ADVERTISEMENT
Jumat, April 24, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Kesehatan Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika

Per September 2025 Tembus 138 Kasus, Dinkes Mimika Gelar Pertemuan Lintas Sektor Bahas Penanggulangan Campak

“Artinya sebenarnya campak di Mimika sudah ada. Idealnya tidak harus terjadi kalau kita bisa menyikapinya dengan menggerakan masyarakat untuk mengaktifkan Posyandu”.

20 September 2025
0

Gambar bersama usai pertemuan lintas sektor dalam rangka penanggulanan penyakit Campak di Kabupaten Mimika, Sabtu 20 September 2025. (foto:ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id- Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Mimika, Papua Tengah, saat ini terus melakukan upaya untuk menekan penularan penyakit Campak di wilayah itu.

Pasalnya berdasarkan data Dinkes Mimika, terhitung sejak tanggal 18 September 2025 terdapat 138 kasus campak yang menyerang anak-anak hingga usia remaja di Mimika.

ADVERTISEMENT

Adapun 138 kasus tersebut tersebar di sejumlah Puskesmas di Mimika. Diantaranya, Puskesmas Pasar Sentral 42 kasus, Puskesmas Wania 29 dan Puskesmas Timika 28 kasus.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Kemudian Puskesmas Timika Jaya 16 kasus, Puskesmas Karang Senang 8 kasus, Puskesmas Bhintuka 7 kasus, Puskesmas Kwamki Narama 4 kasus, Puskesmas Limau Asri 2 kasus dan Puskesmas Mapurujaya 2 kasus.

Baca Juga

Karantina Papua Musnahkan 4,19 Ton Komoditas asal Surabaya Tak Layak Konsumsi

Batik Air Mendarat Perdana di Bandara Douw Aturure Nabire, Permudah Konektivitas Papua Tengah

Untuk menekan penyebaran penyakit ini, Dinkes Mimika, Sabtu 20 September 2025 melaksanakan pertemuan lintas sektor, dengan melibatkan dua kelurahan yang menjadi lokus campak yakni, Kelurahan Kebun Sirih dan Kelurahan Kamoro Jaya.

Hadir juga dalam pertemuan itu, para kepala Puskesmas, staf Dinas Kesehatan, Pj Imunisasi, Pj Promkes, perwakilan kelurahan dan Bhabinkamtibmas.

Sisma HL, Sekretaris Dinkes Mimika mewakili Reynold Ubra, Kadinkes Mimika ketika membuka kegiatan itu mengatakan, pertemuan lintas sektor ini, bukan pertemuan biasa.

“Kalau kita lihat didepan ini ditulisnya pertemuan lintas sektor penanggulangan kasus campak, artinya ini bukan pertemuan yang biasa, tetapi karna ada satu kasus sehingga terjadi pertemuan seperti ini,” ujarnya.

Dikatakan, berdasarkan data jumlah kasus Campak di Mimika sudah mencapai di angka 138. Sementra dari 79 sampel yang diperiksa di laboratorium mendapatkan 19 sampel dinyatakan positif Campak.

“Artinya sebenarnya Campak di Mimika sudah ada. Idealnya tidak harus terjadi kalau kita bisa menyikapinya dengan menggerakan masyarakat untuk mengaktifkan Posyandu,” pungkasnya.

Sementara itu, Linus Dumatubun, Ketua Panitia yang juga Kabid P2P Dinkes Mimika menyampaikan, kemajuan teknologi transformasi saat ini dapat membuat mobilitas manusia, hewan dan barang menjadi sangat tinggi.

Kondisi tersebut berpengaruh terhadap risiko penularan penyakit, sehingga dunia saat ini menghadapi ancaman dan juga kejadian luar biasa di sekitar kita.

Termasuk bisa menyebabkan kematian melebihi keadaan biasa pada suatu kelompok dalam periode waktu tertentu.

“Ancaman timbulnya penyakit baru dan juga menjadi tantangan global, karena itu kita harus siap dilakukan antisipasi,” ujar Linus.

Dikatakan, Kabupaten Mimika merupakan salah satu tempat transit masyarakat yang berasal dari kabupaten tetangga.

Kondisi ini menjadikan Mimika menjadi rawan terhadap peningkatan penyakit termasuk yang berpotensi wabah wabah atau Kejadian Luar Biasa (KLB).

“Sebagai contoh tahun 2023 terdapat satu kasus polio yang berasal dari Kabupaten Puncak, sehingga mengharuskan Mimika melakukan langkah pencegahan dengan memberikan imunisasi tambahan di tiga distrik,” ungkap Linus.

Linus juga menyampaikan bahwa, Kabupaten Mimika di tahun 2023 pernah terjadi peningkatan kasus Campak yang cukup signifikan yakni mencapai 320 kasus, sehingga dinyatakan sebagai KLB.

Terkait dengan meningkatnya kasus Campak saat ini, maka Dinkes perlu melakukan pertemuan lintas sektor, dengan tujuan mensosialisasi dan konsultasi rencana penanggulangannya.

Adapun hal-hal penting yang dibahas dalam pertemuan lintas sektor yakni, terlaksananya kegiatan penanggulangan kasus Campak di kabupaten Mimika.

Tersedianya dukungan dari berbagai sektor dalam pelaksanaan penanggulangan kasus campak, serta terlapornya hasil kegiatan penanggulangan. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Karantina Papua Musnahkan 4,19 Ton Komoditas asal Surabaya Tak Layak Konsumsi

Karantina Papua Musnahkan 4,19 Ton Komoditas asal Surabaya Tak Layak Konsumsi

23 April 2026
Batik Air Mendarat Perdana di Bandara Douw Aturure Nabire, Permudah Konektivitas Papua Tengah

Batik Air Mendarat Perdana di Bandara Douw Aturure Nabire, Permudah Konektivitas Papua Tengah

23 April 2026
“Johannes Rettob Itu Kepala Daerah, Tidak Mungkin Ikut Memperkeruh Situasi di Kapiraya”, Lemasko Kecewa Pernyataan Sejumlah Pihak

Lemasko Soroti Kasus Jembatan Banti Rp11,8 Miliar, Marianus: Hilang Tanpa Penjelasan

23 April 2026
Satgas Yon Parako 466 Pasgat Salurkan Bantuan Sembako di Area Bandara Sugapa

Satgas Yon Parako 466 Pasgat Salurkan Bantuan Sembako di Area Bandara Sugapa

23 April 2026
Pemkab Mimika Targetkan Pengukuran IPM Sampai Tingkat Kampung, Fokus SDM dan Ekonomi Lokal 2026

Pemkab Mimika Targetkan Pengukuran IPM Sampai Tingkat Kampung, Fokus SDM dan Ekonomi Lokal 2026

23 April 2026
Empat Personel Polisi di Puncak Jaya Diserang OTK, Briptu Kiki Supriyadi Meninggal Dunia

Yones Yohame Tewas di Depan Rumahnya, Aparat Gabungan Buru Anggota OPM Pelaku Penembakan

23 April 2026

POPULER

  • Wabup Emanuel: Hari Ini Wapres Kunjungi Timika, Rumput Belum Dibabat, Sampah Masih Menumpuk

    Wabup Emanuel: Hari Ini Wapres Kunjungi Timika, Rumput Belum Dibabat, Sampah Masih Menumpuk

    628 shares
    Bagikan 251 Tweet 157
  • Atasi Ketimpangan Tenaga Pengajar, Disdik Mimika Atur Penempatan Guru Demi Pemerataan

    619 shares
    Bagikan 248 Tweet 155
  • Wapres Gibran Dijadwalkan akan Berkunjung ke Toko Meriah Timika dan Sentra Pendidikan

    601 shares
    Bagikan 240 Tweet 150
  • SK LMHA Belum Bisa Terbit, Bupati Johannes Rettob: Diperbaiki atau Musda Ulang

    581 shares
    Bagikan 232 Tweet 145
  • Dapodik Mimika Bermasalah, Kadisdik: Data Pusat dan Kondisi Rill di Sekolah Jauh Berbeda

    577 shares
    Bagikan 231 Tweet 144
  • Pemerintah Resmi Naikkan Harga BBM di Seluruh Wilayah Papua

    540 shares
    Bagikan 216 Tweet 135
  • Yones Yohame Tewas di Depan Rumahnya, Aparat Gabungan Buru Anggota OPM Pelaku Penembakan

    532 shares
    Bagikan 213 Tweet 133
Next Post
Jayapura Jadi Tuan Rumah Pesta Literasi Indonesia 2025, Angkat Bahasa Ibu dan Identitas Papua

Jayapura Jadi Tuan Rumah Pesta Literasi Indonesia 2025, Angkat Bahasa Ibu dan Identitas Papua

Sejumlah Kasus Hukum Tidak Tuntas dan Marak Tambang Ilegal, Kinerja Kapolda Papua Barat Perlu Dievaluasi

Sejumlah Kasus Hukum Tidak Tuntas dan Marak Tambang Ilegal, Kinerja Kapolda Papua Barat Perlu Dievaluasi

Ditetapkan Sebagai Gubernur Papua Terpilih, Mari-Yo: Sesama Anak Papua, Siap Bertemu BTM–CK

Ditetapkan Sebagai Gubernur Papua Terpilih, Mari-Yo: Sesama Anak Papua, Siap Bertemu BTM–CK

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id