ADVERTISEMENT
Selasa, April 21, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Kesehatan Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika

Mimika Duduki Tempat Teratas Kasus Malaria di Papua Tengah, dr. Agus: Solusinya Screening Massal

“Nyamuk media pembawa bibit penyakit dari orang ke orang. Faktor lainnya adalah kebersihan lingkungan, seperti genangan air akibat curah hujan tinggi, sampah dan sebagainya”.

4 Maret 2026
0

Plt Kepala Dinkes Papua Tengah, dr. Agus. (foto:ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

NABIRE, Koranpapua.id- Malaria di Papua Tengah masih menjadi salah satu penyakit endemik dengan tingkat penularan yang cukup tinggi.

Hal itu dipicu oleh beberapa faktor, di antaranya oleh parasite plasmodium melalui gigitan nyamuk Anopheles dan didukung kondisi geografis dan lingkungan yang lembab.

ADVERTISEMENT

Terkait dengan masih tingginya kasus malaria, mendorong Dinas Kesehatan Papua Tengah untuk terus berkomitmen memperkuat pengendalian melalui berbagai upaya.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Di antaranya peningkatan pelayanan, peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) dan kolaborasi antara pemangku kepentingan.

Baca Juga

Pemprov Rilis Jumlah Penduduk Papua Tengah 1,38 Juta Jiwa, Kabupaten Mimika Terbanyak

Pemerintah Resmi Naikkan Harga BBM di Seluruh Wilayah Papua

Termasuk mengedukasi masyarakat akan pentingnya kebersihan lingkungan dan kepedulian terhadap perilaku hidup sehat.

Penanggung Jawab Program Malaria Dinkes Papua Tengah, Yenice Derek mengatakan, seluruh stakeholder harus mendukung upaya percepatan eliminasi malaria.

Karena menurutnya, kolaborasi adalah salah satu cara jitu menekan angka kasus malaria.

“Edukasi dan kepedulian seluruh stakeholder, termasuk masyarakat yang peduli kebersihan dan perilaku hidup sehat, bisa mengurangi kasus malaria,” ujar Yenice di Nabire, Selasa 3 Maret 2026.

Sebelumnya, Plt Kepala Dinkes Papua Tengah, dr. Agus mengatakan, saat ini Kabupaten Mimika masih menduduki peringkat pertama kasus malaria di Papua Tengah.

Menurutnya, akumulasi kasus malaria di delapan kabupaten di Papua Tengah pada 2025, mencapai 205.068 kasus.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 190.597 kasus atau 80 persennya ada di Kabupaten Mimika.

Agus menuturkan, setelah Mimika diikuti Kabupaten Nabire 8.744 kasus, Kabupaten Puncak 3.025 kasus, Kabupaten Puncak Jaya 2.031 kasus.

Selanjutnya Kabupaten Intan Jaya 334 kasus, Kabupaten Paniai 273 kasus, Kabupaten Deiyai 51 kasus, dan Kabupaten Dogiyai 13 kasus.

“Masih terbanyak berada di Kabupaten Mimika untuk seluruh kabupaten di Papua Tengah,” ujar Agus di Nabire, Senin 2 Maret 2026.

Agus menjelaskan, keberadaan nyamuk Anopheles dan parasit Plasmodium di tubuh manusia masih menjadi penyebab tingginya kasus malaria.

“Nyamuk media pembawa bibit penyakit dari orang ke orang. Faktor lainnya adalah kebersihan lingkungan, seperti genangan air akibat curah hujan tinggi, sampah dan sebagainya,” jelasnya.

Ia mengatakan, solusi utama sebagai deteksi dini adalah melakukan screening massal, baik warga yang sakit maupun sehat tanpa gejala.

Setelah dilakukan screening massal, dan ditemukan warga yang positif malaria langsung diberi obat dan minum hingga tuntas.

“Obat malaria diminum tiga hari awal, kemudian dilanjutkan dengan melakukan periksaan ulang setelah 14 hari. Jika hasilnya masih positif, ulangi pengobatan hingga jadi negatif,” pungkasnya.

Dengan cara itu dapat menghilangkan plasmodium dari tubuh agar nyamuk tidak lagi membawa infeksi ke orang lain.

“Seseorang positif tanpa gejala minum obat tuntas, periksa ulang negatif. Meski digigit nyamuk, dia tidak lagi menularkan penyakit karena parasit sudah hilang,” jelasnya lagi. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Sinergi Satgas Yon Parako 466 Pasgat dan Warga Bahu-Membahu Evakuasi Jenazah

Sinergi Satgas Yon Parako 466 Pasgat dan Warga Bahu-Membahu Evakuasi Jenazah

21 April 2026
Atasi Ketimpangan Tenaga Pengajar, Disdik Mimika Atur Penempatan Guru Demi Pemerataan

Atasi Ketimpangan Tenaga Pengajar, Disdik Mimika Atur Penempatan Guru Demi Pemerataan

21 April 2026
Wapres Gibran Tinjau Sentra Pendidikan Mimika, Antonius Welerubun: Langkah Awal Perkuat Pembangunan Sektor Pendidikan

Wapres Gibran Tinjau Sentra Pendidikan Mimika, Antonius Welerubun: Langkah Awal Perkuat Pembangunan Sektor Pendidikan

21 April 2026
Uskup Timika Mgr. Bernardus Bofitwos Tegas Menolak Perluasan Perkebunan Sawit dan PSN

Perkuat Misi YPPK, Uskup Timika: Ide Sudah Didiskusikan, Saatnya Bersinergi Nyata

20 April 2026
Pemprov Rilis Jumlah Penduduk Papua Tengah 1,38 Juta Jiwa, Kabupaten Mimika Terbanyak

Pemprov Rilis Jumlah Penduduk Papua Tengah 1,38 Juta Jiwa, Kabupaten Mimika Terbanyak

20 April 2026
Longsor di Keerom Akibatkan Jalan Trans Papua Putus Total, Distribusi Bahan Makanan Terhenti

Longsor di Keerom Akibatkan Jalan Trans Papua Putus Total, Distribusi Bahan Makanan Terhenti

20 April 2026

POPULER

  • Wabup Emanuel: Hari Ini Wapres Kunjungi Timika, Rumput Belum Dibabat, Sampah Masih Menumpuk

    Wabup Emanuel: Hari Ini Wapres Kunjungi Timika, Rumput Belum Dibabat, Sampah Masih Menumpuk

    621 shares
    Bagikan 248 Tweet 155
  • Wapres Gibran Dijadwalkan akan Berkunjung ke Toko Meriah Timika dan Sentra Pendidikan

    597 shares
    Bagikan 239 Tweet 149
  • Dapodik Mimika Bermasalah, Kadisdik: Data Pusat dan Kondisi Rill di Sekolah Jauh Berbeda

    572 shares
    Bagikan 229 Tweet 143
  • Kereta Api Segera Hadir di Papua: Rute Pertama Hubungkan Kota Jayapura dengan Kabupaten Jayapura

    551 shares
    Bagikan 220 Tweet 138
  • Keributan di Tengah Suasana Duka, Satu Warga Dilaporkan Tewas, Empat Polisi Terluka

    539 shares
    Bagikan 216 Tweet 135
  • Pemerintah Resmi Naikkan Harga BBM di Seluruh Wilayah Papua

    537 shares
    Bagikan 215 Tweet 134
  • Kode Wanita Berjaket Loreng Terekam CCTV Sebelum Gedung RSUD Paniai Terbakar

    525 shares
    Bagikan 210 Tweet 131
Next Post
Ini Kronologi Kontak Tembak di Tembagapura, Satu Pelaku Tewas, Enam Diamankan

Ini Kronologi Kontak Tembak di Tembagapura, Satu Pelaku Tewas, Enam Diamankan

RS Waa Banti Menuju Akreditasi, Reynold Ubra: Ruang Bedah Beroperasi Juni 2026

RS Waa Banti Menuju Akreditasi, Reynold Ubra: Ruang Bedah Beroperasi Juni 2026

Perkuat Pengamanan Wilayah, Dansatgas Yon Parako 466 Pasgat Sambut Pangkodau III Kunker di Timika

Perkuat Pengamanan Wilayah, Dansatgas Yon Parako 466 Pasgat Sambut Pangkodau III Kunker di Timika

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id