ADVERTISEMENT
Senin, Juni 8, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Agama

“Johannes Rettob Itu Kepala Daerah, Tidak Mungkin Ikut Memperkeruh Situasi di Kapiraya”, Lemasko Kecewa Pernyataan Sejumlah Pihak

“Beliau tidak ada masalah, kenapa bisa kaitannya dengan pak bupati. Tidak saja itu, mereka juga bawa-bawa nama pak Komarudin. Beliau itu Anggota DPR RI, pejabat negara”.

28 November 2025
0
“Johannes Rettob Itu Kepala Daerah, Tidak Mungkin Ikut Memperkeruh Situasi di Kapiraya”, Lemasko Kecewa Pernyataan Sejumlah Pihak

Marianus Maknaepeku, Wakil Ketua Lemasko (foto:ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id– Sejumlah pamflet terkait konflik Kapiraya, Distrik Mimika Barat Tengah yang menampilkan nama dan gambar Johannes Rettob, beberapa hari ini berseliwaran di laman media sosial.

Pada pamflet tersebut, Johannes Rettob yang saat ini menjabat Bupati Mimika, dituduh ikut terlibat memperkeruh situasi Kamtimbas dalam sengketa tapal batas wilayah Kabupaten Mimika dan Kabupaten Deiyai, Provinsi Papua Tengah.

ADVERTISEMENT

Meski belum tahu siapa dalang di balik semua itu, namun Lembaga Masyarakat Adat Suku Kamoro (Lemasko) dengan tegas menyampaikan bahwa, semua pernyataan di media sosial yang menyudutkan nama Johannes Rettob adalah fitnah.

Advertisement. Scroll to continue reading.

“Ingat Johannes Rettob itu Bupati Mimika, seorang kepala daerah. Sangat tidak mungkin ikut terlibat memperkeruh situasi Kamtibmas di Kapiraya,” tegas Marianus Maknaepeku, Wakil Ketua Lemasko kepada koranpapua.id, Jumat 28 November 2025.

Baca Juga

Aliansi Mahasiswa Papua-Jember Rilis Pernyataan Pers: Tolak PSN dan Kriminalisasi Rezim Militer

Freeport Kelola Tailing Bernilai Guna, Anggaran Tembus Rp200–300 Juta Dolar per Tahun

Sebagai Bupati dan anak negeri Kamoro, Johannes Rettob berkewajiban untuk menyelesaikan persoalan yang terjadi di Kapiraya.

Meski demikian, proses penyelesaian sengketa tapal batas perlu dilakukan dengan cara berjenjang dan tepat.

“Saat ini aparat gabungan TNI-Polri sudah dikerahkan ke sana (Kapiraya-Red), pengamanan ini juga bagian dari tugas pemerintah. Selanjutnya pimpinan daerah akan juga ke sana,” tegas Marianus.

Menurut Marianus, pihaknya sudah menyampaikan persoalan yang terjadi di Kapiraya kepada Bupati Johannes Rettob. Dan bupati telah menyanggupi dalam beberapa waktu ke depan akan turun ke Kapiraya.

Meski tidak menyebutkan waktu yang pasti keberangkatan Bupati ke Kapiraya, namun Marianus menyampaikan bahwa kemungkinan jadwal keberangkatan akan bersamaan dengan Meki Nawipa, Gubernur Papua Tengah.

“Yang terjadi di Kapiraya, kami Lemasko sangat menyayangkan dengan pernyataan-pernyataan dengan menyesatkan”.

“Kami sebagai lembaga adat mengecam oknum-oknum yang memasukan foto dan pernyataan di media sosial bahwa bupati ikut terlibat dalam persoalan Kapiraya,” sesal Marianus.

“Beliau tidak ada masalah, kenapa bisa kaitannya dengan pak bupati. Tidak saja itu, mereka juga bawa-bawa nama pak Komarudin. Beliau itu Anggota DPR RI, pejabat negara,” pungkasnya.

Marianus membenarkan, jika dalam konflik antarwarga yang terjadi di perbatasan Mimika-Deiyai belakangan ini, juga terlibat sejumlah warga non Papua.

Meski demikian keterlibatan itu, hanya oknum dan tidak dibenarkan menyebutkan bahwa semua warga suku tersebut ikut andil dalam persoalan itu.

“Tapi untuk diketahui bahwa di beberapa kampung sekitar itu, nenek moyang mereka sudah ada di Kapiraya,” tandasnya.

“Ada yang kawin perempuan Kamoro, jadi mereka tinggal dan menetap sampai mati di kampung itu. Tapi kalaupun iya, itu hanya oknum bukan suku,” timpal Marianus.

“Jadi jika diisukan ada keterlibatan oknum dari suku tertentu (nama suku tidak disebutkan dalam berita ini) Kami Lemasko tidak setuju. Mereka sudah beranak cucu dan adanya keterikatan perkawinan, sehingga merasa wilayah itu perlu mereka perjuangkan,” kata Marianus. (*)

Penulis: Hayun Nuhuyunan

Editor: Marthen LL Moru

 

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Aliansi Mahasiswa Papua-Jember Rilis Pernyataan Pers: Tolak PSN dan Kriminalisasi Rezim Militer

Aliansi Mahasiswa Papua-Jember Rilis Pernyataan Pers: Tolak PSN dan Kriminalisasi Rezim Militer

6 Juni 2026
Freeport Kelola Tailing Bernilai Guna, Anggaran Tembus Rp200–300 Juta Dolar per Tahun

Freeport Kelola Tailing Bernilai Guna, Anggaran Tembus Rp200–300 Juta Dolar per Tahun

6 Juni 2026
Sampah yang Dibuang ke TPA Iwaka Berkurang Dua Ton Setiap Hari Berkat Bank Sampah

Sampah yang Dibuang ke TPA Iwaka Berkurang Dua Ton Setiap Hari Berkat Bank Sampah

6 Juni 2026
Speedboat Bermuatan Apel Terombang-ambing Empat Hari di Perairan Asmat

Speedboat Bermuatan Apel Terombang-ambing Empat Hari di Perairan Asmat

6 Juni 2026
Peringati Hari Lingkungan Hidup 2026, PTFI Dorong Aksi Zero Waste di Mimika

Peringati Hari Lingkungan Hidup 2026, PTFI Dorong Aksi Zero Waste di Mimika

5 Juni 2026
Benda Diduga Bom di Gereja Kingmi Intan Jaya Ternyata Biji Besi Lonceng

Benda Diduga Bom di Gereja Kingmi Intan Jaya Ternyata Biji Besi Lonceng

5 Juni 2026

POPULER

  • Atasi Ketimpangan Tenaga Pengajar, Disdik Mimika Atur Penempatan Guru Demi Pemerataan

    PPDB 2026 Wajib Melalui Empat Jalur, Kadisdik Mimika Ingatkan Tidak Boleh Terima Titipan Pejabat

    592 shares
    Bagikan 237 Tweet 148
  • Prihatin! Satu Siswa SMP di Kota Timika Positif Narkotika

    571 shares
    Bagikan 228 Tweet 143
  • Bersembunyi di Timika, Pelaku Pencabulan Anak di Sikka Berhasil Ditangkap

    616 shares
    Bagikan 246 Tweet 154
  • SD Inpres Timika II Gelar Education Expo 2026, Tampilkan Inovasi Berbasis Kearifan Lokal Papua

    526 shares
    Bagikan 210 Tweet 132
  • Freeport Kelola Tailing Bernilai Guna, Anggaran Tembus Rp200–300 Juta Dolar per Tahun

    521 shares
    Bagikan 208 Tweet 130
  • Pelajar SMP Negeri dan Swasta di Papua Tengah Bebas Biaya Pendidikan, Berlaku Tahun Ini

    847 shares
    Bagikan 339 Tweet 212
  • Kadis Koperasi dan UMKM Samuel Yogi Apresiasi Education Expo 2026 SDI Inpres Timika II

    518 shares
    Bagikan 207 Tweet 130
Next Post
Upacara Hari Korpri ke-54, Pj. Sekda Ajak ASN Mimika Perkuat Integritas dan Layanan Publik

Upacara Hari Korpri ke-54, Pj. Sekda Ajak ASN Mimika Perkuat Integritas dan Layanan Publik

Pria Diduga Tukang Ojek Ditemukan Tewas di TPU SP 1 Timika, Identitas dan Motornya Masih Misteri

Pria Diduga Tukang Ojek Ditemukan Tewas di TPU SP 1 Timika, Identitas dan Motornya Masih Misteri

Pemda Dogiyai Bersama Masyarakat dan Satgas Korpasgat Bersinergi Ciptakan Lingkungan Sehat

Pemda Dogiyai Bersama Masyarakat dan Satgas Korpasgat Bersinergi Ciptakan Lingkungan Sehat

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id