ADVERTISEMENT
Selasa, Juli 28, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Headline

Komnas HAM Desak Hentikan Kekerasan Bersenjata yang Belakangan Meningkat di Papua

19 Oktober 2025
0
Komnas HAM Desak Hentikan Kekerasan Bersenjata yang Belakangan Meningkat di Papua

Anis Hidayah, Ketua Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM). (foto:ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

Komnas HAM juga mengingatkan, TNI maupun Polri agar tetap melakukan penegakan hukum yang imparsial, transparan, serta akuntabel demi memberikan keadilan bagi semua pihak.

TIMIKA, Koranpapua.id– Anis Hidayah, Ketua Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) mendesak agar menghentikan segala bentuk kekerasan dan konflik bersenjata di Tanah Papua.

Ini setelah Komnas HAM melihat segala bentuk kekerasan bersenjuta yang terjadi di sejumlah wilayah di Papua terus mengalami peningkatan.

ADVERTISEMENT

Anis Hidayah mengatakan, penyelesaian konflik Papua seharusnya mengutamakan dialog semua pihak yang terlibat dan hentikan segala bentuk kekerasan dan konflik bersenjata.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Komnas HAM mencatat dua peristiwa kekerasan bersenjata yang berujung pada banyak korban tewas.

Baca Juga

Polisi Periksa 8 Siswa SMA Terkait Pengibaran Bendera Bintang Kejora di Nabire

DPRK Mimika Mulai Bahas LKPJ Bupati 2025, Tegaskan Evaluasi untuk Perbaikan Tata Kelola

Peristiwa pertama terjadi di Kampung Soanggama, di Distrik Homeyo, di Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah, Rabu 15 Oktober 2025.

Dalam kejadian itu pasukan TNI menggelar operasi militer yang berujung pada kontak tembak dengan separatis Organisasi Papua Merdeka (OPM). Terdapat 14 orang tewas dalam kontak tembak.

Pada Jumat 17 Oktober 2025 kelompok separatis bersenjata OPM juga melakukan serangan terhadap warga sipil di Jalan Kali Semen, Wadio Atas, di Distrik Nabire Barat, Kabupaten Nabire di Papua Tengah.

Dalam kejadian tersebut, satu orang warga sipil tewas ditembak. Empat warga sipil juga mengalami luka-luka.

Terdapat juga intimidasi di Distrik Moskana Utara, Teluk Bintuni, Papua Barat.

Dari peristiwa intimidasi tersebut, dua relawan LP3BH yang sedang melakukan pengerahan bantuan kemanusian terhadap pengungsi di Distrik Moskana Utara mengalami kekerasan.

“Atas tiga peristiwa tersebut, Komnas HAM mengecam penembakan, dan pendekatan kekerasan yang mengakibatkan korban jiwa dan korban luka-luka,” tegas Anis Hidayah dalam siaran persnya yang diterima koranpapua.id, Minggu 19 Oktober 2025.

Selain tiga peristiwa kekerasan yang disampaikan Komnas HAM tersebut, pada Jumat 17 Oktober terjadi penyerangan yang dilakukan kelompok separatis bersenjata terhadap rombongan Kapolda Papua Tengah.

Dari peristiwa tersebut dikabarkan satu personel keamanan, yakni Kasat Narkoba Polres Nabire mengalami luka di kepala akibat serpihan peluru.

Anis menerangkan, Komnas HAM terus melakukan pemantauan dan pengawasan terkait dengan situasi keamanan yang semakin tak pasti di Papua.

Serta melakukan komunikasi, dengan sejumlah pihak keamanan demi memastikan langkah-langkah pemulihan.

Komnas HAM juga mengingatkan, TNI maupun Polri agar tetap melakukan penegakan hukum yang imparsial, transparan, serta akuntabel demi memberikan keadilan bagi semua pihak.

“Komnas HAM mengajak semua pihak untuk mengedepankan dialog, tidak terprovokasi untuk mendorong kondusifitas pelaksanaan hak asasi manusia di Papua,” katanya.

Komnas HAM juga melakukan komunikasi, langkah koordinasi dengan semua pihak untuk dapat membangun sinergi, pemahaman, dan pendekatan HAM dalam merespons eskalasi kekerasan dan konflik bersenjata di Papua. (*)

Penulis: Jessica Putri

Editor: Marthen LL Moru

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Polisi Periksa 8 Siswa SMA Terkait Pengibaran Bendera Bintang Kejora di Nabire

Polisi Periksa 8 Siswa SMA Terkait Pengibaran Bendera Bintang Kejora di Nabire

28 Juli 2026
DPRK Mimika Mulai Bahas LKPJ Bupati 2025, Tegaskan Evaluasi untuk Perbaikan Tata Kelola

DPRK Mimika Mulai Bahas LKPJ Bupati 2025, Tegaskan Evaluasi untuk Perbaikan Tata Kelola

28 Juli 2026
Sunset Run Meriahkan HUT Ke-81 RI di Mimika, Kuota 500 Peserta Diserbu 3.000 Pendaftar

Sunset Run Meriahkan HUT Ke-81 RI di Mimika, Kuota 500 Peserta Diserbu 3.000 Pendaftar

28 Juli 2026
Pemkab Mimika Ingatkan Fasilitas Kesehatan Kelola Limbah B3 Sesuai Aturan

Yan Mandenas Minta WNA Pelaku Kejahatan Diproses Pidana, Bukan Sekadar Dideportasi

28 Juli 2026
Pemkab Mimika Ingatkan Fasilitas Kesehatan Kelola Limbah B3 Sesuai Aturan

Pemkab Mimika Ingatkan Fasilitas Kesehatan Kelola Limbah B3 Sesuai Aturan

28 Juli 2026
Perjalanan Dinas ASN Mimika Dinilai Berlebihan, Wabup Emanuel: Pelayanan Publik Terabaikan

Persiapkan LKPJ Bersama DPRK: Wakil Bupati Mimika Tegaskan Kepala OPD Dilarang ke Luar Daerah

27 Juli 2026

POPULER

  • Diwarnai Kontak Tembak, TNI Berhasil Evakuasi Jenazah Tiga Korban Penembakan di Yahukimo

    Diwarnai Kontak Tembak, TNI Berhasil Evakuasi Jenazah Tiga Korban Penembakan di Yahukimo

    709 shares
    Bagikan 284 Tweet 177
  • TPNPB-OPM Tetapkan Sejumlah Pejabat Papua dan Warga Sipil sebagai Target

    687 shares
    Bagikan 275 Tweet 172
  • Pengemudi Ojek di Timika Tewas dengan Sejumlah Luka Tusukan, Polisi Selidiki Motif Pembunuhan

    547 shares
    Bagikan 219 Tweet 137
  • Proyek IPA Rp3,87 Miliar di SP5 Mimika Empat Tahun Mangkrak, Warga Belum Nikmati Air Bersih

    546 shares
    Bagikan 218 Tweet 137
  • Misteri Pria Tewas dengan Empat Anak Panah di Mimika Terungkap, Korban Diketahui Tukang Ojek yang Hilang Tiga Hari

    544 shares
    Bagikan 218 Tweet 136
  • Kunker ke Timika: Komisi III DPR RI Soroti Pertambangan Ilegal, Dugaan Korupsi hingga Dana Otsus di Papua Tengah

    535 shares
    Bagikan 214 Tweet 134
  • Gelombang Laut di Perairan Kokonau-Mimika Capai 2,5 Meter, Nelayan Diminta Tunda Melaut Jika Cuaca Memburuk

    533 shares
    Bagikan 213 Tweet 133
Next Post
Menhan Kunjungi Keluarga Lettu Fauzi Ahmad, Korban Penembakan KKB Papua, Janjikan Adiknya Jadi Taruna TNI

Menhan Kunjungi Keluarga Lettu Fauzi Ahmad, Korban Penembakan KKB Papua, Janjikan Adiknya Jadi Taruna TNI

Sadis! Seorang Perempuan Tewas Dianiaya KKB

Sadis! Seorang Perempuan Tewas Dianiaya KKB

Kemajuan Papua Pegunungan, Satgas Korpasgat Dukung Kelancaran Operasional di Bandara Kenyam

Kemajuan Papua Pegunungan, Satgas Korpasgat Dukung Kelancaran Operasional di Bandara Kenyam

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id