ADVERTISEMENT
Minggu, September 13, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Kesehatan Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika

Per September 2025 Tembus 138 Kasus, Dinkes Mimika Gelar Pertemuan Lintas Sektor Bahas Penanggulangan Campak

“Artinya sebenarnya campak di Mimika sudah ada. Idealnya tidak harus terjadi kalau kita bisa menyikapinya dengan menggerakan masyarakat untuk mengaktifkan Posyandu”.

20 September 2025
0

Gambar bersama usai pertemuan lintas sektor dalam rangka penanggulanan penyakit Campak di Kabupaten Mimika, Sabtu 20 September 2025. (foto:ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id- Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Mimika, Papua Tengah, saat ini terus melakukan upaya untuk menekan penularan penyakit Campak di wilayah itu.

Pasalnya berdasarkan data Dinkes Mimika, terhitung sejak tanggal 18 September 2025 terdapat 138 kasus campak yang menyerang anak-anak hingga usia remaja di Mimika.

ADVERTISEMENT

Adapun 138 kasus tersebut tersebar di sejumlah Puskesmas di Mimika. Diantaranya, Puskesmas Pasar Sentral 42 kasus, Puskesmas Wania 29 dan Puskesmas Timika 28 kasus.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Kemudian Puskesmas Timika Jaya 16 kasus, Puskesmas Karang Senang 8 kasus, Puskesmas Bhintuka 7 kasus, Puskesmas Kwamki Narama 4 kasus, Puskesmas Limau Asri 2 kasus dan Puskesmas Mapurujaya 2 kasus.

Baca Juga

Gangguan Keamanan di Jila, Nakes Trauma hingga Harus Dipindahkan

Jalanan Timika dipenuhi Debu, Bupati Instruksikan BPBD Lakukan Penyiraman

Untuk menekan penyebaran penyakit ini, Dinkes Mimika, Sabtu 20 September 2025 melaksanakan pertemuan lintas sektor, dengan melibatkan dua kelurahan yang menjadi lokus campak yakni, Kelurahan Kebun Sirih dan Kelurahan Kamoro Jaya.

Hadir juga dalam pertemuan itu, para kepala Puskesmas, staf Dinas Kesehatan, Pj Imunisasi, Pj Promkes, perwakilan kelurahan dan Bhabinkamtibmas.

Sisma HL, Sekretaris Dinkes Mimika mewakili Reynold Ubra, Kadinkes Mimika ketika membuka kegiatan itu mengatakan, pertemuan lintas sektor ini, bukan pertemuan biasa.

“Kalau kita lihat didepan ini ditulisnya pertemuan lintas sektor penanggulangan kasus campak, artinya ini bukan pertemuan yang biasa, tetapi karna ada satu kasus sehingga terjadi pertemuan seperti ini,” ujarnya.

Dikatakan, berdasarkan data jumlah kasus Campak di Mimika sudah mencapai di angka 138. Sementra dari 79 sampel yang diperiksa di laboratorium mendapatkan 19 sampel dinyatakan positif Campak.

“Artinya sebenarnya Campak di Mimika sudah ada. Idealnya tidak harus terjadi kalau kita bisa menyikapinya dengan menggerakan masyarakat untuk mengaktifkan Posyandu,” pungkasnya.

Sementara itu, Linus Dumatubun, Ketua Panitia yang juga Kabid P2P Dinkes Mimika menyampaikan, kemajuan teknologi transformasi saat ini dapat membuat mobilitas manusia, hewan dan barang menjadi sangat tinggi.

Kondisi tersebut berpengaruh terhadap risiko penularan penyakit, sehingga dunia saat ini menghadapi ancaman dan juga kejadian luar biasa di sekitar kita.

Termasuk bisa menyebabkan kematian melebihi keadaan biasa pada suatu kelompok dalam periode waktu tertentu.

“Ancaman timbulnya penyakit baru dan juga menjadi tantangan global, karena itu kita harus siap dilakukan antisipasi,” ujar Linus.

Dikatakan, Kabupaten Mimika merupakan salah satu tempat transit masyarakat yang berasal dari kabupaten tetangga.

Kondisi ini menjadikan Mimika menjadi rawan terhadap peningkatan penyakit termasuk yang berpotensi wabah wabah atau Kejadian Luar Biasa (KLB).

“Sebagai contoh tahun 2023 terdapat satu kasus polio yang berasal dari Kabupaten Puncak, sehingga mengharuskan Mimika melakukan langkah pencegahan dengan memberikan imunisasi tambahan di tiga distrik,” ungkap Linus.

Linus juga menyampaikan bahwa, Kabupaten Mimika di tahun 2023 pernah terjadi peningkatan kasus Campak yang cukup signifikan yakni mencapai 320 kasus, sehingga dinyatakan sebagai KLB.

Terkait dengan meningkatnya kasus Campak saat ini, maka Dinkes perlu melakukan pertemuan lintas sektor, dengan tujuan mensosialisasi dan konsultasi rencana penanggulangannya.

Adapun hal-hal penting yang dibahas dalam pertemuan lintas sektor yakni, terlaksananya kegiatan penanggulangan kasus Campak di kabupaten Mimika.

Tersedianya dukungan dari berbagai sektor dalam pelaksanaan penanggulangan kasus campak, serta terlapornya hasil kegiatan penanggulangan. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Penikaman di KM 10 Mimika Diduga Dipicu Rokok, Polisi Buru Pelaku

Penikaman di KM 10 Mimika Diduga Dipicu Rokok, Polisi Buru Pelaku

13 September 2026
Gangguan Keamanan di Jila, Nakes Trauma hingga Harus Dipindahkan

Gangguan Keamanan di Jila, Nakes Trauma hingga Harus Dipindahkan

12 September 2026
Kebakaran Lahan di Belakang DLH Mimika, BPBD Kerahkan Dua Armada

Kebakaran Lahan di Belakang DLH Mimika, BPBD Kerahkan Dua Armada

12 September 2026
Jalanan Timika dipenuhi Debu, Bupati Instruksikan BPBD Lakukan Penyiraman

Jalanan Timika dipenuhi Debu, Bupati Instruksikan BPBD Lakukan Penyiraman

12 September 2026
Alumni Akpol 1996 Bangun Dapur Taruna untuk Dukung Modernisasi Pendidikan Polri

Alumni Akpol 1996 Bangun Dapur Taruna untuk Dukung Modernisasi Pendidikan Polri

12 September 2026
Pria Tewas Berlumuran Darah di SP2 Timika, Polisi Buru 4 Temannya

Pria Tewas Berlumuran Darah di SP2 Timika, Polisi Buru 4 Temannya

12 September 2026

POPULER

  • Pertamina Sanksi 19 SPBU di Papua-Maluku, Dua di Antaranya di Mimika

    Bermodal Nomor Togel, 3 Pelaku Hipnotis Korban dan Kuras Uang di Sentani

    601 shares
    Bagikan 240 Tweet 150
  • Tiga Petugas Tewas Ditembak OTK Saat Distribusi Bahan Pangan di Jayawijaya

    570 shares
    Bagikan 228 Tweet 143
  • Polisi Beberkan Kronologi Penembakan Tiga Pegawai Dinas Pertanian di Jayawijaya

    563 shares
    Bagikan 225 Tweet 141
  • Pria Ditemukan Tewas di Jalan Kelimutu Timika, Motor dan HP Diduga Dibawa Pelaku

    549 shares
    Bagikan 220 Tweet 137
  • Soal Anggaran Konflik, Bupati Mimika Sebut Rp10 Miliar lalu Membantah

    529 shares
    Bagikan 212 Tweet 132
  • Bupati Rettob Ungkap Hasil Profiling ASN Mimika, Mayoritas Masih Bernilai Rendah

    528 shares
    Bagikan 211 Tweet 132
  • Polisi Tetapkan 3 Tersangka, Pelaku Utama Pembunuhan Ojek di Timika Diburu

    524 shares
    Bagikan 210 Tweet 131
Next Post
Jayapura Jadi Tuan Rumah Pesta Literasi Indonesia 2025, Angkat Bahasa Ibu dan Identitas Papua

Jayapura Jadi Tuan Rumah Pesta Literasi Indonesia 2025, Angkat Bahasa Ibu dan Identitas Papua

Sejumlah Kasus Hukum Tidak Tuntas dan Marak Tambang Ilegal, Kinerja Kapolda Papua Barat Perlu Dievaluasi

Sejumlah Kasus Hukum Tidak Tuntas dan Marak Tambang Ilegal, Kinerja Kapolda Papua Barat Perlu Dievaluasi

Ditetapkan Sebagai Gubernur Papua Terpilih, Mari-Yo: Sesama Anak Papua, Siap Bertemu BTM–CK

Ditetapkan Sebagai Gubernur Papua Terpilih, Mari-Yo: Sesama Anak Papua, Siap Bertemu BTM–CK

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id