ADVERTISEMENT
Kamis, Januari 22, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Headline

ASN di Provinsi Papua 8.160 Orang, Tan Wie Long: Jumlah Ini Melebihi Kapasitas Ideal

Komisi I juga mendorong agar formasi penerimaan sekolah kedinasan di semua kementerian kedinasan, diprioritaskan untuk Orang Asli Papua (OAP).

17 September 2025
0
ASN di Provinsi Papua 8.160 Orang, Tan Wie Long: Jumlah Ini Melebihi Kapasitas Ideal

Komisi I DPR Papua, Tan Wie Long, menggelar dialog bersama Mitra Komisi I, yaitu Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Papua. (foto:ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

JAYAPURA, Koranpapua.id– Jumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemerintah Provinsi Papua, saat ini mencapai 8.160 orang.

Jumlah ini melebihi kapasitas ideal yang seharusnya 6.000 orang. Hal itu disampaikan Tan Wie Long, Ketua Komisi I DPR Papua saat dialog bersama Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Papua.

ADVERTISEMENT

“Idealnya ASN di Provinsi Papua sekitar 6.000 orang. Saat ini jumlahnya telah mencapai 8.160 orang. Ini sudah sangat melebihi batas ideal,” ungkapnya kepada wartawan, Selasa 16 September 2025.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Dengan overload jumlah ASN ini, Komisi I DPR Papua menyarankan agar tidak ada pembukaan formasi baru untuk ASN.

Baca Juga

Digerebek Dini Hari, Dua Terduga Pengedar Sabu Diciduk di Homestay Cartensz Timika

Harga Tiket Penerbangan Perintis di Papua Tengah Terlalu Mahal, Dijual Rp1,5 Juta hingga Rp3,5 Juta

Ditundanya penerimaan ASN beberapa tahun kedepan, kata Tan Wie bertujuan untuk menyeimbangkan kebutuhan dan jumlah ASN.

Ia juga menyebut bahwa formasi penerimaan untuk sekolah kedinasan seperti Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) sangat terbatas untuk putra-putri asli Papua.

“Setiap kabupaten hanya mendapat jatah dua orang, dan provinsi empat orang. Ini sangat kecil,” pungkasnya.

Komisi I mendorong agar formasi penerimaan sekolah kedinasan di semua kementerian kedinasan, diprioritaskan untuk Orang Asli Papua (OAP).

Komisi I juga menyoroti masalah kedisiplinan ASN di lingkungan Pemprov Papua yang jarang masuk kerja dan selalu tinggalkan tempat tugas.

Dalam kesempatan itu, BKD Provinsi Papua menyampaikan keterbatasan anggaran.

Pada tahun 2025, alokasi dana hanya sekitar Rp24 miliar, dan penambahan dalam APBD Perubahan hanya Rp400 juta.

Dengan besaran pagu dana tersebut, sangat menyulitkan pelaksanaan berbagai program kepegawaian. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Digerebek Dini Hari, Dua Terduga Pengedar Sabu Diciduk di Homestay Cartensz Timika

Digerebek Dini Hari, Dua Terduga Pengedar Sabu Diciduk di Homestay Cartensz Timika

21 Januari 2026
Harga Tiket Penerbangan Perintis di Papua Tengah Terlalu Mahal, Dijual Rp1,5 Juta hingga Rp3,5 Juta

Harga Tiket Penerbangan Perintis di Papua Tengah Terlalu Mahal, Dijual Rp1,5 Juta hingga Rp3,5 Juta

21 Januari 2026
Dugaan Korupsi Dermaga Apung, Kejati Papua Barat Tetapkan Tiga Tersangka, Kerugian Negara Rp21 Miliar

Dugaan Korupsi Dermaga Apung, Kejati Papua Barat Tetapkan Tiga Tersangka, Kerugian Negara Rp21 Miliar

21 Januari 2026

Wamendagri Desak Pemda di Papua Raya Segera Percepat Penetapan RAP Dana Otsus 2026, Termasuk Mimika

21 Januari 2026
Bibit Siklon Tropis 97S Terpantau di Utara Australia, Potensi Gelombang Tinggi Terjadi di Perairan Papua Selatan

Bibit Siklon Tropis 97S Terpantau di Utara Australia, Potensi Gelombang Tinggi Terjadi di Perairan Papua Selatan

21 Januari 2026
Kasus Dana Hibah Tahun 2013 Kembali Dipertanyakan, Desak Kejaksaan Tahan Mantan Sekretaris KPU Sarmi

Kasus Dana Hibah Tahun 2013 Kembali Dipertanyakan, Desak Kejaksaan Tahan Mantan Sekretaris KPU Sarmi

21 Januari 2026

POPULER

  • Hendak Beribadah, Ibu Rumah Tangga Ditikam dan Tewas di Depan Gerbang Gereja

    Hendak Beribadah, Ibu Rumah Tangga Ditikam dan Tewas di Depan Gerbang Gereja

    628 shares
    Bagikan 251 Tweet 157
  • Pemkab Mimika Pastikan Buka Penerimaan CPNS 2026, Kuota 274 Formasi

    591 shares
    Bagikan 236 Tweet 148
  • TPNPB-OPM Kodap IV Sorong Raya Berduka, Mayor Yohanes Mate Meninggal Dunia

    586 shares
    Bagikan 234 Tweet 147
  • Oknum Pejabat Bea Cukai Papua Diduga Lakukan Pelecehan Anak di Bawah Umur, Korban Anak Rekan Kerja

    565 shares
    Bagikan 226 Tweet 141
  • Tim Percepatan Papua Bukan Kebutuhan Mendesak, Timbulkan Tumpang Tindih Kewenangan dan Bebani APBD

    564 shares
    Bagikan 226 Tweet 141
  • Polisi Bekuk Pelaku Perkelahian Maut yang Tewaskan Mahasiswa Papua Tengah di Bantul

    560 shares
    Bagikan 224 Tweet 140
  • Prihatin, Mantan Aspidsus Kejati Papua Diduga Terseret Kasus Dugaan TPPU dan Gratifikasi

    537 shares
    Bagikan 215 Tweet 134
Next Post
Trisula Open Championship 2025 Meriahkan HUT ke-6 Kogabwilhan III di Timika

Trisula Open Championship 2025 Meriahkan HUT ke-6 Kogabwilhan III di Timika

Polda Papua Barat Bidik Dugaan Korupsi Rp7,3 Miliar Hibah ke Kampus Swasta

Polda Papua Barat Bidik Dugaan Korupsi Rp7,3 Miliar Hibah ke Kampus Swasta

93 Ton Sampah Menumpuk Tiap Hari, Areal TPA Semakin Sempit, DLH Mimika Siapkan Bank Sampah di 21 Kelurahan

93 Ton Sampah Menumpuk Tiap Hari, Areal TPA Semakin Sempit, DLH Mimika Siapkan Bank Sampah di 21 Kelurahan

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id