ADVERTISEMENT
Minggu, Juni 14, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Budaya

Konflik Kwamki Narama: Kubu Dang–Newegalen Sepakat Berdamai, Bupati Mimika: Ini Sejarah Baru di Papua

Sebagai bagian dari prosesi adat, perdamaian akan dikuatkan melalui ritual patah panah dan belah kayu sebagai simbol berakhirnya konflik antar kedua kelompok.

9 Januari 2026
0
Konflik Kwamki Narama: Kubu Dang–Newegalen Sepakat Berdamai, Bupati Mimika: Ini Sejarah Baru di Papua

Bupati dan wakil bupati Mimika didampingi wakil bupati puncak dan pj Sekda puncak foto bersama forkopimda Mimika. (foto:Hayun Nuhuyanan/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id– Konflik antarkelompok Dang dan Newegalen di Distrik Kwamki Narama, Kabupaten Mimika, Papua Tengah yang berlangsung hampir tiga bulan, akhirnya berakhir dengan damai.

Kesepakatan damai terwujud setelah kedua kubu menerima penyelesaian adat dengan prinsip keseimbangan korban.

ADVERTISEMENT

Perdamaian ini dicapai dalam pertemuan yang difasilitasi Pemerintah Kabupaten Mimika dan Pemerintah Kabupaten Puncak yang berlangsung di Pandopo Rumah Negara,SP3, Jumat 9 Januari 2026.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Usai pertemuan, Bupati Mimika Johannes Rettob menjelaskan kepada awak media bahwa konflik tersebut dipahami sebagai perang adat, bukan perang suku.

Baca Juga

Polres Mimika Gelar Nobar Piala Dunia 2026 di Empat Lokasi, Konvoi Koordinasi Polisi

Ratusan Warga Timika Padati CFD, Sambut HUT Bhayangkara ke-80

“Mereka menganggap perang ini adalah adat. bukan suku ya, kalau perang adat, itu berarti harus draw, itu artinya bahwa korban dari sebelah lima, dari sebelah lima. Dengan dasar itu, maka mereka punya niat untuk berdamai,” jelas bupati.

Ia menegaskan, kesepakatan tersebut menjadi titik balik penting untuk menghentikan potensi konflik lanjutan sekaligus momen bersejarah dalam penyelesaian perang adat di Papua.

“Dan ini untuk pertama kalinya sejarah perang adat di Papua yang kita bisa pertemukan dua pihak dalam satu ruangan,” ujar Bupati Johannes.

“Itu tidak pernah terjadi, tapi ini menurut saya satu nilai positif untuk ke depan orang perang adat ini. Untuk kita menuju ke perang apa namanya tuh-hukum positif. Ini sesuatu yang luar biasa,” tandas Bupati Johannes.

Bupati memastikan perdamaian akan dituangkan dalam berita acara dan ditandatangani bersama pada Senin 13 Januari 2026 di Distrik Kwamki Narama.

Sebagai bagian dari prosesi adat, perdamaian akan dikuatkan melalui ritual patah panah dan belah kayu sebagai simbol berakhirnya konflik antar kedua kelompok.

Pada kesempatan yang sama, Bupati menyampaikan apresiasi kepada para tokoh agama dan tokoh masyarakat, termasuk pendeta.

Apresiasi juga disampaikan untuk anggota Majelis Rakyat Papua, serta tim kecil yang dibentuk Pemerintah Kabupaten Mimika yang terlibat aktif dalam proses mediasi.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Puncak Nenu Tabuni menambahkan bahwa pertemuan tersebut merupakan bagian dari tahapan adat menuju perdamaian menyeluruh.

Dia menjelaskan, dalam adat, perdamaian harus dilakukan terlebih dahulu sebelum memasuki tahapan lanjutan seperti pembersihan darah dan pembayaran kepala.

Menurutnya, pemerintah daerah telah melalui sejumlah tahapan penyelesaian konflik, termasuk pendekatan negosiasi.

“Tahapan ketiga ini di mana kita sudah melakukan pendekatan negosiasi antara kedua belah pihak. Sudah ada titik terang di mana mereka ingin damai,” ujarnya.

Ia menegaskan, pernyataan perdamaian disusun bersama dan merupakan inisiatif dari kedua belah pihak.

“Pernyataan itu tidak hanya dari pemerintah tapi betul-betul dari inisiatif mereka menyampaikan,” pungkasnya. (*)

Penulis: Hayun Nuhuyanan

Editor: Marthen LL Moru

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Ratusan Warga Timika Padati CFD, Sambut HUT Bhayangkara ke-80

Polres Mimika Gelar Nobar Piala Dunia 2026 di Empat Lokasi, Konvoi Koordinasi Polisi

13 Juni 2026
Ratusan Warga Timika Padati CFD, Sambut HUT Bhayangkara ke-80

Ratusan Warga Timika Padati CFD, Sambut HUT Bhayangkara ke-80

13 Juni 2026
Ratusan Warga Timika Padati CFD, Sambut HUT Bhayangkara ke-80

Pesparawi Nasional XIV di Manokwari: 120 Peserta Wakili Puncak, Berlomba di Lima Kategori

13 Juni 2026
Dukungan Terbesar Sepanjang Sejarah, Pempusat Gelontorkan Rp5 Triliun untuk Pertanian Papua

Dukungan Terbesar Sepanjang Sejarah, Pempusat Gelontorkan Rp5 Triliun untuk Pertanian Papua

13 Juni 2026
Cerdaskan Anak-anak Papua, Gubernur Mathius Luncurkan Kartu Pace Mace

Cerdaskan Anak-anak Papua, Gubernur Mathius Luncurkan Kartu Pace Mace

13 Juni 2026
Dugaan Korupsi Dana Hibah Bawaslu Pegaf Rp4,2 Miliar, Kejaksaan Tahab Dua Tersangka

Dugaan Korupsi Dana Hibah Bawaslu Pegaf Rp4,2 Miliar, Kejaksaan Tahab Dua Tersangka

13 Juni 2026

POPULER

  • Pembakaran Gedung SD Yapis oleh KKB, Kerugian Mencapai Rp2 Miliar

    Pembakaran Gedung SD Yapis oleh KKB, Kerugian Mencapai Rp2 Miliar

    626 shares
    Bagikan 250 Tweet 157
  • Viral Nakes Jalan Kaki 12 Jam ke Banti, Bupati Mimika: Saya Marah, Tidak Ada Maaf

    604 shares
    Bagikan 242 Tweet 151
  • BMKG Rilis Prakiraan Cuaca Tanggal 11-12 Juni, Papua Tengah Diprediksi Diguyur Hujan Sangat Lebat

    543 shares
    Bagikan 217 Tweet 136
  • Skandal Lahan Rp22,5 Miliar di Mimika, Penetapan Tersangka Tinggal Menunggu Waktu

    537 shares
    Bagikan 215 Tweet 134
  • Terima Audiensi KSBSI, Irma Suryani Ingatkan PT SWPI Jangan Abaikan Pesangon 700 Pekerja

    536 shares
    Bagikan 214 Tweet 134
  • Aksi Curas di Timika Terekam CCTV, Pelaku Langsung Diamankan Polisi

    533 shares
    Bagikan 213 Tweet 133
  • Nunggak Pajak Rp17 Miliar, Rekening 36 Warga Papua Diblokir

    530 shares
    Bagikan 212 Tweet 133
Next Post
Konflik Kwamki Narama: Kubu Dang–Newegalen Sepakat Berdamai, Bupati Mimika: Ini Sejarah Baru di Papua

Konflik Adat Kwamki Narama Disepakati Jadi yang Terakhir, Pemerintah Pilih Jalur Hukum

Tabir Pembunuhan Berantai di Mimika Terkuak, Polisi Amankan Enam Orang

Tabir Pembunuhan Berantai di Mimika Terkuak, Polisi Amankan Enam Orang

Selain Tewaskan TNI Asal NTT, TPNPB-OPM juga Rampas Lima Magazen Amunisi dan Radio Komunikasi Militer

Selain Tewaskan TNI Asal NTT, TPNPB-OPM juga Rampas Lima Magazen Amunisi dan Radio Komunikasi Militer

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id