BOVEN DIGOEL, Koranpapua.id- Operasional dan proses penerbangan di Bandara Korowai Batu, Distrik Yaniruma, Kabupaten Boven Digoel, Papua Selatan berlangsung aman dan lancar.
Kondisi ini setelah Satuan Tugas (Satgas) Korps Pasukan Gerak Cepat TNI Angkatan Udara (Korpasgat TNI AU) bersama arapat gabungan lainnya mempertebal pengamanan di areal bandara tersebut.
Penebalan pengamanan dilakukan dalam rangka pengoperasian Bandara Koroway Batu yang sempat ditutup, imbas peristiwa penembakan yang menewaskan pilot dan co-pilot pesawat perintis Smar Air pada 11 Februari 2026 lalu.
Berdasarkan informasi yang diterima media ini, Senin 23 Februari 2026 menyebutkan, sejumlah personel keamanan bersenjata lengkap melakukan pengamanan saat proses penerbangan pada Sabtu 21 Februari 2026.

Adapun unsur gabungan selain Satgas Korpasgat, juga terdapat Satgas Rajawali, Satgas Yonif 126 dan Brimob Polda Papua. Semua personil melakukan penjagaan di area apron dan landasan pacu.
“Penjagaan ketat ini dilakukan untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan memastikan proses Penerbangan berjalan dengan aman,” ujar Kapten Pas Evan Melsan Worabay, S.Tr.(Han)., S.H, Danpos Satgas Korpasgat.
Dikatakan, pengetatan pengamanan Bandara Korowai Batu merupakan tindaklanjut dari rapat koordinasi yang dihadiri perwakilan Kementerian Perhubungan (Kemenhub), Kemenpolkam, TNI, Polri.
Salah satu keputusan dalam rapat tersebut adalah membuka kembali Bandara Koroway Batu, Bandara Beoga, dan Bandara Iwur secara bertahap setelah adanya pengamanan yang memadai.
“Secara keseluruhan, kegiatan penerbangan dan pengamanan di Bandara Koroway Batu berjalan dengan lancar dan aman,” pungkasnya. (Redaksi)










