ADVERTISEMENT
Minggu, Mei 10, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Agama

20 Pelajar SMA dan SMK Dogiyai Wakili Provinsi Papua Tengah di Indonesia-Pacific Cultural Synergy 2025

“Kami optimis peserta seni budaya perwakilan Papua Tengah akan tampil elegan sehingga membawa nama baik provinsi. Kami juga berdoa dan berharap agar duta seni budaya kita tampil selanjutnya di luar negeri”.

9 November 2025
0
20 Pelajar SMA dan SMK Dogiyai Wakili Provinsi Papua Tengah di Indonesia-Pacific Cultural Synergy 2025

20 pelajar SMA dan SMK dari Kabupaten Dogiyai yang akan tampil di Festival Indonesia - Pasifik Cultural Synergy tahun 2025 di Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) (foto:ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id- Sebanyak 20 pelajar SMA dan SMK dari Kabupaten Dogiyai, mewakili Provinsi Papua Tengah di Festival Indonesia-Pacific Cultural Synergy (IPACS) tahun 2025.

Ivent bertajuk dunia itu sesuai agenda akan berlangsung di Kota Kupang, Ibukota Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Selasa-Kamis, 11-13 November 2025.

ADVERTISEMENT

Untuk mengikuti ivent bergensi itu, para pelajar duta seni asal Dogiyai bersama lima pendamping, sudah bertolak menuju Kupang pada Sabtu 8 November 2025.

Advertisement. Scroll to continue reading.

“Sabtu pagi tim seni budaya perwakilan Provinsi Papua Tengah berangkat dari Nabire,” ujar David Goo, S.Pd, Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Dikpora) Dogiyai.

Baca Juga

Pesta Babi, Papua, dan Paradoks Pembangunan Modern

Anggota KKB Nopison Ditembak Mati, Ini Perjelasan Kapolda Papua Tengah Brigjen Jermias Rontini

“Jam 05;00 pagi, mereka harus sudah melapor diri di Bandara Dou Atururi untuk selanjutnya bertolak ke Kota Kupang, NTT,” tambah David.

Menurut David, para duta seni budaya perwakilan Meepago ini sebelumnya dipersiapkan selama sebulan lebih oleh empat guru pendamping sekaligus instruktur.

Para guru ini juga terlibat aktif mendampingi peserta selama pagelaran budaya di tingkat Propinsi Papua Tengah.

Para pendamping itu yakni, Mapia Fransiska Tagi (Kepala SMP Negeri 1 Mapia), Ancelina IP Yobee (guru SMP YPPK Santo Fransiskus Asisi Moanemani), Selce Kafiar (guru SMP Negeri 1 Kamuu Utara) dan Selly Tekege (guru SMA Negeri 2 Dogiyai).

Para instruktur ini dikoordinir oleh Benediktus Goo, SP, Kepala Bidang SD SMP dan SMA/SMK Dikpora Dogiyai.

Mereka akan mendampingi duta seni budaya Papua Tengah selama mengikuti IPACS 2025 di Kupang.

Benediktus Goo berharap agar duta seni Papua Tengah mendapatkan doa dan dukungan penuh masyarakat Meepago, sehingga mereka tampil maksimal di festival tingkat dunia ini.

“Kami optimis peserta seni budaya perwakilan Papua Tengah akan tampil elegan dan percaya diri sehingga membawa nama baik provinsi. Kami juga berdoa dan berharap agar duta seni budaya kita tampil selanjutnya di luar negeri,” kata Beny Goo.

Natalis Agapa, S.Sos, M.Si, Asisten 1 Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Dogiyai dalam sambutannya mewakili Bupati Yudas Tebai, S.Pd, M.Si mengatakan, seni budaya yang akan disajikan di Kupang merupakan jati diri dan identitas masyarakat Papua Tengah.

“Para duta seni budaya perwakilan kita ini akan menyajikan berbagai kekayaan khas seni budaya orang Papua Tengah dalam festival bertaraf internasional di Kota Kupang,” ujar Natalis usai apel gabungan ASN dan tenaga kontrak di Mowanemani.

Dikatakan, festival ini akan diikuti peserta dari 16 negara. Karenanya, Natalis meminta seluruh masyarakat Dogiyai memberikan dukungan doa, sehingga penampilan duta Papua Tengah berlangsung maksimal.

“Harapannya akan menjadi pesembahan terindah di hadapan tamu dan undangan serta peserta lainnya sekaligus kejayaan seni budaya dalam festival internasional ini,” pungkasnya. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Pesta Babi, Papua, dan Paradoks Pembangunan Modern

Pesta Babi, Papua, dan Paradoks Pembangunan Modern

10 Mei 2026
Anggota KKB Nopison Ditembak Mati, Ini Perjelasan Kapolda Papua Tengah Brigjen Jermias Rontini

Anggota KKB Nopison Ditembak Mati, Ini Perjelasan Kapolda Papua Tengah Brigjen Jermias Rontini

10 Mei 2026
Pemberian yang Tulus Bapak Paulus untuk Satgas TMMD di Kekwa-Mimika

Pemberian yang Tulus Bapak Paulus untuk Satgas TMMD di Kekwa-Mimika

10 Mei 2026
Kabel Laut Pukpuk: Perkuat Kolaborasi Bilateral Indonesia- Papua Nugini

Kabel Laut Pukpuk: Perkuat Kolaborasi Bilateral Indonesia- Papua Nugini

10 Mei 2026
Dana Desa 133 Kampung di Mimika Belum Cair, Bakri Athoriq: Tunggu Pengukuhan Kepala Kampung

Dana Desa 133 Kampung di Mimika Belum Cair, Bakri Athoriq: Tunggu Pengukuhan Kepala Kampung

10 Mei 2026
Hingga Mei 2026: 11 WK Migas di Papua Tahap Produksi, Hasilkan 14 Ribu Barel Minyak per Hari

Hingga Mei 2026: 11 WK Migas di Papua Tahap Produksi, Hasilkan 14 Ribu Barel Minyak per Hari

10 Mei 2026

POPULER

  • Bupati Johannes Rettob Teken SK Perpanjangan Jabatan 133 Kepala Kampung di Mimika

    Bupati Johannes Rettob Teken SK Perpanjangan Jabatan 133 Kepala Kampung di Mimika

    872 shares
    Bagikan 349 Tweet 218
  • Panik Saat Belok, Pikap Angkut Puluhan Galon Terjun ke Parit di Timika

    664 shares
    Bagikan 266 Tweet 166
  • Belum Ada Hasil Evaluasi, 133 Kepala Kampung di Mimika Diminta Tetap Aktif Bekerja

    622 shares
    Bagikan 249 Tweet 156
  • Dari Rp46 Miliar, Hanya Tersisa Rp5 Miliar untuk Operasional Satpol PP Mimika

    591 shares
    Bagikan 236 Tweet 148
  • Dugaan Korupsi Proyek Lahan Perkebunan Rp22,5 Miliar, Kejari Mimika Periksa Delapan Saksi

    557 shares
    Bagikan 223 Tweet 139
  • Jalan Poros Timika-Mapurujaya Kembali Memakan Korban, Seorang Wiraswasta Tewas di TKP

    543 shares
    Bagikan 217 Tweet 136
  • Pejabat BPKAD Terlibat: Komisi Yudisial Pantau Sidang Dugaan Korupsi Pengadaan ATK Rp4,1 Miliar

    537 shares
    Bagikan 215 Tweet 134
Next Post
Blok Kasuri Akan Produksi Gas Hingga 300 MMSCFD, Siap Jadi Mesin Ekonomi Baru Papua Barat

Blok Kasuri Akan Produksi Gas Hingga 300 MMSCFD, Siap Jadi Mesin Ekonomi Baru Papua Barat

Tadi Pagi Wilayah Nduga Diguncang Gempa 4.4 Magnitudo

Kabupaten Supiori Diguncang Gempa 5,3 Magnitudo

Percepat Transisi Menuju Ekonomi Hijau, IPB- Pemprov Papua Tengah Jalin Kerja Sama

Percepat Transisi Menuju Ekonomi Hijau, IPB- Pemprov Papua Tengah Jalin Kerja Sama

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id