TIMIKA, Koranpapua.id– Warga Kabupaten Mimika, Papua Tengah diminta untuk tetap waspada terhadap situasi cuaca.
Ini dikarenakan fenomena angin kencang yang melanda wilayah ini belum berakhir dan diprediksi masih akan berlangsung dalam beberapa waktu ke depan.
Hal itu disampaikan Forecaster Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Timika, Marsa Reza ketika dikonfirmasi koranpapua.id, Kamis 15 Januari 2026.
Ia menjelaskan bahwa berdasarkan hasil pengamatan terbaru terhadap pusat tekanan rendah, kondisi angin kencang diperkirakan masih akan bertahan hingga tiga hari ke depan.
“Untuk ke depan, kami mengimbau masyarakat agar selalu waspada saat beraktivitas di luar ruangan, terutama di wilayah laut dan sekitarnya,” ujarnya.
Marza menjelaskan, angin kencang berpotensi memicu gelombang laut setinggi 1,25 hingga 2,5 meter, yang dinilai cukup berbahaya, khususnya bagi para nelayan.
“Potensi gelombang tinggi akibat angin kencang ini dapat membahayakan keselamatan pelayaran nelayan,” tegasnya.
Sebelumnya, BMKG juga telah mengeluarkan peringatan dini cuaca pada Senin, 13 Januari 2026, dengan adanya potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai angin kencang.
Wilayah yang diperkirakan terdampak meliputi Distrik Mimika Baru, Kwamki Narama, Iwaka, Kuala Kencana, Mimika Timur, Mimika Tengah, Mimika Barat, Distrik Amar, dan daerah sekitarnya.
Seperti diketahui, baru-baru ini, sebuah pohon tumbang akibat angin kencang menimpa dua petak rumah indekos di Jalan Kartini dan menimbulkan kerusakan material. (*)
Penulis: Hayun Nuhuyanan
Editor: Marthen LL Moru







