ADVERTISEMENT
Selasa, September 8, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Budaya

Turun ke Kwamki Narama, Kapolda Papua Tengah Serukan Damai, Jangan Ada Lagi Balas Membunuh

“Saya akan awasi siapa provokator-provokator itu. Jangan sampai karena satu dua orang bicara, banyak orang yang jadi korban. Saya ingin damai, tapi saya juga bisa bertindak tegas”.

13 November 2025
0
Turun ke Kwamki Narama, Kapolda Papua Tengah Serukan Damai, Jangan Ada Lagi Balas Membunuh

Kapolda Papua Tengah, Brigjen Pol. Alfred Papare, berbicara depan masyarakat di Distrik Kwamki Lama, Kabupaten Mimika. (foto:Hayun Nuhuyanan/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id- Kapolda Papua Tengah, Brigjen Pol. Alfred Papare, turun langsung ke Distrik Kwamki Narama, Kabupaten Mimika, untuk memediasi konflik antarwarga yang menelan korban jiwa seorang pendeta.

Dalam pertemuan bersama tokoh agama, tokoh masyarakat, dan keluarga korban, Kapolda menyerukan agar kekerasan segera dihentikan.

ADVERTISEMENT

“Saya menyadari kita semua sedang berduka. Tapi ingat, kita tidak diberikan kuasa oleh Tuhan untuk membunuh. Hidup kita ini milik Tuhan,” tegas Brigjen Papare di hadapan masyarakat, Kamis 13 November 2025.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Baca Juga

15 Tahun Retribusi TKA BP Tangguh Tak Tertagih, Pemda Bintuni Minta Data

Satgas Pasgat Layani Warga Sinak, dari Pengobatan Gratis hingga Bantuan Sembako

Kapolda menegaskan, hukum Tuhan maupun hukum negara melarang tindakan saling membalas dengan kekerasan.

“Pendeta Melkianus pasti tidak menginginkan nyawanya dibalas dengan nyawa. Saya percaya, sebagai hamba Tuhan, beliau merelakan nyawanya,” katanya.

Ia mengingatkan masyarakat Papua agar tidak terjebak dalam siklus dendam dan perang suku.

“Kita orang Papua sudah tinggal sedikit. Kalau bisa, kita saling sayang supaya kita tambah banyak, bukan saling bunuh,” ujarnya.

Brigjen Papare juga menegaskan bahwa aparat kepolisian akan bertindak tegas terhadap pihak-pihak yang mencoba memprovokasi masyarakat.

“Saya akan awasi siapa provokator-provokator itu. Jangan sampai karena satu dua orang bicara, banyak orang yang jadi korban. Saya ingin damai, tapi saya juga bisa bertindak tegas,” tegasnya.

Kapolda meminta semua pihak menahan diri dan bersama sama mencari solusi terbaik untuk penyelesaian kasus tersebut.

“Saya minta tidak ada lagi pembunuhan, tidak ada lagi balas membunuh. Ada jalan keluar, dan kita akan cari bersama,” katanya.

Dihadapan ratusan warga, Kapolda menekankan pentingnya kerja sama antara aparat keamanan, tokoh adat, dan tokoh agama dalam penyelesaian konflik yang menelan korban jiwa seorang pendeta.

“Saya hormati adat. Tapi saya tidak ingin ada jiwa lagi yang mati. Mari kita sabar dan cari solusi yang terbaik,” pungkas Brigjen Papare. (*)

Penulis: Hayun Nuhuyanan

Editor: Marthen LL Moru

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

15 Tahun Retribusi TKA BP Tangguh Tak Tertagih, Pemda Bintuni Minta Data

15 Tahun Retribusi TKA BP Tangguh Tak Tertagih, Pemda Bintuni Minta Data

7 September 2026
Gubernur Papua Barat Tegaskan Tak Intervensi Pemilihan Ketua KONI

Gubernur Papua Barat Tegaskan Tak Intervensi Pemilihan Ketua KONI

7 September 2026
Satgas Pasgat Layani Warga Sinak, dari Pengobatan Gratis hingga Bantuan Sembako

Satgas Pasgat Layani Warga Sinak, dari Pengobatan Gratis hingga Bantuan Sembako

7 September 2026
Polisi Tetapkan 3 Tersangka, Pelaku Utama Pembunuhan Ojek di Timika Diburu

Polisi Tetapkan 3 Tersangka, Pelaku Utama Pembunuhan Ojek di Timika Diburu

7 September 2026
Tiga Ular Death Adder Hendak Dikirim ke Semarang, Digagalkan di Timika

Tiga Ular Death Adder Hendak Dikirim ke Semarang, Digagalkan di Timika

7 September 2026
Dari 9 Orang yang Diamankan di Kwamki Narama, Polisi Tetapkan 4 Tersangka

Dari 9 Orang yang Diamankan di Kwamki Narama, Polisi Tetapkan 4 Tersangka

7 September 2026

POPULER

  • APELCAMI Soroti Peserta Pelatihan OAP, Nama Peserta 2025 Kembali Muncul

    APELCAMI Soroti Peserta Pelatihan OAP, Nama Peserta 2025 Kembali Muncul

    612 shares
    Bagikan 245 Tweet 153
  • Dana Pembangunan TK Fajar Baru Muare Mimika Disorot, Bendahara dan Kepala Sekolah Beda Keterangan

    549 shares
    Bagikan 220 Tweet 137
  • Dua Orang Tewas dalam Kecelakaan Mobil Terbakar di Ring Road Jayapura

    546 shares
    Bagikan 218 Tweet 137
  • Mobil Rental Penganiayaan Maut di Jalan Freeport Lama Ditemukan, Identitas Pelaku Dikantongi Polisi

    535 shares
    Bagikan 214 Tweet 134
  • YLBH Papua Tengah Apresiasi Polres Mimika dan TNI Tertibkan 9 Warga di Kwamki Narama

    534 shares
    Bagikan 214 Tweet 134
  • Penindakan di Yahukimo, Empat Diduga Anggota Batalyon Eden Sawi Tewas, Enam Diamankan

    532 shares
    Bagikan 213 Tweet 133
  • Rentetan Pembunuhan Kembali Hantui Mimika, YLBH Desak Polisi Bertindak, Kesbangpol Bergerak

    596 shares
    Bagikan 238 Tweet 149
Next Post
Pemkab Puncak Minta Maaf, Siap Damaikan Warganya yang Bertikai di Timika

Pemkab Puncak Minta Maaf, Siap Damaikan Warganya yang Bertikai di Timika

Satgas Korpasgat Amankan 24 Botol Miras Ilegal di Bandara Nabire, Rencananya Dikirim ke Sugapa

Satgas Korpasgat Amankan 24 Botol Miras Ilegal di Bandara Nabire, Rencananya Dikirim ke Sugapa

Penyidikan Dugaan Korupsi ATK, Tim Pidsus Kejati Papua Barat Geledah Ruangan Bagian Hukum Pemkot Sorong

Penyidikan Dugaan Korupsi ATK, Tim Pidsus Kejati Papua Barat Geledah Ruangan Bagian Hukum Pemkot Sorong

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id