ADVERTISEMENT
Rabu, Maret 4, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Kesehatan Rubrik Kesehatan

Bersama Cegah Campak di Kabupaten Mimika

Lengkapi imunisasi, pakai masker, terapkan PHBS, dan waspadai gejala untuk melindungi anak serta ibu hamil.

22 September 2025
0
Bersama Cegah Campak di Kabupaten Mimika

Grafik kejadian kasus campak tahun 2023 -2025 di Kabupaten Mimika. ( Sumber: Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika/Koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

Tim Promosi Kesehatan Kabupaten Mimika

Saat ini beberapa Provinsi di Indonesia sedang terjadi peningkatan kasus campak atau measles. Bahkan merengut nyawa sebanyak 20 anak di daerah Madura sejak bulan Februari sampai Agustus 2025.

ADVERTISEMENT

Di kabupaten Mimika sampai tanggal 18 September terdapat 138 kasus terduga campak, dan tiap hari terus bertambah 5 – 6 kasus baru.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Campak adalah penyakit yang sangat menular, ditandai dengan demam tinggi, batuk, pilek, mata merah, dan muncul ruam kemerahan di kulit. Penyakit ini mudah sekali menyebar melalui udara ketika penderita batuk atau bersin. Dikatakan mudah menular karena 1 (satu) penderita campak bisa menularkan kepada 17-18 orang yang belum/tidak lengkap imunisasi campak.

Baca Juga

Hipertensi Masih Jadi Pembunuh Senyap “Silent Killer” di Indonesia

Waspada TB, Penyakit Lama yang Masih Mengancam!

Campak berbahaya, terutama bagi anak-anak balita, ibu hamil, dan orang dengan daya tahan tubuh lemah.

Komplikasi yang dapat terjadi antara lain:

  1. Radang paru-paru.
  2. Radang otak
  3. Diare berat
  4. Kematian bila tidak segera ditangani.

Bila seorang ibu hamil terkena campak, risikonya antara lain:

  • Keguguran atau kematian janin dalam kandungan.
  • Persalinan prematur.
  • Bayi lahir dengan berat badan rendah.
  • Kadang-kadang dapat menyebabkan kematian bayi baru lahir.

Karena itu, mari kita cegah campak bersama dengan langkah-langkah berikut:

  1. Pastikan anak-anak mendapatkan imunisasi campak/MR sesuai jadwal:
    • Dosis pertama pada usia 9 bulan.
    • Dosis kedua pada usia 18 bulan.
    • Dosis ketiga pada saat anak masuk kelas 1 SD melalui program Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS).
    • Jika belum mendapatkan imunisasi campak, silahkan menghubungi Puskesmas / posyandu/ kader posyandu di wilayah bapak ibu.
  1. Bila ada gejala ruam merah disertai demam, segera bawa anak atau anggota keluarga ke fasilitas kesehatan.
  2. Hindari kontak langsung dengan penderita campak untuk mencegah penularan.
  3. Terapkan PHBS/ perilaku hidup bersih dan sehat di rumah dan lingkungan sekitarnya terutama Cuci tangan pakai sabun dan air mengalir.
  4. Jangan Lupa pakai MASKER, ingat virus campak menular melalui udara (droplet).
  5. Bagi ibu hamil, penting untuk menjaga kesehatan, menghindari kontak dengan penderita campak, dan memeriksakan kehamilan secara teratur di fasilitas kesehatan.

Dengan menjaga kesehatan dan mengikuti imunisasi, kita melindungi diri sendiri, keluarga, dan seluruh masyarakat dari bahaya campak. Salam Sehat !

 

Sumber :

Data Surveilance Dinas Kesehatan tahun 2025

Kementerian Kesehatan RI. (2025, Agustus 28). Kematian 20 anak jadi ancaman serius: Pemerintah dorong imunisasi massal campak. Kemkes.go.id. https://www.kemkes.go.id (Diakses 19 September 2025)

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2023). Buku petunjuk teknis surveilans campak-rubela. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI.

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Isak Tangis Sambut Kepulangan Jenazah Korban Penembakan di Tembagapura

Isak Tangis Sambut Kepulangan Jenazah Korban Penembakan di Tembagapura

3 Maret 2026
Seorang Warga Tewas dalam Operasi di Mile 69 Tembagapura, Keluarga Bantah Terlibat TPNPB-OPM

Seorang Warga Tewas dalam Operasi di Mile 69 Tembagapura, Keluarga Bantah Terlibat TPNPB-OPM

3 Maret 2026
Agustinus Tutupahar Resmi Dilantik sebagai Anggota PAW KPU Mimika Periode 2024-2029

Agustinus Tutupahar Resmi Dilantik sebagai Anggota PAW KPU Mimika Periode 2024-2029

3 Maret 2026
Satgas Yon Parako 466 Pasgat Kawal Kunjungan Pangkogabwilhan III dan Pangkodau III di Distrik Maggelum

Satgas Yon Parako 466 Pasgat Kawal Kunjungan Pangkogabwilhan III dan Pangkodau III di Distrik Maggelum

3 Maret 2026
Ganja 7.968 Gram Disita di KM Dobonsolo saat Berlayar dari Jayapura – Manokwari

Ganja 7.968 Gram Disita di KM Dobonsolo saat Berlayar dari Jayapura – Manokwari

3 Maret 2026
Wakapolda Papua Tengah Tegaskan Pengejaran KKB Aibon Kogoya Dilanjutkan

Wakapolda Papua Tengah Tegaskan Pengejaran KKB Aibon Kogoya Dilanjutkan

3 Maret 2026

POPULER

  • Kondisi Romario Kritis, Keluarga Desak Polisi Sweeping Penjualan Sopi di Kampung Pomako

    Kondisi Romario Kritis, Keluarga Desak Polisi Sweeping Penjualan Sopi di Kampung Pomako

    686 shares
    Bagikan 274 Tweet 172
  • Bupati Merauke Kecewa, Banyak yang Dibiayai Pemerintah, Setelah Jadi Dokter Memilih Bekerja di Luar Papua

    567 shares
    Bagikan 227 Tweet 142
  • Tiga Personel Polres Mimika Terkena Panah

    564 shares
    Bagikan 226 Tweet 141
  • Pantau dari Udara hingga Dialog, Pemkab Mimika Siap Tindaklanjuti Keluhan Warga Kapiraya

    548 shares
    Bagikan 219 Tweet 137
  • Tabrak Median Jalan di Pertigan Diana Mall Timika, Pengendara Motor Tewas di Tempat Kejadian

    538 shares
    Bagikan 215 Tweet 135
  • Agustinus Tutupahar Resmi Dilantik sebagai Anggota PAW KPU Mimika Periode 2024-2029

    529 shares
    Bagikan 212 Tweet 132
  • Garuda Buka Rute Timika-Jakarta Via Denpasar, Penerbangan Dimulai Minggu 29 Februari 2026

    529 shares
    Bagikan 212 Tweet 132
Next Post
Wabup Mimika Emanuel Kemong Ingatkan ASN Stop Minta Jabatan, Tunjukkan Kinerja

Wabup Mimika Emanuel Kemong Ingatkan ASN Stop Minta Jabatan, Tunjukkan Kinerja

TPNPB-OPM Klaim Tembak Mati Dua Intelijen di Yahukimo, TNI Sebut Korban Warga Sipil

TPNPB-OPM Klaim Tembak Mati Dua Intelijen di Yahukimo, TNI Sebut Korban Warga Sipil

Tadi Pagi Wilayah Nduga Diguncang Gempa 4.4 Magnitudo

Nabire Kembali Diguncang Gempa Hari Ini, BMKG Sebut Akibat Adanya Aktivitas Sesar Anjak Weyland

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id