ADVERTISEMENT
Selasa, September 1, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Hukrim

Pemkab Puncak Minta Maaf, Siap Damaikan Warganya yang Bertikai di Timika

“Kami hadir memenuhi desakan masyarakat, mahasiswa, dan keluarga agar pemerintah turun langsung. Sekarang pemerintah sudah hadir. Mari kita bicarakan jalan keluar bersama”.

13 November 2025
0
Pemkab Puncak Minta Maaf, Siap Damaikan Warganya yang Bertikai di Timika

Pj Sekda Kabupaten Puncak, Nenu Tabuni berbica depan masyarakat di Distrik Kwamki Lama, Kabupaten Mimika. (foto:Hayun Nuhuyanan/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Puncak menyampaikan permohonan maaf atas keterlambatan penanganan konflik antarwarga asal Puncak yang terjadi di Distrik Kwamki Lama, Kabupaten Mimika.

Nenu Tabuni, Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Kabupaten Puncak, hadir mendampingi Kapolda Papua Tengah dalam upaya penyelesaian konflik tersebut.

ADVERTISEMENT

Ia juga menyampaikan belasungkawa mendalam atas meninggalnya Pendeta Melkianus akibat bentrokan yang melibatkan dua kelompok warga asal Puncak.

Advertisement. Scroll to continue reading.

“Atas nama pemerintah, saya menyampaikan permohonan maaf sebesar-besarnya kepada masyarakat dari kedua kelompok yang bertikai. Pemerintah Puncak terlambat hadir,” ujar Nenu Tabuni di Kwamki Lama, Kamis 13 November 2025.

Baca Juga

Posyandu TSM Karya Kencana Dipuji Aktif Jemput Bola Layani Warga

2 Tahun Buron Korupsi Rp20 Miliar, Eks Bupati Minut Diciduk di Timika

Menurut Nenu, konflik yang terjadi bukan melibatkan masyarakat asli Mimika, melainkan sesama warga asal Kabupaten Puncak.

“Saya mendapat laporan dari Pak Kapolda dan tokoh gereja, bahwa dua kelompok yang bertikai ini adalah masyarakat Puncak. Karena itu, kami merasa sangat kehilangan, apalagi korban adalah seorang pendeta,” jelasnya.

Ia juga menyesalkan ketidakhadiran Bupati dan Wakil Bupati Puncak dalam kesempatan tersebut, namun memastikan bahwa pemerintah daerah tetap hadir secara resmi melalui dirinya.

“Pak Bupati, Pak Wakil, dan Ketua DPR tidak bisa hadir, tapi mereka mengutus saya mewakili pemerintah. Ini hasil komunikasi langsung saya dengan Pak Kapolda,” ujarnya.

Nenu menegaskan bahwa konflik harus segera diakhiri karena telah berdampak luas terhadap aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat di sekitar wilayah konflik.

“Kalau kita berlarut-larut, mama-mama tidak bisa ke pasar, anak-anak tidak bisa sekolah. Karena itu kita harus hentikan ini,” tegasnya.

Ia mengajak seluruh pihak, terutama keluarga korban, untuk membuka ruang bagi proses perdamaian yang difasilitasi pemerintah dan aparat keamanan.

“Kami hadir memenuhi desakan masyarakat, mahasiswa, dan keluarga agar pemerintah turun langsung. Sekarang pemerintah sudah hadir. Mari kita bicarakan jalan keluar bersama,” ajak Nenu.

Dalam kesempatan tersebut, sejumlah pejabat dan tokoh turut hadir, antara lain Kapolda Papua Tengah Brigjen Pol. Alfred Papare, Kapolres Mimika AKBP Billyandha Hildiario Budiman.

Hadir juga Ketua MRP Papua Tengah Agus Anggaibak, Anggota DPRP Yohanes Kemong, serta Kepala Distrik Kwamki Lama Edwin Naftali Hanwebu.

Untuk diketahui, konflik antarwarga asal Kabupaten Puncak ini telah berlangsung sejak 2 November 2025 dan menelan korban jiwa seorang pendeta.

Bentrokan berdarah tersebut dipicu oleh kasus perselingkuhan di Kabupaten Puncak, yang kemudian merembet hingga ke wilayah Distrik Kwamki Narama, Kabupaten Mimika. Untuk membaca berita yang terkait dengan topik, klik disini (*)

Penulis: Hayun Nuhuyanan

Editor: Marthen LL Moru

 

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

2 Tahun Buron Korupsi Rp20 Miliar, Eks Bupati Minut Diciduk di Timika

Solidaritas untuk Flores, IPSU Papua Barat Daya Galang Rp20,2 Juta

1 September 2026
2 Tahun Buron Korupsi Rp20 Miliar, Eks Bupati Minut Diciduk di Timika

Posyandu TSM Karya Kencana Dipuji Aktif Jemput Bola Layani Warga

1 September 2026
2 Tahun Buron Korupsi Rp20 Miliar, Eks Bupati Minut Diciduk di Timika

2 Tahun Buron Korupsi Rp20 Miliar, Eks Bupati Minut Diciduk di Timika

1 September 2026
Realisasi Anggaran Mimika Baru 37 Persen, Bupati Rettob Ancam Pangkas Kegiatan OPD

Realisasi Anggaran Mimika Baru 37 Persen, Bupati Rettob Ancam Pangkas Kegiatan OPD

31 Agustus 2026
Dinilai Tim Kabupaten, Posyandu Anggrek Timika Jaya Unggulkan Pelayanan Kader

Dinilai Tim Kabupaten, Posyandu Anggrek Timika Jaya Unggulkan Pelayanan Kader

31 Agustus 2026
Polisi Tetapkan Satu Tersangka Pembunuhan Tukang Ojek Inisial SK di Mimika

Polisi Tetapkan Satu Tersangka Pembunuhan Tukang Ojek Inisial SK di Mimika

31 Agustus 2026

POPULER

  • Dua Pelajar Magang Tewas di Bengkel SP3 Timika, Polisi Selidiki Penyebabnya

    Dua Pelajar Magang Tewas di Bengkel SP3 Timika, Polisi Selidiki Penyebabnya

    558 shares
    Bagikan 223 Tweet 140
  • Lima Diduga Pelaku Pembunuhan Tukang Ojek Berhasil Ditangkap, Polsek Kwamki Narama Diserang

    555 shares
    Bagikan 222 Tweet 139
  • 500 Hektare Perkebunan Kopi Arabika akan Dikembangkan di Papua Tengah

    549 shares
    Bagikan 220 Tweet 137
  • Tindak Lanjuti Edaran Bupati, Dishub Mimika Tertibkan Truk Pengangkut Material

    529 shares
    Bagikan 212 Tweet 132
  • Profiling 2.644 ASN Mimika Dimulai, Bupati Tegaskan Karier Tak Boleh Lagi “Diacak-acak”

    527 shares
    Bagikan 211 Tweet 132
  • Tim Gabungan Padamkan Karhutla di Tanah Merah Baru, 75 Personel Dikerahkan

    519 shares
    Bagikan 208 Tweet 130
  • Nakes Dievakuasi, Layanan Kesehatan Warga Jila Terancam Terganggu

    516 shares
    Bagikan 206 Tweet 129
Next Post
Satgas Korpasgat Amankan 24 Botol Miras Ilegal di Bandara Nabire, Rencananya Dikirim ke Sugapa

Satgas Korpasgat Amankan 24 Botol Miras Ilegal di Bandara Nabire, Rencananya Dikirim ke Sugapa

Penyidikan Dugaan Korupsi ATK, Tim Pidsus Kejati Papua Barat Geledah Ruangan Bagian Hukum Pemkot Sorong

Penyidikan Dugaan Korupsi ATK, Tim Pidsus Kejati Papua Barat Geledah Ruangan Bagian Hukum Pemkot Sorong

Perkuat Pengamanan Areal PT Freeport Indonesia, Brimob Polri Berangkatkan 417 Personel

Perkuat Pengamanan Areal PT Freeport Indonesia, Brimob Polri Berangkatkan 417 Personel

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id