ADVERTISEMENT
Sabtu, September 5, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Cuaca

Minim Pasokan dan Gagal Panen Picu Kenaikan Harga Bahan Pokok di Pasar Sentral Timika

“Biasanya satu ikat besar sayur kita ambil dari petani harganya Rp15 ribu, sekarang sudah naik jadi Rp25 ribu. Ini juga karena banyak petani gagal panen karena banjir, jadi pasokan berkurang”.

26 Juli 2025
0
Minim Pasokan dan Gagal Panen Picu Kenaikan Harga Bahan Pokok di Pasar Sentral Timika

Ibu Eca, seorang pedagang melayani Ibu Wiwit pembelu di pasar senteal Timika. (Foto:Hayun Nuhuyanan/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id– Sejumlah harga bahan pokok di Pasar Sentral Timika, Kabupaten Mimika, Papua Tengah mengalami kenaikan yang cukup signifikan pada Sabtu 26 Juli 2025.

Kenaikan ini dipicu terbatasnya pasokan, terutama akibat petani gagal panen sebagai dampak dari cuaca buruk dan distribusi yang terganggu.

ADVERTISEMENT

Salah seorang pedagang, Ibu Eca, mengungkapkan bahwa harga cabai keriting dan cabai rawit kini mencapai Rp90 ribu per kilogram.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Sementara tomat dijual Rp40 ribu per kilogram, bawang merah Rp65 ribu per kilogram, dan bawang putih relatif stabil di harga Rp60 ribu per kilogram.

Baca Juga

Rumah Warga di Koperapoka Timika Terbakar, Lima Armada Pemadam Dikerahkan

APELCAMI Desak MRP Papua Tengah Awasi Pelatihan OAP di Mimika

“Bawang merah sempat turun tiga hari lalu, tapi stok sudah menipis. Saya perkirakan besok harganya akan naik lagi karena barang di pasar makin sedikit,” jelas Ibu Eca.

Tak hanya bumbu dapur, harga sayur-mayur juga ikut melambung. Bayam, kangkung, hingga daun bawang kini lebih mahal dari biasanya.

“Biasanya satu ikat besar sayur kita ambil dari petani harganya Rp15 ribu, sekarang sudah naik jadi Rp25 ribu. Ini juga karena banyak petani gagal panen karena banjir, jadi pasokan berkurang,” tambahnya.

Kenaikan harga ini dirasakan langsung oleh para pembeli. Ibu Wiwit, seorang ibu rumah tangga yang ditemui di pasar itu, mengaku terpaksa tetap membeli meski harus merogoh kocek lebih dalam.

“Sebagai konsumen, berat sekali rasanya. Tapi mau bagaimana lagi, ini kan kebutuhan sehari-hari. Saya hanya berharap harga bisa segera turun,” ujarnya.

Ia juga berharap pemerintah segera mengambil langkah untuk menstabilkan harga, termasuk membantu para petani agar pasokan bahan pokok kembali normal.

“Harapan saya ya pemerintah bisa stabilkan harga sehingga harga tidak melambung seperti sekarang,” ujarnya. (*)

Penulis: Hayun Nuhuyanan

Editor: Marthen LL Moru

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Rumah Warga di Koperapoka Timika Terbakar, Lima Armada Pemadam Dikerahkan

Rumah Warga di Koperapoka Timika Terbakar, Lima Armada Pemadam Dikerahkan

4 September 2026
APELCAMI Desak MRP Papua Tengah Awasi Pelatihan OAP di Mimika

APELCAMI Desak MRP Papua Tengah Awasi Pelatihan OAP di Mimika

4 September 2026
BPBD Mimika Latih Keluarga di Iwaka Hadapi Bencana

BPBD Mimika Latih Keluarga di Iwaka Hadapi Bencana

4 September 2026
APELCAMI Soroti Peserta Pelatihan OAP, Nama Peserta 2025 Kembali Muncul

APELCAMI Soroti Peserta Pelatihan OAP, Nama Peserta 2025 Kembali Muncul

4 September 2026
Tekan Gangguan Kamtibmas, Polsek Miru Tingkatkan Patroli Dialogis

Tekan Gangguan Kamtibmas, Polsek Miru Tingkatkan Patroli Dialogis

4 September 2026
Olah TKP Penembakan Konvoi Freeport, Polisi Temukan Tiga Selongsong 5,56 Milimeter

Olah TKP Penembakan Konvoi Freeport, Polisi Temukan Tiga Selongsong 5,56 Milimeter

4 September 2026

POPULER

  • Rentetan Pembunuhan Kembali Hantui Mimika, YLBH Desak Polisi Bertindak, Kesbangpol Bergerak

    Rentetan Pembunuhan Kembali Hantui Mimika, YLBH Desak Polisi Bertindak, Kesbangpol Bergerak

    596 shares
    Bagikan 238 Tweet 149
  • APELCAMI Soroti Peserta Pelatihan OAP, Nama Peserta 2025 Kembali Muncul

    585 shares
    Bagikan 234 Tweet 146
  • Dikejar Avanza Hitam, Pria Diserang Tiga Orang di Jalan Freeport Lama Timika

    582 shares
    Bagikan 233 Tweet 146
  • Dua Pelajar Magang Tewas di Bengkel SP3 Timika, Polisi Selidiki Penyebabnya

    565 shares
    Bagikan 226 Tweet 141
  • Terendus di Panti Asuhan, Begini Kronologi Penangkapan Mantan Bupati Minahasa Utara di Timika

    560 shares
    Bagikan 224 Tweet 140
  • 2 Tahun Buron Korupsi Rp20 Miliar, Eks Bupati Minut Diciduk di Timika

    550 shares
    Bagikan 220 Tweet 138
  • Dua Orang Tewas dalam Kecelakaan Mobil Terbakar di Ring Road Jayapura

    540 shares
    Bagikan 216 Tweet 135
Next Post
Gempa Magnitudo 2,8 Guncang Wilayah Nabire, Belum Ada Laporan Kerusakan Infranstruktur

Gempa Magnitudo 2,8 Guncang Wilayah Nabire, Belum Ada Laporan Kerusakan Infranstruktur

Jarak Tujuh Meter, KKB Tembak Mati Warga Sipil di Intan Jaya

Jarak Tujuh Meter, KKB Tembak Mati Warga Sipil di Intan Jaya

Wujudkan Program Pendidikan Gratis SMA-SMK, Tiga Kabupaten Rapat Bahas Validasi Data di Timika

Wujudkan Program Pendidikan Gratis SMA-SMK, Tiga Kabupaten Rapat Bahas Validasi Data di Timika

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id