan Sawit dan PSN

Perkuat Misi YPPK, Uskup Timika: Ide Sudah Didiskusikan, Saatnya Bersinergi Nyata

20 April 2026
Pemprov Rilis Jumlah Penduduk Papua Tengah 1,38 Juta Jiwa, Kabupaten Mimika Terbanyak

Pemprov Rilis Jumlah Penduduk Papua Tengah 1,38 Juta Jiwa, Kabupaten Mimika Terbanyak

20 April 2026
Longsor di Keerom Akibatkan Jalan Trans Papua Putus Total, Distribusi Bahan Makanan Terhenti

Longsor di Keerom Akibatkan Jalan Trans Papua Putus Total, Distribusi Bahan Makanan Terhenti

20 April 2026
Wapres Gibran Dijadwalkan akan Berkunjung ke Toko Meriah Timika dan Sentra Pendidikan

Wapres Gibran Dijadwalkan akan Berkunjung ke Toko Meriah Timika dan Sentra Pendidikan

20 April 2026
Dua Rumah di Kadun Jaya Mimika Terbakar, Seluruh Isi Rumah Hangus Tak Tersisa

Dua Rumah di Kadun Jaya Mimika Terbakar, Seluruh Isi Rumah Hangus Tak Tersisa

20 April 2026
Wabup Emanuel: Hari Ini Wapres Kunjungi Timika, Rumput Belum Dibabat, Sampah Masih Menumpuk

Wabup Emanuel: Hari Ini Wapres Kunjungi Timika, Rumput Belum Dibabat, Sampah Masih Menumpuk

20 April 2026

POPULER

  • Wabup Emanuel: Hari Ini Wapres Kunjungi Timika, Rumput Belum Dibabat, Sampah Masih Menumpuk

    Wabup Emanuel: Hari Ini Wapres Kunjungi Timika, Rumput Belum Dibabat, Sampah Masih Menumpuk

    611 shares
    Bagikan 244 Tweet 153
  • Wapres Gibran Dijadwalkan akan Berkunjung ke Toko Meriah Timika dan Sentra Pendidikan

    593 shares
    Bagikan 237 Tweet 148
  • Dapodik Mimika Bermasalah, Kadisdik: Data Pusat dan Kondisi Rill di Sekolah Jauh Berbeda

    572 shares
    Bagikan 229 Tweet 143
  • Kereta Api Segera Hadir di Papua: Rute Pertama Hubungkan Kota Jayapura dengan Kabupaten Jayapura

    551 shares
    Bagikan 220 Tweet 138
  • Keributan di Tengah Suasana Duka, Satu Warga Dilaporkan Tewas, Empat Polisi Terluka

    537 shares
    Bagikan 215 Tweet 134
  • Pemerintah Resmi Naikkan Harga BBM di Seluruh Wilayah Papua

    536 shares
    Bagikan 214 Tweet 134
  • Kode Wanita Berjaket Loreng Terekam CCTV Sebelum Gedung RSUD Paniai Terbakar

    525 shares
    Bagikan 210 Tweet 131
Next Post
Yorrys Raweyai Kunjungi Polda Papua Tengah, Wakapolda Sampaikan Minim Infrastruktur Kepolisian

Yorrys Raweyai Kunjungi Polda Papua Tengah, Wakapolda Sampaikan Minim Infrastruktur Kepolisian

Dari Banjir ke Rumah Tak Layak Huni, Ini Prioritas Distrik Mimika Baru di Musrenbang 2026

Dari Banjir ke Rumah Tak Layak Huni, Ini Prioritas Distrik Mimika Baru di Musrenbang 2026

Liga 4 PSSI 2005-2026, Tim Asesmen dari Kepolisian Inspeksi Stadion Wania Imipi Timika

Liga 4 PSSI 2005-2026, Tim Asesmen dari Kepolisian Inspeksi Stadion Wania Imipi Timika

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id