ADVERTISEMENT
Senin, April 20, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Hukrim Info Terkini

Perkuat Kemandirian SDM Kesehatan, Pemprov Papua Siapkan Pendidikan Dokter Spesialis

Program spesialis anestesi menjadi pintu masuk sebelum pengembangan program spesialis lain dilakukan secara bertahap.

18 Februari 2026
0
Perkuat Kemandirian SDM Kesehatan, Pemprov Papua Siapkan Pendidikan Dokter Spesialis

Ilustrasi (foto:ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

JAYAPURA, Koranpapua.id- Pemerintah Provinsi Papua mulai memperkuat kemandirian Sumber Daya Manusia (SDM)  kesehatan dengan menyiapkan program pendidikan dokter spesialis di dalam daerah.

Langkah awal dilakukan melalui peluncuran program pendidikan dokter spesialis anestesi yang dijadwalkan pada 27 Februari 2026.

ADVERTISEMENT

Wakil Gubernur Papua, Aryoko Rumaropen, mengatakan pengembangan pendidikan spesialis merupakan bagian dari strategi jangka panjang pemerintah daerah, untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan sekaligus mengurangi ketergantungan pada tenaga medis dari luar Papua.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Menurut Aryoko, Rumah Sakit Dok II Jayapura tetap diposisikan sebagai rumah sakit pendidikan utama dan akan diarahkan membuka program pascasarjana, dimulai dari spesialis anestesi.

Baca Juga

Dua Rumah di Kadun Jaya Mimika Terbakar, Seluruh Isi Rumah Hangus Tak Tersisa

Wabup Emanuel: Hari Ini Wapres Kunjungi Timika, Rumput Belum Dibabat, Sampah Masih Menumpuk

Program tersebut akan diluncurkan langsung oleh Gubernur Papua bersama Rektor Universitas Cenderawasih.

“RS Dok II kita siapkan sebagai pusat pendidikan spesialis. Ini bagian dari kerja sama Pemerintah Provinsi Papua dengan Fakultas Kedokteran Universitas Cenderawasih,” ujarnya di Jayapura, Selasa 17 Februari 2026.

Sementara itu, Rumah Sakit Abepura akan difokuskan sebagai rumah sakit pendidikan untuk program profesi dokter atau koas.

Pembagian peran ini diharapkan membuat sistem pendidikan kedokteran di Papua berjalan lebih terarah dan berjenjang.

Wakil Gubernur menegaskan, pengembangan dokter spesialis dari putra-putri Papua menjadi kebutuhan strategis.

Selain menjamin keberlanjutan pelayanan kesehatan, langkah ini juga memperkuat rasa kepemilikan dan tanggung jawab terhadap pelayanan medis di daerah sendiri.

“Yang akan menolong masyarakat Papua adalah orang Papua sendiri. Karena itu, anak-anak kita harus disiapkan menjadi dokter dan dokter spesialis,” katanya.

Ia menambahkan, program spesialis anestesi menjadi pintu masuk sebelum pengembangan program spesialis lain dilakukan secara bertahap.

Pemerintah Provinsi Papua berharap dukungan penuh dari kalangan akademisi, tenaga kesehatan, dan seluruh pemangku kepentingan agar pengembangan pendidikan dokter spesialis di Papua dapat berjalan berkelanjutan. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Dua Rumah di Kadun Jaya Mimika Terbakar, Seluruh Isi Rumah Hangus Tak Tersisa

Dua Rumah di Kadun Jaya Mimika Terbakar, Seluruh Isi Rumah Hangus Tak Tersisa

20 April 2026
Wabup Emanuel: Hari Ini Wapres Kunjungi Timika, Rumput Belum Dibabat, Sampah Masih Menumpuk

Wabup Emanuel: Hari Ini Wapres Kunjungi Timika, Rumput Belum Dibabat, Sampah Masih Menumpuk

20 April 2026
Pemerintah Resmi Naikkan Harga BBM di Seluruh Wilayah Papua

Pemerintah Resmi Naikkan Harga BBM di Seluruh Wilayah Papua

19 April 2026
Mini Soccer Kapolda Papua Tengah Cup 2026 Resmi Bergulir, Diikuti 32 SMP di Mimika

Mini Soccer Kapolda Papua Tengah Cup 2026 Resmi Bergulir, Diikuti 32 SMP di Mimika

19 April 2026
Perkuat Pengembangan Pendidikan, Pemprov Papua Selatan Gandeng UNS Surakarta

Perkuat Pengembangan Pendidikan, Pemprov Papua Selatan Gandeng UNS Surakarta

19 April 2026
Komnas HAM Resmi Nyatakan 12 Warga Sipil Tewas dalam Kontak Tembak TNI-OPM di Puncak

Komnas HAM Resmi Nyatakan 12 Warga Sipil Tewas dalam Kontak Tembak TNI-OPM di Puncak

19 April 2026

POPULER

  • Evakuasi Guru yang Menderita Sakit di Distrik Hoya Masih Terkendala Cuaca Buruk

    Dapodik Mimika Bermasalah, Kadisdik: Data Pusat dan Kondisi Rill di Sekolah Jauh Berbeda

    570 shares
    Bagikan 228 Tweet 143
  • Delapan ASN Pemkot Jayapura Dipecat

    557 shares
    Bagikan 223 Tweet 139
  • Kereta Api Segera Hadir di Papua: Rute Pertama Hubungkan Kota Jayapura dengan Kabupaten Jayapura

    551 shares
    Bagikan 220 Tweet 138
  • Keributan di Tengah Suasana Duka, Satu Warga Dilaporkan Tewas, Empat Polisi Terluka

    537 shares
    Bagikan 215 Tweet 134
  • Asosiasi Gubernur se-Tanah Papua Bertemu Dirjen Perimbangan Keuangan, Ini Hasilnya

    536 shares
    Bagikan 214 Tweet 134
  • Pemerintah Resmi Naikkan Harga BBM di Seluruh Wilayah Papua

    533 shares
    Bagikan 213 Tweet 133
  • Skandal Standar MBG Mimika: 11 SPPG Ditutup, Pengawasan Dipertanyakan

    526 shares
    Bagikan 210 Tweet 132
Next Post
Peringati HPSN 2026, Bupati Mimika Instruksikan Seluruh OPD dan Masyarakat Korvei Lingkungan

Peringati HPSN 2026, Bupati Mimika Instruksikan Seluruh OPD dan Masyarakat Korvei Lingkungan

Selama Ramadhan 1447 H, Pelaku Usaha Dingatkan Tempat Hiburan Hanya Buka Empat Jam, Melanggar Ijin Dicabut

Selama Ramadhan 1447 H, Pelaku Usaha Dingatkan Tempat Hiburan Hanya Buka Empat Jam, Melanggar Ijin Dicabut

Minta Jaminan Keamanan, Fasilitas Kesehatan di Yahukimo Ditutup

Minta Jaminan Keamanan, Fasilitas Kesehatan di Yahukimo Ditutup

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id