ADVERTISEMENT
Jumat, April 24, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Hukrim Info Terkini

Brimob Masih Disiagakan Pasca Perdamaian, Kompol Umbu: Kwamki Narama Harus Tetap Aman dan Nyaman

“Negara harus hadir ketika masyarakat merasa terancam. Tidak boleh ada intimidasi dalam bentuk apa pun. Kami ingin Kwamki Narama menjadi wilayah yang tidak menakutkan bagi siapa pun”.

14 Januari 2026
0
Brimob Masih Disiagakan Pasca Perdamaian, Kompol Umbu: Kwamki Narama Harus Tetap Aman dan Nyaman

Personil Brimob disiagakan di Kwamki Narama jaga kondusifitas pasca perdamaian. (foto: Hayun Nuhuyanan/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id– Pasca penandatanganan perdamaian konflik Kwamki Narama pada 12 Januari 2026, personel Brimob Yon B Sat Brimob Polda Papua Tengah, masih disiagakan untuk memastikan situasi keamanan tetap aman dan kondusif.

Kehadiran aparat difokuskan pada upaya memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat tanpa menimbulkan ketakutan.

ADVERTISEMENT

Kompol Umbu Sairo, Komandan Yon B Sat Brimob Polda Papua Tengah, menegaskan bahwa pengamanan yang dilakukan bukan sekadar formalitas, melainkan bentuk nyata perlindungan terhadap warga.

Advertisement. Scroll to continue reading.

“Brimob untuk masyarakat bukan sekadar slogan. Kami ingin masyarakat Kwamki bisa tidur nyenyak,” ujarnya kepada wartawan Rabu 14 Januari 2026.

Baca Juga

Peningkatan Mutu Layanan, Dinas Kesehatan Mimika Gelar Pertemuan CQI Bahas Program Malaria

Lakalantas di Mimika Awal 2026: 11 Tewas dan  97 Luka Berat, Kerugian Capai Rp227 Juta

“Kami hadir di lapangan untuk mengamankan. Jika ditemukan ancaman, seperti warga mabuk sambil membawa alat perang, akan kami amankan. Ini wilayah kota, sehingga harus tetap tertib,” tambahnya.

Ia menjelaskan bahwa pihaknya tetap menghormati nilai-nilai adat yang berlaku.

Kepemilikan senjata tajam untuk keperluan berkebun atau penggunaan panah dalam konteks adat masih diperbolehkan, selama tidak disalahgunakan dan tidak mengganggu keamanan.

Umbu mengingatkan, fase pascaperdamaian justru rawan munculnya konflik susulan.

Karenanya pengamanan tetap diperketat agar perdamaian benar-benar menghadirkan suasana aman dan tidak kembali ternodai oleh kekerasan.

Menurutnya, perdamaian adat tidak menghapus penerapan hukum positif. Penegakan hukum tetap dijalankan secara profesional sesuai ketentuan yang berlaku.

“Perdamaian tidak berarti menghapus hukum positif. Jika unsur pasal terpenuhi, tetap kami proses,” tegasnya.

“Namun jika tidak cukup bukti, itu menjadi kewenangan hukum. Hukum positif dan adat harus dipisahkan,” tambahnya.

Ia menekankan bahwa tidak ada adat yang membenarkan tindakan kekerasan, apalagi hingga menghilangkan nyawa.

Budaya tetap dihormati, namun keselamatan manusia harus menjadi prioritas utama.

Personel Brimob, lanjutnya, tetap disiagakan secara proporsional dengan pendekatan humanis agar kehadiran aparat justru menghadirkan rasa sejuk dan aman di tengah masyarakat.

Meski masih ditemukan segelintir warga yang membawa panah pada malam hari untuk berjaga, pihaknya mengimbau agar hal tersebut tidak memicu ketegangan baru.

“Negara harus hadir ketika masyarakat merasa terancam. Tidak boleh ada intimidasi dalam bentuk apa pun. Kami ingin Kwamki Narama menjadi wilayah yang aman, nyaman, dan tidak menakutkan bagi siapa pun,” pungkasnya. (*)

Penulis: Hayun Nuhuyanan

Editor: Marthen LL Moru

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Peningkatan Mutu Layanan, Dinas Kesehatan Mimika Gelar Pertemuan CQI Bahas Program Malaria

Peningkatan Mutu Layanan, Dinas Kesehatan Mimika Gelar Pertemuan CQI Bahas Program Malaria

24 April 2026
Lakalantas di Mimika Awal 2026: 11 Tewas dan  97 Luka Berat, Kerugian Capai Rp227 Juta

Lakalantas di Mimika Awal 2026: 11 Tewas dan  97 Luka Berat, Kerugian Capai Rp227 Juta

24 April 2026
Tekan Angka Kecelakaan, Satlantas Polres Mimika Intensifkan Edukasi ke Kalangan Pelajar

Tekan Angka Kecelakaan, Satlantas Polres Mimika Intensifkan Edukasi ke Kalangan Pelajar

24 April 2026
Karantina Papua Musnahkan 4,19 Ton Komoditas asal Surabaya Tak Layak Konsumsi

Karantina Papua Musnahkan 4,19 Ton Komoditas asal Surabaya Tak Layak Konsumsi

23 April 2026
Batik Air Mendarat Perdana di Bandara Douw Aturure Nabire, Permudah Konektivitas Papua Tengah

Batik Air Mendarat Perdana di Bandara Douw Aturure Nabire, Permudah Konektivitas Papua Tengah

23 April 2026
“Johannes Rettob Itu Kepala Daerah, Tidak Mungkin Ikut Memperkeruh Situasi di Kapiraya”, Lemasko Kecewa Pernyataan Sejumlah Pihak

Lemasko Soroti Kasus Jembatan Banti Rp11,8 Miliar, Marianus: Hilang Tanpa Penjelasan

23 April 2026

POPULER

  • Wabup Emanuel: Hari Ini Wapres Kunjungi Timika, Rumput Belum Dibabat, Sampah Masih Menumpuk

    Wabup Emanuel: Hari Ini Wapres Kunjungi Timika, Rumput Belum Dibabat, Sampah Masih Menumpuk

    630 shares
    Bagikan 252 Tweet 158
  • Atasi Ketimpangan Tenaga Pengajar, Disdik Mimika Atur Penempatan Guru Demi Pemerataan

    622 shares
    Bagikan 249 Tweet 156
  • Wapres Gibran Dijadwalkan akan Berkunjung ke Toko Meriah Timika dan Sentra Pendidikan

    601 shares
    Bagikan 240 Tweet 150
  • SK LMHA Belum Bisa Terbit, Bupati Johannes Rettob: Diperbaiki atau Musda Ulang

    583 shares
    Bagikan 233 Tweet 146
  • Dapodik Mimika Bermasalah, Kadisdik: Data Pusat dan Kondisi Rill di Sekolah Jauh Berbeda

    577 shares
    Bagikan 231 Tweet 144
  • Yones Yohame Tewas di Depan Rumahnya, Aparat Gabungan Buru Anggota OPM Pelaku Penembakan

    542 shares
    Bagikan 217 Tweet 136
  • Pemerintah Resmi Naikkan Harga BBM di Seluruh Wilayah Papua

    540 shares
    Bagikan 216 Tweet 135
Next Post
Tuntut Ganti Rugi Pemerintah, Pemilik Lahan Palang Empat Sekolah di Kota Timika

Tuntut Ganti Rugi Pemerintah, Pemilik Lahan Palang Empat Sekolah di Kota Timika

Pohon Tumbang Timpa Indekos di Jalan Kartini Timika, BPBD Salurkan Bantuan

Pohon Tumbang Timpa Indekos di Jalan Kartini Timika, BPBD Salurkan Bantuan

FPK Mimika Evaluasi Program 2025, Fokus Sosialisasi Kebangsaan dan Dialog Penyelesaian Konflik di 2026

FPK Mimika Evaluasi Program 2025, Fokus Sosialisasi Kebangsaan dan Dialog Penyelesaian Konflik di 2026

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id