ADVERTISEMENT
Sabtu, Mei 30, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Headline

Festival Seni Budaya Papua di Surabaya Berakhir Ricuh, Sejumlah Pengunjung Pingsan

Sekitar pukul 20.00 WIB, situasi masih mencekam. Pihak vendor mematikan lampu panggung dan akhirnya membongkar panggung atas perintah pihak berwajib untuk mencegah kerusuhan lebih besar.

28 Juli 2025
0
Festival Seni Budaya Papua di Surabaya Berakhir Ricuh, Sejumlah Pengunjung Pingsan

Acara festival budaya dan seni Papua di Kya-Kya, Jalan Kembang Jepun, Surabaya, berujung dengan kericuhan hingga menyebabkan pengunjung panik hingga pingsan, Minggu 28 Juli 2025. (foto:ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

SURABAYA, Koranpapua.id– Festival Seni dan Budaya Papua yang berlangsung di Kawasan Kya-Kya, Jalan Kembang Jepun, Surabaya, Minggu 27 JUli 2025 malam, berujung ricuh.

Sekelompok massa yang mengaku sebagai mahasiswa asli Papua memcoba membubarkan acara yang digelar oleh Perkumpulan Alumni Papua Jawa Timur.

ADVERTISEMENT

Para mahasiswa Papua ini menolak penyelenggaraan festival tersebut, karena merasa tidak dilibatkan dalam panitia maupun konsep acara.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Akibat insiden ini, sejumlah pengunjung pingsan dan anak-anak menangis.

Baca Juga

Hadiri Konferensi APS di Jayapura, KDM Diberikan Oleh-oleh Replika Rumah Pohon Korowai

SMAMCO Manokwari Menjadi Sekolah Konservasi Pertama di Indonesia dari Tanah Papua

Acara yang dimulai pukul 18.30 WIB awalnya berlangsung lancar dengan kehadiran musisi asal Papua dan atlet lari nasional Serafi Unani.

Hadir juga tokoh Papua dan perwakilan Pemerintah Kota Surabaya. Namun, situasi memanas ketika kelompok mahasiswa Papua datang dan meminta acara dihentikan.

Upaya dialog yang dilakukan gagal. Massa merangsek masuk ke area penonton sambil merusak kursi yang ada di sekitar panggung.

Kepanikan meluas hingga ke lapak pedagang di sekitar Kya-Kya, membuat suasana makin mencekam.

Petugas gabungan dari TNI, kepolisian, dan Satpol PP berusaha menenangkan situasi, tetapi kericuhan tetap berlanjut.

AKP Amir Mahmud, Kasat Intelkam Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, membenarkan kericuhan dipicu akibat tidak dilibatkannya mahasiswa Papua dalam penyelenggaraan acara.

Dikatakan, seharusnya acara tersebut sangat baik, karena menunjukkan keberadaan masyarakat Papua di Surabaya.

Namun, karena merasa tidak dilibatkan dalam kepanitiaan sehingga mencoba menghentikan kegiatan, hingga terjadi insiden ini. Amir menuturkan, warga sekitar tidak terprovokasi oleh kericuhan tersebut.

Sekitar pukul 20.00 WIB, situasi masih mencekam. Pihak vendor mematikan lampu panggung dan akhirnya membongkar panggung atas perintah pihak berwajib untuk mencegah kerusuhan lebih besar. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Hadiri Konferensi APS di Jayapura, KDM Diberikan Oleh-oleh Replika Rumah Pohon Korowai

Hadiri Konferensi APS di Jayapura, KDM Diberikan Oleh-oleh Replika Rumah Pohon Korowai

30 Mei 2026
SMAMCO Manokwari Menjadi Sekolah Konservasi Pertama di Indonesia dari Tanah Papua

SMAMCO Manokwari Menjadi Sekolah Konservasi Pertama di Indonesia dari Tanah Papua

30 Mei 2026
Dibalik Gencarnya Pemutaran Film Pesta Babi: Mama Yasinta Laporkan Direktur LBH Papua Merauke

Dibalik Gencarnya Pemutaran Film Pesta Babi: Mama Yasinta Laporkan Direktur LBH Papua Merauke

30 Mei 2026
Satgas Yon Parako 466 Pasgat Bantu Distribusi Beras ke Pedalaman Papua Melalui Jalur Udara

Satgas Yon Parako 466 Pasgat Bantu Distribusi Beras ke Pedalaman Papua Melalui Jalur Udara

30 Mei 2026
Dana Otsus Rp12,69 Triliun Tidak Berarti Jika Tanpa Disertai Evaluasi Menyeluruh

Dana Otsus Rp12,69 Triliun Tidak Berarti Jika Tanpa Disertai Evaluasi Menyeluruh

30 Mei 2026
Kebakaran Gereja Katolik Poumako: Polisi Sebut Diduga Akibat Lilin yang Lupa Dipadamkan

Kebakaran Gereja Katolik Poumako: Polisi Sebut Diduga Akibat Lilin yang Lupa Dipadamkan

29 Mei 2026

POPULER

  • Tahun 2026 ASN Pemprov Papua Tengah Diingatkan Disiplin Waktu dan Tinggalkan Pola Kerja Berbelit-belit

    Pelajar SMP Negeri dan Swasta di Papua Tengah Bebas Biaya Pendidikan, Berlaku Tahun Ini

    716 shares
    Bagikan 286 Tweet 179
  • Peringatan! Kawasan Wisata Kali Wania-Timika Rawan Pemerkosaan dan Perampokan

    563 shares
    Bagikan 225 Tweet 141
  • Dari Kampung ke Jawa, Tiga Taruna Papua Binaan YPMAK Kejar Mimpi di Bidang Kelautan

    554 shares
    Bagikan 222 Tweet 139
  • Pengerusakan Pagar Tanah Keuskupan Timika Diduga Dibeking Oknum Aparat Keamanan

    544 shares
    Bagikan 218 Tweet 136
  • 42 Kepala Daerah di Papua akan Hadiri Deklarasi Eliminasi Tuberkulosis di Kota Sorong

    527 shares
    Bagikan 211 Tweet 132
  • Eskalasi Konflik Terus Terjadi di Papua, DPD RI Sepakat Bentuk Pansus Penanganan Konflik dan Kemanusiaan

    525 shares
    Bagikan 210 Tweet 131
  • Dukung Talenta Anak Muda, Pemkab Nduga Diminta Bangun Fasilitas Olahraga

    523 shares
    Bagikan 209 Tweet 131
Next Post
Jelang Purna Tugas, Pj Sekda Mimika Petrus Yumte: Kebersamaan dan Ketegasan Jadi Kunci Utama

Jelang Purna Tugas, Pj Sekda Mimika Petrus Yumte: Kebersamaan dan Ketegasan Jadi Kunci Utama

Sambut HUT Kemerdekaan RI ke-80, Bupati Mimika Keluarkan Tujuh Himbauan

Sambut HUT Kemerdekaan RI ke-80, Bupati Mimika Keluarkan Tujuh Himbauan

129 Amunisi Kaliber 7,62 mm Ditemukan di TPA Iwaka Mimika

129 Amunisi Kaliber 7,62 mm Ditemukan di TPA Iwaka Mimika

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id