JAYAPURA, Koranpapua.id- Pasangan Calon (Paslon) Gubernur dan Wakil Gubernur Papua nomor urut 1, Benhur Tomi Mano-Constan Karma (BTM-CK) akhirnya melayangkan gugatan ke Mahkamah Konsitusi (MK).
Gugatan terkait sengketa Pemungutan Suara (PSU) Pilkada Papua yang berlangsung tanggal 6 Agustus 2025, secara resmi telah dilayangkan oleh Anthon Raharusun, Kuasa Hukum BTM-CK.
Permohonan itu telah diregistrasi MK pada Jumat 22 Agustus 2025 dengan Nomor Akta Pengajuan Permohonan Pemohon Elektronik 22/PAN.MK/e-AP3/08/2025. Diana Dorthea Simbiak, Ketua KPU Papua menanggapi adanya gugatan tersebut mengatakan, pihaknya siap mengikuti seluruh mekanisme hukum yang berlaku.
Menurutnya, pada prinsipnya KPU Papua tetap berpegang pada aturan yang ada. Pemohon diberi waktu tiga hari untuk memperbaiki dan melengkapi permohonan.“Kami akan menunggu dan menindaklanjuti sesuai ketentuan undang-undang,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Selasa 26 Agustus 2025.
Menghadapi gugatan tersebut, pihaknya saat ini sedang mempersiapkan kronologi dan bukti-bukti yang akan dibawa dalam persidangan.“Kami akan berkoordinasi dengan KPU kabupaten atau kota untuk menyusun kronologi serta mengumpulkan alat bukti. Semua ini sebagai bentuk tanggung jawab menjaga transparansi,” jelasnya.
Lebih lanjut, Diana menegaskan bahwa KPU Papua menghormati keputusan apa pun yang akan diambil MK nantinya.Karena itu, ia mengimbau kepada seluruh pihak, terutama para pendukung Paslon agar tetap tenang, tidak terprovokasi, dan menjaga Papua tetap kondusif.
Diana berharap, proses sengketa PSU Pilkada Papua berjalan baik tanpa menimbulkan gejolak di tengah-tengah masyarakat.
“KPU Papua berharap proses sengketa PSU berjalan lancar, transparan dan dapat diterima semua pihak demi menjaga keutuhan demokrasi di Tanah Papua,” ungkapnya.
Seperti diketahui, sebelumnya, KPU Provinsi Papua telah menetapkan perolehan suara PSU Pilkada Papua, Rabu 20 Agustus 2025 lalu.
Berdasarkan hasil pleno rekapitulasi suara dari delapan kabupaten dan 1 kota, KPU Papua menetapkan Paslon nomor urut 1, Benhur Tomi Mano-Constant Karma (BTM-CK), memperoleh 255.683 suara sah atau 49, 6 persen.
Sementara pasangan calon (paslon) nomor urut 2, Mathius D. Fakhiri–Aryoko Rumaropen (MARI–YO) unggul tipis dengan 259.817 suara atau 50,4 persen. (Redaksi)