ADVERTISEMENT
Minggu, September 6, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Budaya

Batas Wilayah dan Keberadaan Lahan Emas Diduga Pemicu Konflik di Kapiraya-Mimika

Sampai berita ini diturunkan informasi mengenai terjadinya penyerangan di wilayah itu belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian maupun otoritas kebijakan lainnya.

26 November 2025
0
Batas Wilayah dan Keberadaan Lahan Emas Diduga Pemicu Konflik di Kapiraya-Mimika

Lahan Tambang Emas di Kapiraya Mimika (foto:ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id- Batas wilayah antara Kabupaten Mimika dan Kabupaten Deiyai serta keberadaan lahan emas, diduga menjadi pemicu konflik antarwarga di Distrik Kapiraya, Kabupaten Mimika.

Selpius Bobii, Aktivivis Hak Asasi Manusia (HAM) dalam surat terbukanya tertanggal 25 November 2025, mendesak pemerintah segera turun tangan menyelesaikan sengketa ini sebelum korban jiwa berjatuhan.

ADVERTISEMENT

Dalam suratnya, Bobii menyampaikan serangkaian insiden berdarah yang menimpa warga Kampung Mogodagi.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Disebutkan, pada 24 November 2025, terjadi serangan besar yang dipimpin langsung oleh Kepala Kampung Wakiya.

Baca Juga

18 Koordinator KONI Distrik Dibentuk, Merlyn Dorong Pembinaan Atlet Mimika hingga Kampung

Perahu Ketinting Tenggelam di Muara Betcbamu Asmat, 7 Penumpang Masih Dicari

Akibatnya, seorang warga dilaporkan ditikam dan dibakar bersama rumahnya, disertai pembakaran sejumlah rumah lain.

Serangan ini merupakan eskalasi dari insiden beberapa hari sebelumnya yang juga telah menewaskan korban luka-luka.

“Pemerintah Daerah terkesan lambat merespons eskalasi kekerasan yang sudah berada pada titik mengkhawatirkan,” tulis Bobii.

Disebutkan konflik ini harus ditangani segera sebelum situasi berubah menjadi lebih buruk.

Bobii menegaskan, lambatnya pemerintah dalam menyelesaikan dua akar masalah ini telah membuka ruang bagi kekerasan berulang.

Ia menuntut empat langkah konkret untuk menyelesaikan sengketa tersebut.

Satu: Penghentian konflik dan mediasi perdamaian

Dua: Penindakan hukum terhadap pelaku

Tiga: Penetapan batas adat antara Suku Mee dan Komoro

Empat: Penetapan batas administrasi yang jelas antara Kabupaten Deiyai, Dogiyai, dan Mimika.

Sampai berita ini diturunkan informasi mengenai terjadinya penyerangan di wilayah itu belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian maupun otoritas kebijakan lainnya. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Perahu Ketinting Tenggelam di Muara Betcbamu Asmat, 7 Penumpang Masih Dicari

18 Koordinator KONI Distrik Dibentuk, Merlyn Dorong Pembinaan Atlet Mimika hingga Kampung

6 September 2026
Perahu Ketinting Tenggelam di Muara Betcbamu Asmat, 7 Penumpang Masih Dicari

Perahu Ketinting Tenggelam di Muara Betcbamu Asmat, 7 Penumpang Masih Dicari

6 September 2026
Perahu Ketinting Tenggelam di Muara Betcbamu Asmat, 7 Penumpang Masih Dicari

Dang dan Newegalen Buka Jalan Damai, Kapolres Mimika Minta Senjata Dimusnahkan

6 September 2026
Bupati Mimika Lantik 18 Koordinator KONI Distrik, Pembinaan Atlet Didorong hingga Kampung

Satgas Pasgat Belanja Hasil Bumi Warga Nduga, Dorong Ekonomi Lokal

5 September 2026
Bupati Mimika Lantik 18 Koordinator KONI Distrik, Pembinaan Atlet Didorong hingga Kampung

YLBH Papua Tengah Apresiasi Polres Mimika dan TNI Tertibkan 9 Warga di Kwamki Narama

5 September 2026
Bupati Mimika Lantik 18 Koordinator KONI Distrik, Pembinaan Atlet Didorong hingga Kampung

Bupati Mimika Lantik 18 Koordinator KONI Distrik, Pembinaan Atlet Didorong hingga Kampung

5 September 2026

POPULER

  • APELCAMI Soroti Peserta Pelatihan OAP, Nama Peserta 2025 Kembali Muncul

    APELCAMI Soroti Peserta Pelatihan OAP, Nama Peserta 2025 Kembali Muncul

    602 shares
    Bagikan 241 Tweet 151
  • Rentetan Pembunuhan Kembali Hantui Mimika, YLBH Desak Polisi Bertindak, Kesbangpol Bergerak

    596 shares
    Bagikan 238 Tweet 149
  • Dikejar Avanza Hitam, Pria Diserang Tiga Orang di Jalan Freeport Lama Timika

    585 shares
    Bagikan 234 Tweet 146
  • Terendus di Panti Asuhan, Begini Kronologi Penangkapan Mantan Bupati Minahasa Utara di Timika

    562 shares
    Bagikan 225 Tweet 141
  • 2 Tahun Buron Korupsi Rp20 Miliar, Eks Bupati Minut Diciduk di Timika

    550 shares
    Bagikan 220 Tweet 138
  • Dua Orang Tewas dalam Kecelakaan Mobil Terbakar di Ring Road Jayapura

    544 shares
    Bagikan 218 Tweet 136
  • Dana Pembangunan TK Fajar Baru Muare Mimika Disorot, Bendahara dan Kepala Sekolah Beda Keterangan

    538 shares
    Bagikan 215 Tweet 135
Next Post
Yonif 754 Kostrad Tanam Padi, Dukung Program Swasembada Pangan, Ketua DPRD Mimika Sampaikan Apresiasi

Yonif 754 Kostrad Tanam Padi, Dukung Program Swasembada Pangan, Ketua DPRD Mimika Sampaikan Apresiasi

Tingkatkan Pelayanan Publik, Pemprov Papua Tengah Luncurkan Simanja-Sakti-Asukempat

Tingkatkan Pelayanan Publik, Pemprov Papua Tengah Luncurkan Simanja-Sakti-Asukempat

Indo-Pasifik Memanas: AUKUS dan Kekhawatiran Perimbangan Kekuatan Baru

Indo-Pasifik Memanas: AUKUS dan Kekhawatiran Perimbangan Kekuatan Baru

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id