ADVERTISEMENT
Senin, Juni 1, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Headline

Festival Golden of Papua Central 2025 Resmi Dibuka, Jadi Panggung Ekspresi Seni dan Budaya Mimika

Event festival semacam ini akan terus dilakukan di tahun-tahun mendatang dengan melibatkan lebih banyak anak muda yang berminat dibidang musik dan seni.

29 Mei 2025
0
Festival Golden of Papua Central 2025 Resmi Dibuka, Jadi Panggung Ekspresi Seni dan Budaya Mimika

Yakobus Kareth, Plt Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia Setda Kabupaten Mimika, Kapolsek Mimika Baru AKP Putut, Diego Armando Manaku, Ketua Sanggar Seni Sampari foto bersama anak-anak komunitas seni, Kamis 29 Mei 2025. (foto:redaksi/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id- Festival Golden of Papua Central tahun 2025 resmi digelar di halaman Gedung Eme Neme Yauware Timika, Kamis 29 Mei dan akan berlangsung sampai Sabtu 31 Mei 2025.

Festival yang diselenggarakan Sanggar Seni Sampari Mimika ini diharapkan mampu menjadi panggung gemilang bagi ekspresi seni dan budaya, sekaligus pemantik semangat kebersamaan serta kreativitas anak muda Mimika.

ADVERTISEMENT

Johanes Rettob, Bupati Mimika dalam sambutan yang dibacakan Yakobus Kareth, Plt Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM Setda Mimika pada pembukaan festival itu mengatakan, festival ini tidak hanya sekadar perayaan atau pertunjukan.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Tetapi harus menjadi simbol semangat baru dan ruang terbuka yang inklusif serta menjadi titik temu bagi seluruh insan seni di Mimika.

Baca Juga

Peringati Hari Integrasi Papua, Satgas Yon Parako 466 Pasgat Jaga Kelancaran Perayaan di Dogiyai

Freeport Indonesia Lepaskan 10.000 Bibit Baramundi dan 1.000 Kepiting Bakau di Pesisir Mimika

“Di sinilah karya-karya seni ditampilkan, tradisi diwariskan, dan inovasi dalam bingkai kearifan lokal Papua serta kebudayaan Nusantara terus dikembangkan,” ujarnya.

Dikatakan, Kabupaten Mimika dikenal sebagai tanah yang kaya, tidak hanya akan hasil alamnya, tetapi juga dengan kekayaan budaya.

Seperti cerita rakyat, tarian, musik, kerajinan tangan, dan nilai-nilai luhur yang hidup dalam masyarakat.

Bupati berharap melalui festival ini, pemerintah daerah memberikan ruang seluas-luasnya bagi komunitas seni dan generasi muda untuk mengekspresikan identitas mereka secara kreatif.

Serta membangun jejaring dalam meningkatkan kualitas karya seni yang berdaya saing di tingkat Nasional maupun Internasional.

“Kita ingin dunia melihat bahwa Papua bukan hanya memiliki keindahan alam yang luar biasa, tetapi juga kekuatan budaya yang mendalam, berwarna, dan menginspirasi,“ katanya.

Karenanya Golden of Papua Central adalah jendela tempat dunia bisa melihat kekayaan hati dan jiwa masyarakat Mimika.

Bupati mengapresiasi kepada seluruh panitia, pelaku seni, komunitas budaya, sponsor, dan semua pihak yang telah bekerja keras demi terselenggaranya festival ini.

“Ini adalah bentuk kolaborasi yang luar biasa. Ketika kita bersatu, tidak ada yang tidak mungkin,” tegasnya.

Disampaikan, festival ini diharapkan dapat menjadi ajang tahunan yang berdampak positif, tidak hanya bagi sektor seni dan budaya.

Tetapi juga untuk pariwisata, ekonomi kreatif, serta menumbuhkan rasa bangga dan cinta terhadap tanah kelahiran Papua, khususnya Mimika.

Disampaikan lebih jauh, pelaksanaan kegiatan ini berkaitan dengan Undang-Undang (UU) Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta.

Dimana Hak Cipta mencakup ilmu pengetahuan, seni dan sastra serta merupakan kekayaan.

Salah satu aspek penting dalam UU Hak Cipta adalah perlindungan terhadap karya tradisional seperti, lagu daerah, tarian daerah, cerita rakyat, bahasa daerah, kreativitas, inovasi masyarakat.

Sementara Diego Armando Manaku, Ketua Sanggar Seni Sampari sekaligus Ketua Panitia Festival Golden Of Papua Central 2025 mengungkapkan, acara ini menjadi wadah wisata untuk masyarakat menikmati penampilan pentasan seni dari anak-anak muda kreatif.

Ia mengakui festival yang baru pertama kali dilaksanakan ini masih sederhana, dan dapat terselenggara berkat kerja keras dan dukungan dari semua komunitas seni yang ikut dalam acara ini.

“Festival yang baru pertama kali ini dibuka secara luas untuk komunitas seni siapa saja untuk bergabung. Saat ini yang sudah terdaftar ada 14 kominitas seni yang siap pentas,” terangnya.

Diharapkan event festival semacam ini akan terus dilakukan di tahun-tahun mendatang dengan melibatkan lebih banyak anak muda yang berminat dibidang musik dan seni.

Ini bertujuan agar dapat terus melestarikan nilai-nilai budaya sehingga tidak merosot dengan masuknya budaya luar. (Redaksi

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

TNI AL Gagalkan Penyelundupan Enam Burung Kasturi Kepala Hitam

TNI AL Gagalkan Penyelundupan Enam Burung Kasturi Kepala Hitam

31 Mei 2026
Peringati Hari Integrasi Papua, Satgas Yon Parako 466 Pasgat Jaga Kelancaran Perayaan di Dogiyai

Peringati Hari Integrasi Papua, Satgas Yon Parako 466 Pasgat Jaga Kelancaran Perayaan di Dogiyai

31 Mei 2026
11 Ekor Ular Sanca Hijau Papua Disita dari Sebuah Gudang di Bekasi

11 Ekor Ular Sanca Hijau Papua Disita dari Sebuah Gudang di Bekasi

31 Mei 2026
Freeport Indonesia Lepaskan 10.000 Bibit Baramundi dan 1.000 Kepiting Bakau di Pesisir Mimika

Freeport Indonesia Lepaskan 10.000 Bibit Baramundi dan 1.000 Kepiting Bakau di Pesisir Mimika

31 Mei 2026
Satgas ODC Ringkus ‘EK’ Anggota KKB Kodap VIII Intan Jaya, Ini Berbagai Aksi Kriminalnya

Satgas ODC Ringkus ‘EK’ Anggota KKB Kodap VIII Intan Jaya, Ini Berbagai Aksi Kriminalnya

31 Mei 2026
Ledakan Diduga Bom Terjadi di Biak, Lima Orang Tewas dan Tiga Lainnya Hilang

Ledakan Diduga Bom Terjadi di Biak, Lima Orang Tewas dan Tiga Lainnya Hilang

31 Mei 2026

POPULER

  • Tahun 2026 ASN Pemprov Papua Tengah Diingatkan Disiplin Waktu dan Tinggalkan Pola Kerja Berbelit-belit

    Pelajar SMP Negeri dan Swasta di Papua Tengah Bebas Biaya Pendidikan, Berlaku Tahun Ini

    765 shares
    Bagikan 306 Tweet 191
  • Dari Kampung ke Jawa, Tiga Taruna Papua Binaan YPMAK Kejar Mimpi di Bidang Kelautan

    555 shares
    Bagikan 222 Tweet 139
  • 42 Kepala Daerah di Papua akan Hadiri Deklarasi Eliminasi Tuberkulosis di Kota Sorong

    528 shares
    Bagikan 211 Tweet 132
  • Satu Korban Ledakan Granat di Gereja Santo Paulus Nabuni Meninggal Dunia di RSUD Mimika

    520 shares
    Bagikan 208 Tweet 130
  • Ledakan Diduga Bom Terjadi di Biak, Lima Orang Tewas dan Tiga Lainnya Hilang

    519 shares
    Bagikan 208 Tweet 130
  • Paulus Waterpauw Desak Komunikasi Pemerintah dan Masyarakat Adat Lebih Aktif

    517 shares
    Bagikan 207 Tweet 129
  • Disdik Mimika Tekankan Pentingnya TK Sebelum SD, Terapkan Ketentuan Usia dan Fleksibilitas di Lapangan

    515 shares
    Bagikan 206 Tweet 129
Next Post
Kemenkeu Tetapkan Dana Desa 2025 untuk Papua Tengah, Puncak Jaya Terbesar Rp275.517.473.000

Kemenkeu Tetapkan Dana Desa 2025 untuk Papua Tengah, Puncak Jaya Terbesar Rp275.517.473.000

Pembakaran 10 Unit Rumah di Puncak Jaya Diduga Dilakukan Kelompok yang Teroganisir

PGI Sampaikan Rasa Duka Atas Terbunuhnya Mama Hetina di Distrik Sugapa Intan Jaya

PGI Sampaikan Rasa Duka Atas Terbunuhnya Mama Hetina di Distrik Sugapa Intan Jaya

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id