ADVERTISEMENT
Kamis, Juli 23, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Headline

ASN di Provinsi Papua 8.160 Orang, Tan Wie Long: Jumlah Ini Melebihi Kapasitas Ideal

Komisi I juga mendorong agar formasi penerimaan sekolah kedinasan di semua kementerian kedinasan, diprioritaskan untuk Orang Asli Papua (OAP).

17 September 2025
0
ASN di Provinsi Papua 8.160 Orang, Tan Wie Long: Jumlah Ini Melebihi Kapasitas Ideal

Komisi I DPR Papua, Tan Wie Long, menggelar dialog bersama Mitra Komisi I, yaitu Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Papua. (foto:ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

JAYAPURA, Koranpapua.id– Jumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemerintah Provinsi Papua, saat ini mencapai 8.160 orang.

Jumlah ini melebihi kapasitas ideal yang seharusnya 6.000 orang. Hal itu disampaikan Tan Wie Long, Ketua Komisi I DPR Papua saat dialog bersama Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Papua.

ADVERTISEMENT

“Idealnya ASN di Provinsi Papua sekitar 6.000 orang. Saat ini jumlahnya telah mencapai 8.160 orang. Ini sudah sangat melebihi batas ideal,” ungkapnya kepada wartawan, Selasa 16 September 2025.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Dengan overload jumlah ASN ini, Komisi I DPR Papua menyarankan agar tidak ada pembukaan formasi baru untuk ASN.

Baca Juga

Festival Budaya Nasional di Lombok: Pemkab Gelontorkan Rp2,5 Miliar Dukung Persiapan Sanggar Seni di Mimika

Harga Bahan Bangunan di Timika Melonjak, Pemilik Toko Mengeluh Omzet Turun Drastis

Ditundanya penerimaan ASN beberapa tahun kedepan, kata Tan Wie bertujuan untuk menyeimbangkan kebutuhan dan jumlah ASN.

Ia juga menyebut bahwa formasi penerimaan untuk sekolah kedinasan seperti Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) sangat terbatas untuk putra-putri asli Papua.

“Setiap kabupaten hanya mendapat jatah dua orang, dan provinsi empat orang. Ini sangat kecil,” pungkasnya.

Komisi I mendorong agar formasi penerimaan sekolah kedinasan di semua kementerian kedinasan, diprioritaskan untuk Orang Asli Papua (OAP).

Komisi I juga menyoroti masalah kedisiplinan ASN di lingkungan Pemprov Papua yang jarang masuk kerja dan selalu tinggalkan tempat tugas.

Dalam kesempatan itu, BKD Provinsi Papua menyampaikan keterbatasan anggaran.

Pada tahun 2025, alokasi dana hanya sekitar Rp24 miliar, dan penambahan dalam APBD Perubahan hanya Rp400 juta.

Dengan besaran pagu dana tersebut, sangat menyulitkan pelaksanaan berbagai program kepegawaian. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

KPU Mimika Perkuat Validasi Data Pemilih di TPS Khusus Freeport, Mobilitas Ribuan Karyawan Jadi Tantangan Utama

Festival Budaya Nasional di Lombok: Pemkab Gelontorkan Rp2,5 Miliar Dukung Persiapan Sanggar Seni di Mimika

22 Juli 2026
KPU Mimika Perkuat Validasi Data Pemilih di TPS Khusus Freeport, Mobilitas Ribuan Karyawan Jadi Tantangan Utama

Harga Bahan Bangunan di Timika Melonjak, Pemilik Toko Mengeluh Omzet Turun Drastis

22 Juli 2026
KPU Mimika Perkuat Validasi Data Pemilih di TPS Khusus Freeport, Mobilitas Ribuan Karyawan Jadi Tantangan Utama

KPU Mimika Perkuat Validasi Data Pemilih di TPS Khusus Freeport, Mobilitas Ribuan Karyawan Jadi Tantangan Utama

22 Juli 2026
Ratusan Buruh Sawit di Iwaka-Mimika Mengadu Tiga Bulan Hidup Tanpa Listrik, Upah Rp100 Ribu Sehari

Lemasa Ingatkan PT KBV Perhatihan Keluhan Ratusan Karyawan, Siap Demo Susulan dengan Jumlah Besar

22 Juli 2026
Menjaga Negeri, Mencerdaskan Generasi: Satgas Pasgat Hadir Membawa Harapan di Perbatasan Bomakia

Menjaga Negeri, Mencerdaskan Generasi: Satgas Pasgat Hadir Membawa Harapan di Perbatasan Bomakia

22 Juli 2026
Ironis! Depan Kantor BPKAD Mimika Disulap Jadi Tempat Pembuangan Sampah Liar

Ironis! Depan Kantor BPKAD Mimika Disulap Jadi Tempat Pembuangan Sampah Liar

22 Juli 2026

POPULER

  • Kemenkeu Soroti Penggunaan Dana Transfer di Mimika, Laporan akan Dicocokkan dengan Fakta Lapangan

    Kemenkeu Soroti Penggunaan Dana Transfer di Mimika, Laporan akan Dicocokkan dengan Fakta Lapangan

    902 shares
    Bagikan 361 Tweet 226
  • Terekam CCTV! Aksi Begal di SP2 Timika, IRT Terjatuh hingga Kepalanya Membentur Aspal

    634 shares
    Bagikan 254 Tweet 159
  • Pabrik Daur Ulang Sampah DLH Mimika: Dua Tahun Beroperasi, Produksi Belum Dijual, Satu Mesin Menganggur

    565 shares
    Bagikan 226 Tweet 141
  • 33 Siswa SMKN 6 Mimika PKL di Delapan Industri, Albertus Alto: Ini Langkah Awal Cetak Tenaga Kerja Profesional

    555 shares
    Bagikan 222 Tweet 139
  • Konflik Bersenjata Papua: Gereja-gereja Kompak Bersuara, Desak Pemerintah Buka Jalur Dialog, bukan Militerisasi

    553 shares
    Bagikan 221 Tweet 138
  • Kemenkeu Evaluasi Penggunaan Dana Ratusan Miliar di Mimika, Fokus pada Layanan Kesehatan dan Infrastruktur

    576 shares
    Bagikan 230 Tweet 144
  • Panitia MPLS Resmi Serahkan 67 Siswa Baru ke SMKN 6 Mimika

    540 shares
    Bagikan 216 Tweet 135
Next Post
Trisula Open Championship 2025 Meriahkan HUT ke-6 Kogabwilhan III di Timika

Trisula Open Championship 2025 Meriahkan HUT ke-6 Kogabwilhan III di Timika

Polda Papua Barat Bidik Dugaan Korupsi Rp7,3 Miliar Hibah ke Kampus Swasta

Polda Papua Barat Bidik Dugaan Korupsi Rp7,3 Miliar Hibah ke Kampus Swasta

93 Ton Sampah Menumpuk Tiap Hari, Areal TPA Semakin Sempit, DLH Mimika Siapkan Bank Sampah di 21 Kelurahan

93 Ton Sampah Menumpuk Tiap Hari, Areal TPA Semakin Sempit, DLH Mimika Siapkan Bank Sampah di 21 Kelurahan

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id