ADVERTISEMENT
Minggu, April 5, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Hukrim Info Terkini

Perkuat Kemandirian SDM Kesehatan, Pemprov Papua Siapkan Pendidikan Dokter Spesialis

Program spesialis anestesi menjadi pintu masuk sebelum pengembangan program spesialis lain dilakukan secara bertahap.

18 Februari 2026
0
Perkuat Kemandirian SDM Kesehatan, Pemprov Papua Siapkan Pendidikan Dokter Spesialis

Ilustrasi (foto:ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

JAYAPURA, Koranpapua.id- Pemerintah Provinsi Papua mulai memperkuat kemandirian Sumber Daya Manusia (SDM)  kesehatan dengan menyiapkan program pendidikan dokter spesialis di dalam daerah.

Langkah awal dilakukan melalui peluncuran program pendidikan dokter spesialis anestesi yang dijadwalkan pada 27 Februari 2026.

ADVERTISEMENT

Wakil Gubernur Papua, Aryoko Rumaropen, mengatakan pengembangan pendidikan spesialis merupakan bagian dari strategi jangka panjang pemerintah daerah, untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan sekaligus mengurangi ketergantungan pada tenaga medis dari luar Papua.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Menurut Aryoko, Rumah Sakit Dok II Jayapura tetap diposisikan sebagai rumah sakit pendidikan utama dan akan diarahkan membuka program pascasarjana, dimulai dari spesialis anestesi.

Baca Juga

Oleng di Jalan Tidak Rata: Pengendara Motor Tabrak Kendaraan di Depan, Dilarikan ke RSUD Mimika

TNI AD Siap Bentuk Kodam Papua Tengah

Program tersebut akan diluncurkan langsung oleh Gubernur Papua bersama Rektor Universitas Cenderawasih.

“RS Dok II kita siapkan sebagai pusat pendidikan spesialis. Ini bagian dari kerja sama Pemerintah Provinsi Papua dengan Fakultas Kedokteran Universitas Cenderawasih,” ujarnya di Jayapura, Selasa 17 Februari 2026.

Sementara itu, Rumah Sakit Abepura akan difokuskan sebagai rumah sakit pendidikan untuk program profesi dokter atau koas.

Pembagian peran ini diharapkan membuat sistem pendidikan kedokteran di Papua berjalan lebih terarah dan berjenjang.

Wakil Gubernur menegaskan, pengembangan dokter spesialis dari putra-putri Papua menjadi kebutuhan strategis.

Selain menjamin keberlanjutan pelayanan kesehatan, langkah ini juga memperkuat rasa kepemilikan dan tanggung jawab terhadap pelayanan medis di daerah sendiri.

“Yang akan menolong masyarakat Papua adalah orang Papua sendiri. Karena itu, anak-anak kita harus disiapkan menjadi dokter dan dokter spesialis,” katanya.

Ia menambahkan, program spesialis anestesi menjadi pintu masuk sebelum pengembangan program spesialis lain dilakukan secara bertahap.

Pemerintah Provinsi Papua berharap dukungan penuh dari kalangan akademisi, tenaga kesehatan, dan seluruh pemangku kepentingan agar pengembangan pendidikan dokter spesialis di Papua dapat berjalan berkelanjutan. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Oleng di Jalan Tidak Rata: Pengendara Motor Tabrak Kendaraan di Depan, Dilarikan ke RSUD Mimika

Oleng di Jalan Tidak Rata: Pengendara Motor Tabrak Kendaraan di Depan, Dilarikan ke RSUD Mimika

4 April 2026
TNI AD Siap Bentuk Kodam Papua Tengah

TNI AD Siap Bentuk Kodam Papua Tengah

4 April 2026
Ketua YLBH Papua Tengah Ingatkan Pelaku Pembunuhan SL Menyerahkan Diri

Insiden Berdarah Dogiayai: YLBH Papua Tengah Menilai Papua Sedang Tidak Baik-baik, Desak Dialok Jakarta-Papua

4 April 2026
KKB Papua Kini Didominasi Gen Z, Kombes Yusuf Sutejo: Mereka Lebih Brutal

Enam Tahun Masuk DPO, Pelaku Terlibat Penyerangan Mendagri Tito Karnavian Ditangkap

4 April 2026
Perayaan Jumat Agung, Umat Katedral Tiga Raja Timika Hayati Makna Pengorbanan Kristus

Perayaan Jumat Agung, Umat Katedral Tiga Raja Timika Hayati Makna Pengorbanan Kristus

4 April 2026
Aparat Gabungan dan Satgas Yon Parako 466 Pasgat Terlibat Pemusnahan Barang Bukti Miras dan Narkoba

Aparat Gabungan dan Satgas Yon Parako 466 Pasgat Terlibat Pemusnahan Barang Bukti Miras dan Narkoba

3 April 2026

POPULER

  • Gubernur Papua Tengah Resmi Tetapkan WFH Bagi ASN Setiap Hari Jumat, Berlaku untuk Pemprov dan Delapan Kabupaten

    Gubernur Papua Tengah Resmi Tetapkan WFH Bagi ASN Setiap Hari Jumat, Berlaku untuk Pemprov dan Delapan Kabupaten

    625 shares
    Bagikan 250 Tweet 156
  • Syarat Menjadi Pejabat di Mimika, Bupati Johannes Rettob Tegaskan ASN Wajib Sarjana

    576 shares
    Bagikan 230 Tweet 144
  • Seorang Remaja Putri di Timika Ditemukan Tewas Diduga Gantung Diri, Motifnya Masih Penyelidikan

    566 shares
    Bagikan 226 Tweet 142
  • Jaksa Agung Pantau Perkembangan Kasus Dugaan Korupsi Sarana Aerosport di Mimika

    552 shares
    Bagikan 221 Tweet 138
  • TNI AD Siap Bentuk Kodam Papua Tengah

    542 shares
    Bagikan 217 Tweet 136
  • Polisi Data 145 Warga Tembagapura yang Melayat Almarhum Junius Magai

    541 shares
    Bagikan 216 Tweet 135
  • Ini Nama 11 Korban Tewas dalam Kebakaran Empat Ruko di Wamena, Dua Masih Anak-anak

    539 shares
    Bagikan 216 Tweet 135
Next Post
Peringati HPSN 2026, Bupati Mimika Instruksikan Seluruh OPD dan Masyarakat Korvei Lingkungan

Peringati HPSN 2026, Bupati Mimika Instruksikan Seluruh OPD dan Masyarakat Korvei Lingkungan

Selama Ramadhan 1447 H, Pelaku Usaha Dingatkan Tempat Hiburan Hanya Buka Empat Jam, Melanggar Ijin Dicabut

Selama Ramadhan 1447 H, Pelaku Usaha Dingatkan Tempat Hiburan Hanya Buka Empat Jam, Melanggar Ijin Dicabut

Minta Jaminan Keamanan, Fasilitas Kesehatan di Yahukimo Ditutup

Minta Jaminan Keamanan, Fasilitas Kesehatan di Yahukimo Ditutup

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id