ADVERTISEMENT
Senin, Januari 26, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Headline

Komnas HAM Desak Hentikan Kekerasan Bersenjata yang Belakangan Meningkat di Papua

19 Oktober 2025
0
Komnas HAM Desak Hentikan Kekerasan Bersenjata yang Belakangan Meningkat di Papua

Anis Hidayah, Ketua Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM). (foto:ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

Komnas HAM juga mengingatkan, TNI maupun Polri agar tetap melakukan penegakan hukum yang imparsial, transparan, serta akuntabel demi memberikan keadilan bagi semua pihak.

TIMIKA, Koranpapua.id– Anis Hidayah, Ketua Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) mendesak agar menghentikan segala bentuk kekerasan dan konflik bersenjata di Tanah Papua.

Ini setelah Komnas HAM melihat segala bentuk kekerasan bersenjuta yang terjadi di sejumlah wilayah di Papua terus mengalami peningkatan.

ADVERTISEMENT

Anis Hidayah mengatakan, penyelesaian konflik Papua seharusnya mengutamakan dialog semua pihak yang terlibat dan hentikan segala bentuk kekerasan dan konflik bersenjata.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Komnas HAM mencatat dua peristiwa kekerasan bersenjata yang berujung pada banyak korban tewas.

Baca Juga

Paroki Komopa Dekenat Paniai Gelar Diskusi dan Makan Bersama Jelang Muspasme ke-VIII

Sekda Mimika Ingatkan Penyusunan RKPD 2027 Harus Partisipatif dan Berbasis Data

Peristiwa pertama terjadi di Kampung Soanggama, di Distrik Homeyo, di Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah, Rabu 15 Oktober 2025.

Dalam kejadian itu pasukan TNI menggelar operasi militer yang berujung pada kontak tembak dengan separatis Organisasi Papua Merdeka (OPM). Terdapat 14 orang tewas dalam kontak tembak.

Pada Jumat 17 Oktober 2025 kelompok separatis bersenjata OPM juga melakukan serangan terhadap warga sipil di Jalan Kali Semen, Wadio Atas, di Distrik Nabire Barat, Kabupaten Nabire di Papua Tengah.

Dalam kejadian tersebut, satu orang warga sipil tewas ditembak. Empat warga sipil juga mengalami luka-luka.

Terdapat juga intimidasi di Distrik Moskana Utara, Teluk Bintuni, Papua Barat.

Dari peristiwa intimidasi tersebut, dua relawan LP3BH yang sedang melakukan pengerahan bantuan kemanusian terhadap pengungsi di Distrik Moskana Utara mengalami kekerasan.

“Atas tiga peristiwa tersebut, Komnas HAM mengecam penembakan, dan pendekatan kekerasan yang mengakibatkan korban jiwa dan korban luka-luka,” tegas Anis Hidayah dalam siaran persnya yang diterima koranpapua.id, Minggu 19 Oktober 2025.

Selain tiga peristiwa kekerasan yang disampaikan Komnas HAM tersebut, pada Jumat 17 Oktober terjadi penyerangan yang dilakukan kelompok separatis bersenjata terhadap rombongan Kapolda Papua Tengah.

Dari peristiwa tersebut dikabarkan satu personel keamanan, yakni Kasat Narkoba Polres Nabire mengalami luka di kepala akibat serpihan peluru.

Anis menerangkan, Komnas HAM terus melakukan pemantauan dan pengawasan terkait dengan situasi keamanan yang semakin tak pasti di Papua.

Serta melakukan komunikasi, dengan sejumlah pihak keamanan demi memastikan langkah-langkah pemulihan.

Komnas HAM juga mengingatkan, TNI maupun Polri agar tetap melakukan penegakan hukum yang imparsial, transparan, serta akuntabel demi memberikan keadilan bagi semua pihak.

“Komnas HAM mengajak semua pihak untuk mengedepankan dialog, tidak terprovokasi untuk mendorong kondusifitas pelaksanaan hak asasi manusia di Papua,” katanya.

Komnas HAM juga melakukan komunikasi, langkah koordinasi dengan semua pihak untuk dapat membangun sinergi, pemahaman, dan pendekatan HAM dalam merespons eskalasi kekerasan dan konflik bersenjata di Papua. (*)

Penulis: Jessica Putri

Editor: Marthen LL Moru

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Paroki Komopa Dekenat Paniai Gelar Diskusi dan Makan Bersama Jelang Muspasme ke-VIII

Paroki Komopa Dekenat Paniai Gelar Diskusi dan Makan Bersama Jelang Muspasme ke-VIII

26 Januari 2026
Sekda Mimika Ingatkan Penyusunan RKPD 2027 Harus Partisipatif dan Berbasis Data

Sekda Mimika Ingatkan Penyusunan RKPD 2027 Harus Partisipatif dan Berbasis Data

26 Januari 2026
Pemkab Mimika Targetkan Pembagian DPA 2026 Pekan Depan

Pemkab Mimika Targetkan Pembagian DPA 2026 Pekan Depan

26 Januari 2026
Pastor Goklian Ingatkan Wartawan Papua Wartakan Berita yang Benar dan Bermakna

Pastor Goklian Ingatkan Wartawan Papua Wartakan Berita yang Benar dan Bermakna

26 Januari 2026
Aksi Bisu di Halaman Katedral, 11 Warga Merauke Ditangkap, Koalisi HAM Papua Desak Polisi Bebaskan Mereka

Aksi Bisu di Halaman Katedral, 11 Warga Merauke Ditangkap, Koalisi HAM Papua Desak Polisi Bebaskan Mereka

26 Januari 2026
Tindak Lanjut Temuan BPK, BPKAD Mimika Minta OPD Perketat Pengawasan Proyek Fisik

Tindak Lanjut Temuan BPK, BPKAD Mimika Minta OPD Perketat Pengawasan Proyek Fisik

26 Januari 2026

POPULER

  • Bertemu Gubernur Fakhiri, Bahlil Pastikan Divestasi 10 Persen Saham Freeport Kuartal I Rampung Dalam Waktu Dekat

    Bertemu Gubernur Fakhiri, Bahlil Pastikan Divestasi 10 Persen Saham Freeport Kuartal I Rampung Dalam Waktu Dekat

    566 shares
    Bagikan 226 Tweet 142
  • Brigjen Alfred Papare Bergeser ke Papua Barat, Kombes Jeremias Rontini di Papua Tengah

    559 shares
    Bagikan 224 Tweet 140
  • Awali Tugas sebagai Kapolres Supiori, Kompol Frits Erari Hadiri Ibadah, Sampaikan Pesan Kamtibmas

    551 shares
    Bagikan 220 Tweet 138
  • Jabat Kapolda Papua Tengah, Jeremias Rontini ‘Pecah Bintang’, Berikut Sekilas Perjalanan Karirnya

    551 shares
    Bagikan 220 Tweet 138
  • Oknum Pejabat Bea Cukai Papua Diduga Lakukan Pelecehan Anak di Bawah Umur, Korban Anak Rekan Kerja

    596 shares
    Bagikan 238 Tweet 149
  • Pemkab Mimika Pastikan Buka Penerimaan CPNS 2026, Kuota 274 Formasi

    602 shares
    Bagikan 241 Tweet 151
  • Tembak Mati Beberapa Anggota Separatis, Koops Habema Rebut Dua Markas Utama OPM Kodap XVI Yahukimo

    540 shares
    Bagikan 216 Tweet 135
Next Post
Menhan Kunjungi Keluarga Lettu Fauzi Ahmad, Korban Penembakan KKB Papua, Janjikan Adiknya Jadi Taruna TNI

Menhan Kunjungi Keluarga Lettu Fauzi Ahmad, Korban Penembakan KKB Papua, Janjikan Adiknya Jadi Taruna TNI

Sadis! Seorang Perempuan Tewas Dianiaya KKB

Sadis! Seorang Perempuan Tewas Dianiaya KKB

Kemajuan Papua Pegunungan, Satgas Korpasgat Dukung Kelancaran Operasional di Bandara Kenyam

Kemajuan Papua Pegunungan, Satgas Korpasgat Dukung Kelancaran Operasional di Bandara Kenyam

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id