ADVERTISEMENT
Rabu, April 22, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Hukrim Info Terkini

Brimob Masih Disiagakan Pasca Perdamaian, Kompol Umbu: Kwamki Narama Harus Tetap Aman dan Nyaman

“Negara harus hadir ketika masyarakat merasa terancam. Tidak boleh ada intimidasi dalam bentuk apa pun. Kami ingin Kwamki Narama menjadi wilayah yang tidak menakutkan bagi siapa pun”.

14 Januari 2026
0
Brimob Masih Disiagakan Pasca Perdamaian, Kompol Umbu: Kwamki Narama Harus Tetap Aman dan Nyaman

Personil Brimob disiagakan di Kwamki Narama jaga kondusifitas pasca perdamaian. (foto: Hayun Nuhuyanan/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id– Pasca penandatanganan perdamaian konflik Kwamki Narama pada 12 Januari 2026, personel Brimob Yon B Sat Brimob Polda Papua Tengah, masih disiagakan untuk memastikan situasi keamanan tetap aman dan kondusif.

Kehadiran aparat difokuskan pada upaya memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat tanpa menimbulkan ketakutan.

ADVERTISEMENT

Kompol Umbu Sairo, Komandan Yon B Sat Brimob Polda Papua Tengah, menegaskan bahwa pengamanan yang dilakukan bukan sekadar formalitas, melainkan bentuk nyata perlindungan terhadap warga.

Advertisement. Scroll to continue reading.

“Brimob untuk masyarakat bukan sekadar slogan. Kami ingin masyarakat Kwamki bisa tidur nyenyak,” ujarnya kepada wartawan Rabu 14 Januari 2026.

Baca Juga

PSSI dan Freeport Perkuat Pembinaan Sepak Bola Usia Dini lewat FGT 2026 di Papua

Melawan Saat Ditangkap, DPO Penembak Anggota TNI Tewas Dibedil Aparat

“Kami hadir di lapangan untuk mengamankan. Jika ditemukan ancaman, seperti warga mabuk sambil membawa alat perang, akan kami amankan. Ini wilayah kota, sehingga harus tetap tertib,” tambahnya.

Ia menjelaskan bahwa pihaknya tetap menghormati nilai-nilai adat yang berlaku.

Kepemilikan senjata tajam untuk keperluan berkebun atau penggunaan panah dalam konteks adat masih diperbolehkan, selama tidak disalahgunakan dan tidak mengganggu keamanan.

Umbu mengingatkan, fase pascaperdamaian justru rawan munculnya konflik susulan.

Karenanya pengamanan tetap diperketat agar perdamaian benar-benar menghadirkan suasana aman dan tidak kembali ternodai oleh kekerasan.

Menurutnya, perdamaian adat tidak menghapus penerapan hukum positif. Penegakan hukum tetap dijalankan secara profesional sesuai ketentuan yang berlaku.

“Perdamaian tidak berarti menghapus hukum positif. Jika unsur pasal terpenuhi, tetap kami proses,” tegasnya.

“Namun jika tidak cukup bukti, itu menjadi kewenangan hukum. Hukum positif dan adat harus dipisahkan,” tambahnya.

Ia menekankan bahwa tidak ada adat yang membenarkan tindakan kekerasan, apalagi hingga menghilangkan nyawa.

Budaya tetap dihormati, namun keselamatan manusia harus menjadi prioritas utama.

Personel Brimob, lanjutnya, tetap disiagakan secara proporsional dengan pendekatan humanis agar kehadiran aparat justru menghadirkan rasa sejuk dan aman di tengah masyarakat.

Meski masih ditemukan segelintir warga yang membawa panah pada malam hari untuk berjaga, pihaknya mengimbau agar hal tersebut tidak memicu ketegangan baru.

“Negara harus hadir ketika masyarakat merasa terancam. Tidak boleh ada intimidasi dalam bentuk apa pun. Kami ingin Kwamki Narama menjadi wilayah yang aman, nyaman, dan tidak menakutkan bagi siapa pun,” pungkasnya. (*)

Penulis: Hayun Nuhuyanan

Editor: Marthen LL Moru

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

PSSI dan Freeport Perkuat Pembinaan Sepak Bola Usia Dini lewat FGT 2026 di Papua

PSSI dan Freeport Perkuat Pembinaan Sepak Bola Usia Dini lewat FGT 2026 di Papua

21 April 2026
Melawan Saat Ditangkap, DPO Penembak Anggota TNI Tewas Dibedil Aparat

Melawan Saat Ditangkap, DPO Penembak Anggota TNI Tewas Dibedil Aparat

21 April 2026
Gibran Instruksikan Pemprov Papua Tengah Optimalkan Pelabuhan Nabire Jadi Simpul Ekonomi

Gibran Instruksikan Pemprov Papua Tengah Optimalkan Pelabuhan Nabire Jadi Simpul Ekonomi

21 April 2026
Komnas HAM Resmi Nyatakan 12 Warga Sipil Tewas dalam Kontak Tembak TNI-OPM di Puncak

Kementerian HAM: Baku Tembak di Puncak Tewaskan 15 Warga Sipil

21 April 2026
Pengabdian Tulus: Pakai Roda Tiga Polisi Layani Antar Jemput Murid SDN Uta 2 Kapiraya

Pengabdian Tulus: Pakai Roda Tiga Polisi Layani Antar Jemput Murid SDN Uta 2 Kapiraya

21 April 2026
Wapres Gibran Tinjau Pengembangan Bandara Nabire: Dari ATR ke Boeing untuk Konektivitas Papua Tengah

Wapres Gibran Tinjau Pengembangan Bandara Nabire: Dari ATR ke Boeing untuk Konektivitas Papua Tengah

21 April 2026

POPULER

  • Wabup Emanuel: Hari Ini Wapres Kunjungi Timika, Rumput Belum Dibabat, Sampah Masih Menumpuk

    Wabup Emanuel: Hari Ini Wapres Kunjungi Timika, Rumput Belum Dibabat, Sampah Masih Menumpuk

    623 shares
    Bagikan 249 Tweet 156
  • Wapres Gibran Dijadwalkan akan Berkunjung ke Toko Meriah Timika dan Sentra Pendidikan

    600 shares
    Bagikan 240 Tweet 150
  • Dapodik Mimika Bermasalah, Kadisdik: Data Pusat dan Kondisi Rill di Sekolah Jauh Berbeda

    574 shares
    Bagikan 230 Tweet 144
  • Keributan di Tengah Suasana Duka, Satu Warga Dilaporkan Tewas, Empat Polisi Terluka

    540 shares
    Bagikan 216 Tweet 135
  • Pemerintah Resmi Naikkan Harga BBM di Seluruh Wilayah Papua

    539 shares
    Bagikan 216 Tweet 135
  • Kode Wanita Berjaket Loreng Terekam CCTV Sebelum Gedung RSUD Paniai Terbakar

    525 shares
    Bagikan 210 Tweet 131
  • Cekcok Berujung Parang! Pria di Timika Sabet Tetangga, Korban Luka Parah di Kepala

    525 shares
    Bagikan 210 Tweet 131
Next Post
Tuntut Ganti Rugi Pemerintah, Pemilik Lahan Palang Empat Sekolah di Kota Timika

Tuntut Ganti Rugi Pemerintah, Pemilik Lahan Palang Empat Sekolah di Kota Timika

Pohon Tumbang Timpa Indekos di Jalan Kartini Timika, BPBD Salurkan Bantuan

Pohon Tumbang Timpa Indekos di Jalan Kartini Timika, BPBD Salurkan Bantuan

FPK Mimika Evaluasi Program 2025, Fokus Sosialisasi Kebangsaan dan Dialog Penyelesaian Konflik di 2026

FPK Mimika Evaluasi Program 2025, Fokus Sosialisasi Kebangsaan dan Dialog Penyelesaian Konflik di 2026

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id