ADVERTISEMENT
Senin, Maret 30, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Hukrim Info Terkini

Wakil Ketua DPD RI Yorrys Raweyai: 17 Kali Jokowi Kunjungi Papua namun Tidak Berbanding Lurus dengan Penyelesaian Konflik

“Ini kan satu apa sih yang terjadi di sana. Akhirnya kami merasa bahwa ini tukang bohong atau tukang apa ya datang memberikan janji kan”.

11 Februari 2026
0
Wakil Ketua DPD RI Yorrys Raweyai: 17 Kali Jokowi Kunjungi Papua namun Tidak Berbanding Lurus dengan Penyelesaian Konflik

Salah satu foto kunjungan Jokowi di Papua (foto:ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

JAKARTA, Koranpapua.id- Jokowi, mantan Presiden Republik Indonesia dalam catatan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) RI, selama kepimpinannya 17 kali berkunjung ke tanah Papua.

Bahkan pada awal kekuasaannya ketika pertama kali memimpin Indonesia tahun 2014, Jokowi sempat dipersepsikan bak Tuhan oleh masyarakat Papua.

ADVERTISEMENT

Kecintaan masyarakat Papua terhadap Jokowi itu, berawal ketika Jokowi menghadiri perayaan Natal di Papua, setelah dirinya dilantik sebagai Presiden pada 29 Desember 2014.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Hal itu diungkapkan Wakil Ketua DPD RI Yorrys Raweyai saat menerima audiensi sejumlah organisasi masyarakat sipil di Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin 9 Februari 2026 lalu.

Baca Juga

Syarat Menjadi Pejabat di Mimika, Bupati Johannes Rettob Tegaskan ASN Wajib Sarjana

Polres Lanny Jaya Terbaik se-Papua Raya Tangani Perlindungan Perempuan dan Anak

Yorrys mengatakan, kebetulan saat itu dirinya yang mendampingi Jokowi ketika merayakan Natal di Papua.

“Dengan sambutan beliau pada malam Natal itu, masyarakat Papua merasa beliau seperti Tuhan Yesus yang datang membawa keselamatan bagi orang Papua,” ujar Yorrys.

Dalam pertemuan dengan sejumlah organisasi masyarakat sipil itu, DPD RI menerima aduan terkait dugaan pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) di Papua yang terus berulang.

Menurut Yorrys, Jokowi tercatat sebagai presiden yang paling sering mengunjungi Papua. Selama dua periode menjabat selama 10 tahun sebagai Presiden Indonesia.

Namun sayang, intensitas kunjungan tersebut dinilai tidak berbanding lurus dengan penyelesaian konflik.

“Beliau adalah presiden satu-satunya di Republik ini yang sudah datang 17 kali ke Papua, tetapi apa dampaknya? Apa yang kita rasakan?” ujar Yorrys.

Yorrys menilai eskalasi konflik di Papua hingga kini masih tinggi. Bahkan, Amnesty International sempat merilis laporan yang menyoroti dugaan pelanggaran HAM selama era pemerintahan Jokowi.

“Ini kan satu apa sih yang terjadi di sana. Akhirnya kami merasa bahwa ini tukang bohong atau tukang apa ya datang memberikan janji kan,” katanya.

Yorrys juga mengakui sulitnya mengangkat persoalan kekerasan di Papua menjadi isu nasional. Ia menyebut adanya tekanan kuat agar persoalan tersebut tidak meluas ke ruang publik.

“Sekarang ini kan ditekan sampai begitu hebat. Tapi itu bukan menjadi penghambat buat kami. Ini menjadi dorongan, tinggal momentum kita mengapitalisasi ini dan ini momentum pertama yang saya anggap paling penting,” ujarnya.

Dalam audiensi terkait situasi HAM di Papua itu diterima Yorrys bersama Senator asal Papua Barat, Filep Wamafma.

Hadir pula sejumlah organisasi masyarakat sipil, antara lain Amnesty International (AI), Yayasan Keadilan dan Keutuhan Manusia Papua (YKKMP), YLBHI, KontraS, PGI, hingga Koalisi Solidaritas Papua.

“Jadi hari ini kami Amnesty International bersama sejumlah warga dari Papua, menyampaikan sejumlah pelanggaran HAM yang terjadi belakangan ini,” kata Direktur Amnesty International Indonesia Usman Hamid usai audiensi.

Usman menyebut laporan yang disampaikan mencakup dugaan pelanggaran HAM di sejumlah wilayah, mulai dari Papua Pegunungan, Kabupaten Nduga, Lanny Jaya, hingga Yahukimo. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Syarat Menjadi Pejabat di Mimika, Bupati Johannes Rettob Tegaskan ASN Wajib Sarjana

Syarat Menjadi Pejabat di Mimika, Bupati Johannes Rettob Tegaskan ASN Wajib Sarjana

30 Maret 2026
Polres Lanny Jaya Terbaik se-Papua Raya Tangani Perlindungan Perempuan dan Anak

Polres Lanny Jaya Terbaik se-Papua Raya Tangani Perlindungan Perempuan dan Anak

30 Maret 2026
Ketua DPRK Mimika Desak Polisi Tangkap Dua Pelaku Pembunuhan, Cegah Konflik Meluas

Ketua DPRK Mimika Desak Polisi Tangkap Dua Pelaku Pembunuhan, Cegah Konflik Meluas

30 Maret 2026
Tiga Kombatan OPM di Sinak Nyatakan Ikar Setia Kembali ke NKRI

Tiga Kombatan OPM di Sinak Nyatakan Ikar Setia Kembali ke NKRI

30 Maret 2026
Gubernur Matius: Kebijakan Komisaris dan Direksi Bank Papua Tidak Boleh Melenceng dari Tujuan Utama

Gubernur Matius: Kebijakan Komisaris dan Direksi Bank Papua Tidak Boleh Melenceng dari Tujuan Utama

30 Maret 2026
Pemkab Mimika Dorong Ekonomi Lokal dan Digitalisasi di RKPD 2027, Bupati JR: Intinya Masyarakat Sejahtera

Pemkab Mimika Dorong Ekonomi Lokal dan Digitalisasi di RKPD 2027, Bupati JR: Intinya Masyarakat Sejahtera

30 Maret 2026

POPULER

  • Usai Kontak Tembak dengan OPM di Kampung Topo Nabire, TNI Berhasil Sita Senjata dan Amunisi

    Usai Kontak Tembak dengan OPM di Kampung Topo Nabire, TNI Berhasil Sita Senjata dan Amunisi

    706 shares
    Bagikan 282 Tweet 177
  • Satu Tahun Kepemimpinan: Tim Pemenang Tagih Realisasi Janji Bupati Mimika, Gerry: Wujudkan Kunjungan Langsung ke Posko

    600 shares
    Bagikan 240 Tweet 150
  • Sadis! Seorang Pria Tewas Bersimbah Darah, Ketua KNPI Mimika: “Ini Kakak Sungguh Saya”

    589 shares
    Bagikan 236 Tweet 147
  • SMP YPJ Kuala Kencana Gelar Pasar Kreatif, Bekali Siswa Jiwa Wirausaha Sejak Dini

    572 shares
    Bagikan 229 Tweet 143
  • Ketua Asosiasi Bupati Papua Tengah Minta Freeport Tidak Kurangi Setoran ke Daerah

    550 shares
    Bagikan 220 Tweet 138
  • Syarat Menjadi Pejabat di Mimika, Bupati Johannes Rettob Tegaskan ASN Wajib Sarjana

    549 shares
    Bagikan 220 Tweet 137
  • TPNPB-OPM Tawarkan Opsi kepada Prabowo, Buka Perundingan atau Perang Berlanjut

    543 shares
    Bagikan 217 Tweet 136
Next Post
Puluhan Kendaraan Masih Tertimbun Longsor di Jalan Trans Papua, Proses Evakuasi Terkendala Cuaca

Puluhan Kendaraan Masih Tertimbun Longsor di Jalan Trans Papua, Proses Evakuasi Terkendala Cuaca

Pesawat Smart Air Ditembak di Korowai Boven Digoel, Belum Ada Pernyataan Resmi Tewasnya Dua Pilot

Pesawat Smart Air Ditembak di Korowai Boven Digoel, Belum Ada Pernyataan Resmi Tewasnya Dua Pilot

Dari Rp14 Ribu ke Pj Sekda Mimika: Perjalanan Inspiratif Putra Kamoro Abraham Keteyau

Dari Rp14 Ribu ke Pj Sekda Mimika: Perjalanan Inspiratif Putra Kamoro Abraham Keteyau

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id